Minggu, 01 Maret 2026

Jam Komandan, Dandim Purbalingga Tegaskan Prajurit Jauhi Narkoba dan Jaga Kehormatan Satuan

 

 




PURBALINGGA - Jam Komandan bukan sekadar agenda rutin di lingkungan TNI. Di dalamnya, terselip ruang refleksi, penguatan moral, sekaligus pengingat akan jati diri prajurit sebagai penjaga kehormatan bangsa. Hal itu kembali ditegaskan oleh Komandan Kodim 0702/Purbalingga, Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., saat memimpin Jam Komandan di Halaman Makodim, pada Senin (2/2/2026). 

Di hadapan seluruh anggota, Dandim 0702/Purbalingga, Letkol Inf Aries Ika Satria menekankan, pentingnya menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba yang dapat menghancurkan masa depan pribadi maupun mencoreng nama baik institusi.

“Narkoba adalah ancaman nyata. Bukan hanya merusak kesehatan, akan tetapi dapat menghancurkan disiplin, meruntuhkan karier, dan mencederai kehormatan prajurit,” ujarnya dengan nada tegas.

Menurut Dandim, sebagai aparat teritorial yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat, prajurit harus menjadi teladan dalam sikap dan perilaku. Ia mengingatkan agar tidak ada satu pun anggota yang mencoba-coba mendekati barang terlarang tersebut.

“Sebagai aparat teritorial, kita harus menjadi contoh di tengah masyarakat. Jangan pernah mendekati, apalagi mencoba narkoba. Sekali terjerumus, dampaknya bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga keluarga dan satuan,” tegas Letkol Inf Aries Ika Satria.

Lebih lanjut, Dandim Letkol Inf Aries Ika Satria menekankan, bahwa integritas dan profesionalisme adalah fondasi utama dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial. Ancaman narkoba, menurutnya tidak mengenal usia maupun profesi, sehingga dibutuhkan komitmen kuat serta pengawasan melekat dari seluruh unsur pimpinan.

“Saya tidak ingin ada prajurit Kodim 0702/Purbalingga yang masa depannya hancur karena kelalaian. Jaga diri, jaga keluarga, dan jaga nama baik satuan,” pesannya.

Selain persoalan narkoba, Dandim juga mengingatkan pentingnya disiplin, loyalitas, dan soliditas antar anggota. Prajurit diminta bijak dalam pergaulan serta mampu memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan positif yang menunjang kesehatan fisik dan mental.

“Kita harus solid, jangan mudah terpengaruh lingkungan yang negatif. Isi waktu dengan kegiatan-kegiatan yang positif atau hal-hal yang membangun,” tandasnya. (Pendim Pbg)