Kamis, 02 Juli 2026

Jembatan Garuda Hadir Untuk Mobilitas dan Ekonomi Desa

 



PURBALINGGA - Pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet dengan Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, melibatkan gotong-royong unsur TNI dan warga, Jumat (3/7/2026). 

Pembangunan jembatan tersebut diharapkan nantinya mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.

Pembangunan infrastruktur itu mendapat perhatian masyarakat, karena selama ini akses penghubung antarwilayah dinilai masih terbatas, terutama saat musim hujan ketika arus sungai meningkat dan aktivitas warga terganggu.

Menurut Danramil 10/Mrebet Kapten Inf Bambang Sulistyo, pembangunan Jembatan Garuda menjadi langkah strategis dalam membuka konektivitas antarwilayah sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan aman.

"Jembatan ini nantinya tidak hanya mempermudah akses masyarakat, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi warga, mulai dari pertanian, perdagangan, hingga distribusi hasil usaha masyarakat desa," ujarnya. 

Danramil juga menambahkan, keberadaan jembatan tersebut juga diharapkan mempercepat akses pelayanan pendidikan, maupun kegiatan sosial masyarakat di dua kecamatan.

"Warga setempat menyambut positif pembangunan Jembatan Garuda, karena selama ini masyarakat harus memutar cukup jauh untuk menuju wilayah seberang, sehingga membutuhkan waktu dan biaya transportasi lebih besar," imbuhnya.

Sementara itu, Babinsa setempat Sertu Muhtarom turut menuturkan, jika pemerintah desa bersama unsur TNI dan masyarakat turut bergotong royong mendukung proses pembangunan agar dapat selesai sesuai target.

"Semangat kebersamaan terlihat dalam kegiatan pengerjaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Dengan hadirnya Jembatan Garuda, diharapkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Purbalingga semakin meningkat dan mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan," tuturnya. (Mk/Pen0702)



 




PURBALINGGA – Di tengah dinginnya malam Purbalingga, kehangatan justru terpancar dari Koramil 08/Bobotsari. Bukan derap sepatu lars atau suara tembakan latihan yang terdengar, melainkan teriakan kompak warga dan anggota TNI yang menyatu saat menyaksikan duel Portugal VS Kroasia di Piala Dunia 2026, Jumat (3/7/2026).

Di tempat tersebut, Danramil 08/Bobotsari, Kapten Inf Iskandar, punya taktik unik dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Baginya, pertahanan terkuat bukan hanya pagar kawat berduri, melainkan hubungan emosional yang tulus dengan masyarakat. Melalui gelaran Nobar Kebangsaan, ia ingin membuktikan bahwa TNI adalah bagian tak terpisahkan dari denyut nadi kehidupan warga.

“Kami tidak ingin warga takut datang ke Koramil 08/Bobotsari. Kami ingin ini menjadi rumah bersama, tempat di mana keresahan bisa diceritakan sambil menyeruput kopi dan menonton bola,” tegasnya. 

Di tempat yang sama, Fajar, salah seorang warga mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada anggota koramil 08/Bobotsari yang telah menggelar nobar piala dunia. 

"Semoga acara seperti ini bisa sering diadakan, soalnya kalo kita nobar bareng jadi makin meriah nontonnya. Terimakasih anggota Koramil 08/Bobotsari sudah menggelar nobar piala dunia 2026.Semoga TNI semakin di cintai rakyat", ungkapnya. 

Seluruh elemen masyarakat, tanpa memandang latar belakang, duduk setara di depan layar lebar. Canda tawa dan analisis taktis soal permainan sepak bola mengalir sepanjang malam, mencairkan hierarki antara aparat dan sipil. Inisiatif ini merupakan implementasi nyata dari moto “Bersama Rakyat TNI Kuat”, mengubah hiburan olahraga global menjadi perekat kebangsaan di tingkat akar rumput. (Pendim PBG)

Rabu, 01 Juli 2026

Masyarakat Antusias Gotong Royong Bersama Kodim 0702/Purbalingga Bangun Pondasi Tiang Pancang Jembatan Garuda

 




PURBALINGGA - Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali ditunjukkan oleh warga Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga. Bersama anggota Kodim 0702/Purbalingga, masyarakat antusias melaksanakan pembangunan pondasi tiang pancang Jembatan Garuda yang saat ini tengah dibangun di desa tersebut melalui Program Jembatan Garuda, bantuan dari Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, (2/7/2026)

Sejak pagi hari, puluhan warga bersama anggota Kodim 0702/Purbalingga bergotong royong mengerjakan pondasi tiang pancang sebagai bagian penting dari konstruksi jembatan.

Kehadiran Jembatan Garuda diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan akses transportasi masyarakat sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan antarwilayah.

Babinsa Koramil 13/Rembang Desa Wanogara Wetan, Serda Supriyo, mengatakan bahwa tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti kuat bahwa pembangunan jembatan ini merupakan harapan bersama yang selama ini dinantikan warga.

"Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat sangat luar biasa. Mereka dengan sukarela bergabung bersama anggota TNI untuk mempercepat pembangunan pondasi tiang pancang Jembatan Garuda. Ini menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap terjalin erat demi mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat," ungkap Serda Supriyo.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Wanogara Wetan, Fikri, mengaku sangat bersyukur atas pembangunan Jembatan Garuda di desanya. Menurutnya, masyarakat merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut membantu agar pembangunan dapat segera selesai.

"Kami sangat senang dan berterima kasih kepada Presiden RI Bapak Prabowo Subianto atas bantuan Program Jembatan Garuda ini. Jembatan ini sudah lama kami harapkan karena akan mempermudah aktivitas warga. Karena itu kami ikut bergotong royong bersama bapak-bapak TNI agar pembangunannya cepat selesai dan segera bisa dimanfaatkan masyarakat," ujar Fikri.

Melalui semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Garuda di Desa Wanogara Wetan diharapkan dapat berjalan lancar sesuai target. Kehadiran jembatan tersebut nantinya akan menjadi penghubung vital yang mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Selasa, 30 Juni 2026

TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Pondasi Jembatan Gantung Penghubung Antar Desa di Purbalingga

 

 

PURBALINGGA - Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali ditunjukkan dalam pembangunan infrastruktur pedesaan di Kabupaten Purbalingga. Anggota TNI bersama masyarakat bahu-membahu melaksanakan pemasangan pondasi jembatan gantung di Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, Rabu (1/7/2026).

Jembatan gantung tersebut nantinya akan menjadi akses penghubung antara Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet dengan Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari. Kehadiran jembatan itu diharapkan mampu mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mempercepat aktivitas ekonomi warga di wilayah pedesaan.

Pembangunan jembatan kini memasuki tahap penting, yakni pemasangan pondasi sebagai penguat utama pada kedua sisi jembatan. Dalam proses pengerjaan, personel TNI bersama warga terlihat kompak bekerja sama demi mempercepat penyelesaian pembangunan.

Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya infrastruktur yang menjadi kebutuhan vital masyarakat.

Danramil 10/Mrebet, Kapten Inf Bambang Sulistyo mengatakan, pembangunan jembatan gantung tersebut diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga sosial warga di dua wilayah kecamatan.

“Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, tetapi menjadi akses penting yang akan mempermudah mobilitas masyarakat. Dengan terbangunnya jembatan yang aman dan layak, diharapkan roda perekonomian warga semakin berkembang dan akses lebih mudah dijangkau,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Semangat kebersamaan yang terus terjalin diharapkan mampu mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Babinsa Desa Serayularangan, Sertu Muhtarom menjelaskan, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi bukti tingginya kepedulian warga terhadap pembangunan fasilitas umum yang akan digunakan bersama.

“Keberadaan jembatan gantung tersebut nantinya akan sangat membantu warga, khususnya dalam memperpendek waktu tempuh dan meningkatkan keselamatan saat melintasi jalur penghubung antar desa,” ujarnya. 

Pembangunan jembatan gantung itu diharapkan dapat segera rampung sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat, terutama untuk memperlancar akses transportasi dan memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Purbalingga. (Mk/Pen0702).



TNI dan Warga Talagening Turun ke Sungai Bangun Jembatan Garuda

 

 

PURBALINGGA - Semangat kebersamaan dan gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat terlihat dalam pembangunan Jembatan Garuda di Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, Selasa (30/6/2025).

Prajurit TNI Koramil 08/Bobotsari bersama warga turun sungai untuk mengerjakan pembangunan jembatan garuda dengan harapan dapat memperlancar akses masyarakat setempat. 

Suasana penuh keakraban tampak mewarnai proses pengerjaan, mulai dari pengangkutan material hingga penyusunan konstruksi jembatan. Kegiatan tersebut menjadi wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus menjaga budaya gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia. 

Danramil 08/Bobotsari Kapten Inf Muhammad Iskandar mengatakan, keterlibatan TNI dalam pembangunan infrastruktur desa merupakan bagian dari upaya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Gotong royong seperti ini menjadi kekuatan utama dalam membangun desa. Selain mempercepat pekerjaan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi warga, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas sehari-hari.

“Pembangunan Jembatan Garuda dapat segera rampung sehingga akses penghubung antarwilayah menjadi lebih mudah dan aman,” katanya. 

Sementara itu, Babinsa setempat, Koptu Ermi, menyampaikan, bahwa antusiasme warga dalam membantu pembangunan jembatan sangat tinggi. Menurutnya, masyarakat secara sukarela bergotong royong demi mempercepat proses pembangunan.

“Semangat warga luar biasa. Mereka ikut turun langsung ke sungai dan bekerja bersama anggota TNI demi kelancaran pembangunan jembatan ini,” ujar Koptu Ermi. (Pen0702).



Minggu, 28 Juni 2026

Bakti Kesehatan Kodim Purbalingga Untuk Masyarakat

 

 



PURBALINGGA - Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan  Kodim 0702/Purbalingga melalui kegiatan bakti kesehatan untuk masyarakat yang digelar di area PT Royal Korindah, Kembaran Kulon, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Senin (29/6/2026).

Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga tampak antusias memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan oleh tim kesehatan Kodim 0702/Purbalingga bekerjasama dengan Puskesmas Purbalingga.

Bakti kesehatan ini tidak hanya menghadirkan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat, tetapi  juga pelayanan pengobatan dan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Klinik Kodim 0702/Purbalingga, Serka Indra, mengatakan kegiatan bakti sosial kesehatan merupakan wujud kepedulian TNI kepada masyarakat, khususnya dalam membantu meningkatkan kualitas kesehatan warga.

“Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian kami kepada masyarakat. Melalui pelayanan kesehatan, pemeriksaan, dan edukasi yang diberikan, kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri maupun keluarga,” ujarnya.

Ia menambahkan, kesehatan menjadi faktor penting dalam menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari. Karena itu, pihaknya berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat luas.

“Kami berharap kegiatan bakti sosial kesehatan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pola hidup sehat,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang warga penerima layanan kesehatan, Nia, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, pelayanan kesehatan gratis seperti ini sangat bermanfaat, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan secara mudah dan terjangkau.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak kesehatan Kodim atas pelayanan dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial ini. Kami berharap kegiatan bakti kesehatan ini dapat terus digelar secara rutin karena memberikan dampak positif dan manfaat besar bagi warga,” kata Nia. (Mk/Pen0702)


Rabu, 24 Juni 2026

Koramil Bobotsari dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda

 


PURBALINGGA - Kebersamaan antara Koramil 08/Bobotsari dan masyarakat kembali tercermin dalam pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari dengan Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Kamis (25/6/2026).


Pembangunan jembatan tersebut menjadi simbol sinergi dan gotong royong demi meningkatkan akses antarwilayah serta mendukung kesejahteraan masyarakat.


Pembangunan dilakukan secara bersama-sama oleh Koramil 08/Bobotsari bersama warga setempat. Antusiasme masyarakat tampak tinggi sejak dimulainya pengerjaan, dengan warga turut terlibat langsung dalam proses pembangunan.


Danramil 08/Bobotsari Kapten Inf. Muhammad Iskandar mengatakan, semangat kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan pembangunan Jembatan Garuda.


“Warga sangat antusias dan bersama-sama bergotong royong dalam pembangunan jembatan ini. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama sehingga pekerjaan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya, 


Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung antarwilayah, namun juga menjadi wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan desa. (MK/Pen0702)