Kamis, 23 Juli 2026

Tingkatkan Kesejahteraan dan Aksesibilitas Warga, Pangdam IV/Diponegoro Resmikan Jembatan Garuda Secara Serentak

 


Pekalongan – Komitmen Kodam IV/Diponegoro dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat dan mendorong percepatan ekonomi daerah kembali diwujudkan secara nyata. Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayor Jenderal TNI Achiruddin, S.E., M.Han., meresmikan penggunaan Jembatan Gantung Garuda di Desa Galangpengampon, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Kamis (23/7/2026).


Peresmian ini menjadi penanda dibukanya kembali akses yang sangat dinantikan oleh warga Dukuh Galangwolu dan Dukuh Sibetok. Sebelumnya, infrastruktur vital penghubung kedua wilayah tersebut lumpuh total akibat diterjang banjir bandang pada 20 Januari 2025 lalu.


Dalam sambutannya, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin menyampaikan bahwa kehadiran Jembatan Gantung Garuda sepanjang 60 meter dan lebar 1,2 meter yang membentang di atas Sungai Sengkarang tersebut merupakan urat nadi baru bagi kehidupan sosial dan ekonomi warga setempat.


Beliau menjelaskan bahwa Kodim 0710/Pekalongan mengambil langkah nyata guna memulihkan akses ekonomi, pendidikan, serta kesehatan masyarakat pascabencana melalui sinergi dan semangat gotong royong kemanunggalan TNI bersama rakyat.


Pangdam menambahkan, pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional yang diinisiasi oleh Bapak Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto dan dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat untuk memastikan pemerataan aksesibilitas di wilayah yang membutuhkan. Peresmian Jembatan Garuda di Desa Galangpengampon tersebut dilakukan secara serentak bersama 52 titik jembatan lainnya di 19 Kodim jajaran Kodam IV/Diponegoro.


Guna menunjang ketersediaan infrastruktur secara menyeluruh, Kodam IV/Diponegoro secara bertahap merealisasikan pembangunan 313 titik Jembatan Garuda yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Tengah dan DIY.


Hingga saat ini, progres pembangunan mencakup 156 unit jembatan gantung (51 unit telah selesai dan 105 unit dalam proses), 36 unit jembatan Armco sebagai jembatan sementara di daerah bencana (34 unit telah selesai dan 2 unit dalam proses), 119 unit jembatan beton (25 unit telah selesai dan 94 unit dalam proses), serta 2 unit jembatan Bailey.


Kehadiran jembatan-jembatan ini disambut antusias oleh masyarakat. Akses anak-anak menuju sekolah, mobilitas warga ke fasilitas kesehatan, hingga jalur distribusi hasil pertanian dan perdagangan antar-dukuh kini kembali pulih tanpa hambatan.


Atas terselesaikannya pembangunan infrastruktur tersebut, Jenderal Bintang Dua itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Pemkab Pekalongan, jajaran Kodim 0710/Pekalongan, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah bahu-membahu bergotong-royong sejak peletakan batu pertama pada 31 Maret 2026.


"Semoga apa yang dilakukan oleh TNI bersama-sama dengan masyarakat dan Pemerintah Daerah setempat ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan bisa membantu mengatasi kesulitan masyarakat", tegas Pangdam IV/Diponegoro.


Pangdam juga mengimbau kepada seluruh warga masyarakat agar senantiasa merawat dan menjaga fasilitas umum tersebut secara swadaya. Ia mengingatkan bahwa jembatan tersebut merupakan aset bersama, sehingga masyarakat diharapkan menggunakannya secara bijak dengan memperhatikan batasan kapasitas serta melakukan pemeliharaan rutin agar manfaatnya dapat terus dirasakan hingga generasi mendatang. (Pendam IV/Diponegoro)

Negara Hadir untuk Rakyat, Jembatan Perintis Garuda Resmi Perkuat Konektivitas Desa Serang

 


​PURBALINGGA – Komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa kembali diwujudkan. Komandan Kodim (Dandim) 0702/Purbalingga, Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., menghadiri peresmian serentak Jembatan Perintis Garuda secara virtual melalui video conference bersama Panglima Kodam (Pangdam) IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., pada Kamis (23/7/2026).


​Kegiatan yang mengusung tema "Negara Hadir untuk Rakyat" tersebut dipusatkan di lokasi pembangunan jembatan gantung Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Acara ini menjadi bagian dari agenda peresmian infrastruktur publik secara serentak di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).


​Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan salah satu wujud nyata Program Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pengerjaan fisiknya dilakukan secara intensif oleh prajurit TNI Angkatan Darat yang bahu-membahu dengan warga setempat melalui budaya gotong royong.


​Hingga saat ini, sebanyak 101 titik jembatan telah berhasil diselesaikan dan diresmikan. Khusus pada hari peresmian tersebut, sebanyak 53 titik jembatan diresmikan secara serentak di wilayah Jateng dan DIY, menegaskan kehadiran pemerintah dalam membuka akses mobilitas bagi masyarakat di daerah pelosok.


​Dalam arahannya melalui video conference, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat atas kerja keras serta kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan.


​"Saya mengucapkan apresiasi kepada jajaran Kodim, Forkopimda, seluruh pihak yang terlibat, dan seluruh warga masyarakat. TNI bekerja tulus dan ikhlas dengan niat murni membantu masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan. Hal ini merupakan kewajiban TNI yang lahir dari rahim rakyat," tegas Pangdam.


​Senada dengan hal tersebut, Dandim 0702/Purbalingga yang berada langsung di Desa Serang menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah mencurahkan tenaga dan pikiran demi terwujudnya jembatan gantung ini.


​"Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh unsur yang terlibat dan warga masyarakat yang telah bersama-sama membangun jembatan gantung Perintis Garuda di Desa Serang ini. Harapannya ke depan, jembatan gantung ini dapat dimanfaatkan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari," ungkap Dandim.


​Antusiasme dan keharuan juga dirasakan langsung oleh warga lokal. Suherman, salah satu warga Desa Serang, mengaku sangat bersyukur atas selesainya pembangunan jembatan yang sudah lama diidamkan tersebut.


​"Kami warga Desa Serang mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah membangun jembatan gantung di desa kami, sehingga akses ke desa lain dan ke lahan kami lebih mudah dan dekat," ucapnya. 


Dalam rangkaian kegiatan peresmian tersebut, juga diselenggarakan pengobatan gratis serta penyaluran bantuan beras kepada warga setempat sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. (Sw)

Rabu, 22 Juli 2026

Pembangunan Jembatan Garuda Terus Dikebut, Pengecoran Pondasi Diperkuat

 




PURBALINGGA - Pembangunan Jembatan Garuda di Kabupaten Purbalingga terus menunjukkan progres positif. Memasuki tahap pengecoran pondasi, proyek jembatan gantung yang menghubungkan Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, dengan Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, itu menjadi langkah penting dalam mewujudkan akses transportasi yang lebih aman, cepat, dan efisien bagi masyarakat.

Tahapan pengecoran pondasi menjadi bagian krusial dalam pembangunan, karena akan menjadi penopang utama konstruksi jembatan. Seluruh proses dikerjakan secara bertahap dengan mengedepankan kualitas pekerjaan agar jembatan memiliki kekuatan dan ketahanan yang optimal saat nantinya digunakan masyarakat.

Danramil 10/Mrebet, Kapten Inf Bambang Sulistyo mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan salah satu program Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto dalam menghadirkan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan warga.

"Kehadiran Jembatan Garuda nantinya diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Mrebet dan Bobotsari," ujarnya, pada Kamis (23/07/2026). 

Danramil menambahkan, jika semangat gotong royong yang ditunjukkan personel TNI bersama masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat proses pembangunan. Meski medan menuju lokasi cukup menantang, seluruh pihak tetap bekerja dengan penuh semangat demi mewujudkan jembatan yang telah lama dinantikan warga.

"Dengan terus berlanjutnya proses pembangunan, Jembatan Garuda diharapkan segera rampung dan menjadi penghubung strategis yang membuka keterisolasian wilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Purbalingga," imbuhnya. 

Sementara itu, Babinsa Desa Serayularangan, Sertu Muhtarom mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pembangunan Jembatan Garuda sangat tinggi. Menurutnya, warga secara sukarela ikut membantu berbagai tahapan pekerjaan sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan di desanya.

"Memasuki tahap pengecoran pondasi menandakan pembangunan berjalan sesuai rencana. Kami terus mengawal setiap tahapan pekerjaan agar hasilnya maksimal. Kami berharap jembatan ini segera selesai, sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah," pungkasnya. (Mk/Pen0702).

Penyuluhan Bahaya Narkoba, Sasaran Nonfisik TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 Kodim 0702/Purbalingga

 

 




PURBALINGGA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 Kodim 0702/Purbalingga tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh pembangunan sumber daya manusia melalui kegiatan sasaran nonfisik. Salah satunya adalah penyuluhan bahaya narkoba yang digelar di Aula Balai Desa Sanguwatang, Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, Rabu (23/7/2026).

Penyuluhan menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga, Tarsito, S.Sos., yang memberikan edukasi kepada puluhan warga Desa Sanguwatang mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, dampaknya terhadap kesehatan, keluarga, hingga masa depan generasi bangsa.

Dalam penyampaiannya, Tarsito mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak kehidupan individu maupun lingkungan.

"Pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dimulai dari keluarga dan lingkungan sekitar. Kami berharap masyarakat dapat menjadi pelopor dalam menjaga diri, keluarga, serta melaporkan apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan narkoba," ujarnya.

 Sementara itu Babinsa Desa Sanguwatang, Serda Sobirin, mengatakan bahwa penyuluhan tersebut merupakan upaya membangun kesadaran masyarakat agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

"Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat, khususnya para pemuda, semakin memahami bahaya narkoba dan memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika. Sinergi antara TNI, BNN, pemerintah desa, dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan Desa Sanguwatang yang bersih dari narkoba," ungkap Serda Sobirin.

Ia menambahkan, kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari sasaran nonfisik TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 yang bertujuan tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga membangun karakter, wawasan, dan ketahanan masyarakat terhadap berbagai ancaman sosial. (Pendim 0702/Purbalingga)


Selasa, 21 Juli 2026

Jembatan Garuda Dibangun, Harapan Baru Warga Menuju Akses yang Lebih Baik

 




PURBALINGGA – Harapan masyarakat untuk menikmati akses transportasi yang lebih mudah segera terwujud melalui pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, dengan Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga.

Pembangunan jembatan tersebut dikerjakan secara gotong royong dengan melibatkan anggota Koramil 10/Mrebet bersama masyarakat setempat. Kehadiran Jembatan Garuda diharapkan mampu membuka konektivitas antar wilayah, memperlancar mobilitas warga, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Danramil 10/Mrebet, Kapten Inf Bambang Sulistyo mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk sinergi TNI bersama masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Menurutnya, akses yang selama ini terbatas menjadi salah satu kendala aktivitas masyarakat, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan sosial. Dengan hadirnya jembatan tersebut, diharapkan waktu tempuh menjadi lebih singkat serta aktivitas masyarakat semakin lancar.

"Semangat gotong royong yang ditunjukkan anggota Koramil bersama warga menjadi kekuatan utama dalam proses pembangunan. Kami berharap keberadaan Jembatan Garuda nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang," ujarnya, Senin (20/7/2026). 

Sementara itu, Babinsa Desa Serayularangan, Sertu Muhtarom, menuturkan antusiasme masyarakat sangat tinggi sejak awal pembangunan. Warga secara sukarela bergotong royong membantu proses pengerjaan sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan fasilitas umum di desa mereka.

"Jembatan Garuda bukan sekadar sarana penghubung antardesa, melainkan menjadi simbol kebersamaan antara TNI dan rakyat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat luas," tutur Sertu Muhtarom.(MK)

Minggu, 19 Juli 2026

Jembatan Garuda Dibangun, Harapan Baru Warga Menuju Akses yang Lebih Baik

 

 

PURBALINGGA – Harapan masyarakat untuk menikmati akses transportasi yang lebih mudah segera terwujud melalui pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, dengan Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga.

Pembangunan jembatan tersebut dikerjakan secara gotong royong dengan melibatkan anggota Koramil 10/Mrebet bersama masyarakat setempat. Kehadiran Jembatan Garuda diharapkan mampu membuka konektivitas antar wilayah, memperlancar mobilitas warga, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Danramil 10/Mrebet, Kapten Inf Bambang Sulistyo mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk sinergi TNI bersama masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Menurutnya, akses yang selama ini terbatas menjadi salah satu kendala aktivitas masyarakat, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan sosial. Dengan hadirnya jembatan tersebut, diharapkan waktu tempuh menjadi lebih singkat serta aktivitas masyarakat semakin lancar.

"Semangat gotong royong yang ditunjukkan anggota Koramil bersama warga menjadi kekuatan utama dalam proses pembangunan. Kami berharap keberadaan Jembatan Garuda nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang," ujarnya, Senin (20/7/2026). 

Sementara itu, Babinsa Desa Serayularangan, Sertu Muhtarom, menuturkan antusiasme masyarakat sangat tinggi sejak awal pembangunan. Warga secara sukarela bergotong royong membantu proses pengerjaan sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan fasilitas umum di desa mereka.

"Jembatan Garuda bukan sekadar sarana penghubung antardesa, melainkan menjadi simbol kebersamaan antara TNI dan rakyat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat luas," tutur Sertu Muhtarom.(MK)



Ribuan Warga Padati Taman Usman Janatin Nobar Kebangsaan Final Piala Dunia 2026

 

 




PURBALINGGA–Kodim 0702/Purbalingga menggelar Nonton Bareng (Nobar) Kebangsaan Match Final Piala Dunia 2026 secara serentak di 13 titik yang tersebar di seluruh wilayah Koramil jajaran Kodim 0702/Purbalingga, (20/7/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang mempererat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat melalui kejuaraan sepak bola yang mampu menyatukan berbagai kalangan.

Salah satu titik Nobar yang paling ramai berada di Taman Usman Janatin Purbalingga, dimana ribuan masyarakat memadati lokasi untuk menyaksikan laga puncak Piala Dunia 2026 dengan tertib, aman, dan penuh semangat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub., Int., M.H.I., Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, S.E., M.M., unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, serta masyarakat Kabupaten Purbalingga.

Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub., Int., M.H.I. mengatakan bahwa Nobar Kebangsaan bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.

"Melalui Nobar Kebangsaan ini, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan bagi seluruh elemen masyarakat. Semangat sportivitas yang ditunjukkan para atlet diharapkan dapat menginspirasi kita untuk terus menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, serta memperkokoh rasa cinta tanah air," ujar Dandim.

Sementara itu, Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, S.E., M.M. berharap melalui Nobar Piala Dunia yang dilaksanakan dapat memupuk jiwa nasionalisme, persatuan dan kesatuan bangsa.

"Kegiatan ini menjadi sarana hiburan yang sehat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat. Antusiasme warga yang sangat tinggi menunjukkan bahwa kebersamaan seperti ini sangat dibutuhkan dan patut terus dilaksanakan untuk memperkuat jiwa nasionalosme, persatuan dan kesatuan  bangsa," ungkapnya.

Salah seorang warga yang turut menyaksikan Nobar, Althof, mengaku senang dapat menyaksikan laga  pertandingan final Piala Dunia bersama ribuan warga lainnya.

"Suasananya sangat meriah dan penuh kekeluargaan. Terima kasih kepada Kodim 0702/Purbalingga dan pemerintah daerah yang telah memfasilitasi kegiatan ini sehingga kami bisa menikmati pertandingan bersama dengan aman dan nyaman," katanya.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Nobar Kebangsaan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun kebersamaan serta memperkuat semangat persatuan melalui olahraga. (SF)