Minggu, 07 Juni 2026

Jembatan Gantung Desa Serang Hampir Rampung, Akses Warga Segera Terhubung

 

 




PURBALINGGA - Pembangunan jembatan gantung di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, kini memasuki tahap akhir. Infrastruktur yang digarap melalui sinergi TNI dan masyarakat tersebut menunjukkan progres signifikan dan diproyeksikan segera dapat dimanfaatkan oleh warga untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Danramil 09/Karangreja, Kapten Cba Heri Susanto menjelaskan, jika proses pembangunan jembatan gantung saat ini telah memasuki tahap finishing. Berbagai pekerjaan penyempurnaan terus dilakukan guna memastikan jembatan aman, kokoh, dan siap digunakan oleh masyarakat.

"Pekerjaan yang tersisa saat ini merupakan tahap penyelesaian akhir. Kami terus melakukan pengawasan agar seluruh bagian konstruksi memenuhi standar keamanan dan kualitas yang telah ditetapkan," ujarnya, Senin (8/6/2026). 

Menurutnya, jika kehadiran jembatan gantung tersebut diharapkan mampu menjadi solusi atas kebutuhan akses masyarakat, sekaligus mempercepat mobilitas warga antarwilayah. Selain itu, jembatan juga diyakini akan mendukung aktivitas masyarakat Desa Serang maupun daerah sekitarnya.

Sementara itu, Babinsa Desa Serang, Pelda Arif Setiakawan, turut menuturkan, jika keterlibatan warga dalam setiap tahapan pembangunan menjadi salah satu faktor yang mempercepat penyelesaian proyek tersebut. Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat dinilai mencerminkan kuatnya kebersamaan dalam membangun fasilitas yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.

"Warga sangat terus berpartisipasi dalam proses pembangunan. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi modal utama, sehingga pekerjaan dapat berjalan lancar dan sesuai target," katanya. 

Dengan progres yang terus bergerak menuju penyelesaian, jembatan gantung Desa Serang diharapkan segera beroperasi dan menjadi sarana penghubung yang memperlancar akses warga. Kehadiran jembatan ini juga menjadi simbol kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat. (Mk/Pen0702)


Pembangunan Jembatan Gantung Desa Serang, Fasilitas Keselamatan Mulai Dipasang

 


PURBALINGGA - Pembangunan jembatan gantung di Desa Serang, Kecamatan Karangreja memasuki tahap akhir pengerjaan, personel Koramil 09/Karangreja bersama warga setempat kini fokus menyelesaikan berbagai fasilitas penunjang, guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat melintasi jembatan.


Sejumlah pekerjaan yang tengah dilakukan meliputi pemasangan pagar pengaman, handrail, serta berbagai komponen pendukung lainnya. Tahap ini menjadi bagian penting sebelum jembatan dapat difungsikan secara penuh sebagai akses penghubung bagi warga.


Proses pengerjaan dilaksanakan dengan penuh ketelitian untuk menjamin kekuatan konstruksi dan daya tahan jembatan dalam jangka panjang. Selain memperhatikan aspek teknis, para pekerja juga memastikan setiap bagian terpasang sesuai standar keselamatan sehingga mampu memberikan rasa aman bagi pengguna.


Danramil 09/Karangreja Kapten Cba Heri Susanto mengatakan, pembangunan jembatan gantung tersebut saat ini telah mendekati bentuk akhir. Karena itu, penyelesaian fasilitas keselamatan menjadi prioritas agar manfaat jembatan dapat dirasakan masyarakat secara optimal.


"Pada tahap finishing ini fokus pada pemasangan sarana keselamatan dan penyempurnaan konstruksi. Seluruh pekerjaan dilakukan dengan cermat agar jembatan memiliki kualitas yang baik, kuat, dan aman digunakan dalam jangka waktu yang lama," katanya, Minggu (7/6/2026). 


Menurutnya, keberadaan jembatan gantung tersebut diharapkan mampu meningkatkan mobilitas warga, memperlancar aktivitas ekonomi, serta mempermudah akses masyarakat di wilayah Desa Serang dan sekitarnya.


"Jembatan gantung ini nantinya diharapkan mampu menjadi sarana yang mempermudah akses masyarakat, meningkatkan mobilitas warga, dan mendukung aktivitas warga Desa Serang maupun wilayah sekitarnya," harapnya.


Semangat gotong royong yang ditunjukkan TNI bersama warga menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan. Kolaborasi tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara aparat teritorial dan masyarakat dalam mewujudkan infrastruktur yang bermanfaat bagi kepentingan bersama. (Mk/Pen0702).

Jumat, 05 Juni 2026

Jembatan Gantung Desa Serang Masuki Tahap Finishing, Pemasangan Pengaman Jadi Fokus Utama

 

 



PURBALINGGA - Pembangunan jembatan gantung di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, kini memasuki tahap akhir atau finishing. Pembangunan yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan memperlancar aktivitas masyarakat tersebut menunjukkan progres yang semakin mendekati penyelesaian.

Pada tahap finishing ini, sejumlah pekerjaan difokuskan pada pemasangan berbagai fasilitas penunjang keselamatan dan kenyamanan pengguna jembatan. Anggota Koramil 09/Karangreja terus mengawal proses pengerjaan agar dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan.

Babinsa Desa Serang, Pelda Arif Setiakawan, menjelaskan, bahwa pekerjaan yang saat ini sedang dilaksanakan meliputi pembuatan pagar pengaman di sepanjang sisi jembatan. Selain itu, tim juga melakukan pemasangan handrail atau pegangan tangan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat saat melintasi jembatan.

"Selain pagar pengaman, kami juga memasang handrail dan jaring pengaman pada bagian tertentu sebagai langkah untuk meningkatkan aspek keselamatan pengguna jembatan," jelasnya, Sabtu (6/6/2026). 

Menurutnya, tahap finishing menjadi bagian penting dalam pembangunan karena berkaitan langsung dengan keamanan dan kelayakan fungsi jembatan sebelum nantinya digunakan oleh masyarakat.

"Dengan progres pembangunan yang terus bergerak maju, masyarakat berharap jembatan gantung tersebut dapat segera rampung dan dimanfaatkan sebagai sarana transportasi yang aman, nyaman, serta mampu mendorong pertumbuhan wilayah secara berkelanjutan," ujarnya. 

Keberadaan jembatan gantung ini diharapkan dapat mempermudah akses warga Desa Serang dan sekitarnya, sekaligus mendukung mobilitas serta kegiatan ekonomi masyarakat sekitar. (Mk/Pen0702)


Kamis, 04 Juni 2026

Pembangunan Jembatan Gantung, Pemasangan Lantai Hingga Finishing Dikebut

 

 



PURBALINGGA - Pembangunan jembatan gantung di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, memasuki tahap krusial. Sejumlah pekerjaan utama kini tengah dikebut, mulai dari pemasangan papan lantai jembatan, pengecatan konstruksi, hingga pemplesteran pada bagian pendukung, Jumat (5/6/2026).

Para Babinsa Koramil 09/Karangreja bersama warga tampak bergotong royong menyelesaikan berbagai tahapan pekerjaan. Pemasangan papan lantai menjadi fokus utama karena merupakan bagian vital yang akan menentukan fungsi jembatan sebelum dapat digunakan masyarakat.

Danramil 09/Karangreja Kapten Cba Heri Susanto mengatakan, pembangunan jembatan gantung saat ini telah memasuki fase penyelesaian yang membutuhkan ketelitian dan koordinasi yang baik di lapangan.

"Pekerjaan yang sedang berlangsung meliputi pemasangan papan lantai jembatan, pengecatan, serta pemplesteran pada bagian konstruksi pendukung. Seluruh tahapan dikerjakan secara bertahap agar hasilnya sesuai standar dan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," ujarnya.

Menurut Kapten Cba Heri Susanto, jika sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian pembangunan. Semangat gotong royong yang terus terjaga membuat pengerjaan dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

"Dengan berbagai pekerjaan yang kini memasuki tahap akhir, pembangunan jembatan gantung tersebut semakin mendekati penyelesaian dan siap menjadi sarana penghubung yang membawa manfaat besar bagi masyarakat setempat," pungkasnya.(Mk Pen0702)


Rabu, 03 Juni 2026

Jembatan Gantung Desa Serang, Harapan Baru Akses Warga Kian Dekat

 




PURBALINGGA - Pembangunan jembatan gantung di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Hingga Kamis (4/6/2026), progres pengerjaan infrastruktur yang berada di wilayah teritorial Kodim 0702/Purbalingga tersebut telah mencapai 84,60 persen.

Capaian itu menjadi indikator positif bahwa pembangunan berjalan sesuai target dan semakin mendekati tahap penyelesaian. Kehadiran jembatan gantung ini nantinya diharapkan mampu menjadi solusi atas keterbatasan akses transportasi yang selama ini dihadapi masyarakat setempat.

Pembangunan jembatan ini terlaksana berkat dukungan penuh TNI Angkatan Darat, baik melalui pengerahan personel maupun penyediaan material. Di lapangan, proses pengerjaan melibatkan personel Koramil 09/Karangreja bersama warga Desa Serang yang bekerja secara gotong royong di bawah koordinasi Danramil 09/Karangreja, Kapten Cba Heri Susanto.

Kolaborasi yang kuat antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga konsistensi serta percepatan pembangunan. Semangat kebersamaan yang terjalin selama proses pengerjaan juga mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.

Saat ini, sejumlah pekerjaan yang tengah dilaksanakan meliputi pemasangan papan lantai jembatan, pengecatan, serta pemplesteran pada bagian konstruksi pendukung.

Danramil 09/Karangreja Kapten Cba Heri Susanto mengatakan, progres pembangunan yang telah mencapai lebih dari 84 persen merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang terlibat.

"Kami terus mengoptimalkan pengerjaan agar pembangunan dapat selesai tepat waktu dengan tetap mengutamakan kualitas dan faktor keamanan konstruksi. Sinergi antara personel TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan pembangunan jembatan ini," ujarnya.

Sementara itu, Makrub, salah seorang warga Desa Serang, mengaku bersyukur atas pembangunan jembatan gantung tersebut. Menurutnya, kehadiran jembatan akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam beraktivitas dan meningkatkan aksesibilitas wilayah.

"Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang telah membantu membangun jembatan ini. Semoga segera selesai sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat untuk memperlancar kegiatan sehari-hari dan mendukung perekonomian warga," katanya. (Mk/Pen0702)

Selasa, 02 Juni 2026

TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Purbalingga

 

 



PURBALINGGA - Semangat gotong royong kembali terlihat dalam pembangunan infrastruktur pedesaan. Anggota TNI bersama masyarakat bahu-membahu melaksanakan pemasangan lantai jembatan gantung di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Rabu (3/6/2026).

Pembangunan jembatan yang menjadi salah satu kebutuhan vital masyarakat tersebut kini memasuki tahapan penting, yakni pemasangan lantai dan penyempurnaan struktur pendukung. Kehadiran anggota TNI bersama warga tidak hanya mempercepat pekerjaan, namun mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan daerah.

Para Babinsa Koramil 09/Karangreja bersama warga setempat bekerja secara bergotong royong memasang rangka baja yang berfungsi sebagai struktur pendukung lantai jembatan. Setelah itu, pekerjaan dilanjutkan dengan pemasangan dek atau lantai jembatan yang nantinya akan menjadi jalur utama penyeberangan masyarakat.

Babinsa Desa Serang, Pelda Arif Setiakawan, mengatakan, bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan jembatan merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antar wilayah.

"Pembangunan jembatan ini sangat penting bagi masyarakat. Kami bersama warga bekerja secara gotong royong agar proses pengerjaan dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Danramil 09/Karangreja Kapten Cba Heri Susanto menjelaskan, bahwa pembangunan jembatan gantung tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi mobilitas warga, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat di wilayah pedesaan Karangreja.

"Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, akan tetapi menjadi akses penting yang akan mempermudah mobilitas masyarakat. Dengan terbangunnya jembatan yang aman dan layak, diharapkan roda perekonomian warga semakin berkembang dan akses lebih mudah dijangkau," jelasnya.

Kapten Cba Heri Susanto menambahkan, jika sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan selama proses pembangunan diharapkan terus terjaga demi mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

"Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, jembatan gantung Desa Serang diharapkan segera rampung dan menjadi simbol hadirnya kolaborasi nyata antara TNI dan rakyat dalam membangun negeri dari pelosok desa," pungkasnya. (Mk/Pen0702)


Senin, 01 Juni 2026

Dari Purbalingga, Pancasila Dikobarkan sebagai Ideologi Hidup yang Menyatukan dan Mendamaikan Dunia

 

 




PURBALINGGA – Komandan Kodim 0702/Purbalingga, Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., bersama unsur Forkopimda Purbalingga mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Pendopo Dipokusumo Kabupaten Purbalingga, Senin (1/6/2026).

Upacara tersebut turut diikuti oleh personel TNI, Polri, pelajar dan berbagai elemen masyarakat yang tampil anggun dengan mengenakan busana adat Jawa.

Pada upacara yang berlangsung khidmat itu, Danramil 06/Kemangkon, Kapten Inf Imam Tabiin, bertindak sebagai komandan upacara. Adapun Inspektur Upacara adalah Bupati Purbalingga, H. Fahmi Muhammad Hanif. Dalam amanatnya, bupati membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang menegaskan bahwa Pancasila berperan sebagai pemersatu keberagaman bangsa sekaligus pedoman Indonesia dalam mewujudkan perdamaian, keadilan, dan persatuan di tengah dinamika global.

Tema peringatan tahun ini, yakni "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", selaras dengan komitmen Indonesia untuk menjaga persatuan nasional, memperkuat toleransi, serta berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia melalui nilai-nilai Pancasila.

Indonesia telah menunjukkan kontribusi aktif dalam pengiriman pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran mediasi yang tangguh pada konflik regional, serta konsistensi dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa yang terjajah. Hal ini menjadi bukti empiris yang tidak terbantahkan sekaligus mencerminkan kredo moral bahwa perdamaian sejati bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan yang merata bagi seluruh umat manusia.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan peringatan tegas bahwa kemajuan ekonomi yang pesat dan lompatan teknologi yang masif, tanpa disertai arah moral yang jelas, dapat menyesatkan peradaban. Oleh sebab itu, generasi muda diajak merevitalisasi Pancasila menjadi ideologi yang hidup (living ideology). Pancasila tidak boleh terjebak sebagai hiasan dinding yang beku atau sekadar teks mati dalam buku sejarah, melainkan harus termanifestasi nyata dalam tindakan sehari-hari.

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Purbalingga juga menjadi wujud kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga semangat persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
(Sw-Pendim PBG)