PURBALINGGA–Semangat
gotong royong warga masih sangat kental terasa dalam pembangunan
Jembatan Gantung Garuda di Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang,
Kabupaten Purbalingga. Demi mempercepat pengecoran tiang pancang, warga
bersama anggota Kodim 0702/Purbalingga mengangkut pasir secara estafet
menggunakan ember dari tangan ke tangan di atas aliran sungai,
(8/7/2026).
Cara sederhana ini jadi solusi yang paling efektif
untuk membawa material ke titik pengecoran yang memang sulit dijangkau
kendaraan atau alat berat.
Puluhan warga nampak kompak bekerja
tanpa kenal lelah, saling oper ember berisi pasir secara berantai. Hal
ini menunjukkan jika budaya gotong royong masih kuat di tengah
masyarakat.
Salah satu warga Desa Wanogara Wetan, Yati, mengaku
senang bisa ikut langsung dalam pembangunan jembatan yang sudah lama
dinantikan warga.
"Kami dengan ikhlas bergotong royong karena
jembatan ini nantinya akan memudahkan aktivitas masyarakat. Semoga
pembangunannya berjalan lancar dan segera dapat dimanfaatkan bersama,"
ujarnya.
Sementara itu, anggota Kodim 0702/Purbalingga, Sertu
Yatin Subagyo, mengatakan bahwa keterlibatan aktif warga jadi salah satu
hal penting untuk mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Garuda.
"Antusiasme
warga sangat luar biasa. Meski harus melangsir pasir secara estafet
menggunakan ember, mereka tetap semangat. Kebersamaan seperti ini jadi
modal penting untuk menyelesaikan pembangunan jembatan demi kepentingan
masyarakat," ungkapnya.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini
merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah
sekaligus mempermudah mobilitas warga. Kehadiran jembatan ini diharapkan
bisa mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat,
sekaligus jadi bukti nyata kerja sama antara TNI dan rakyat dalam
mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.(SF)






