Rabu, 29 Juli 2026

Silih Berganti, TNI dan Warga Aduk Material untuk Cor Pondasi Jembatan Garuda di Wanogara Wetan

 




PURBALINGGA – Semangat gotong royong antara TNI dan warga terlihat dalam pekerjaan pengecoran pondasi Jembatan Garuda di Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Kamis (29/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 13/Rembang, Serda Supriyo Hadi, bersama warga secara bergantian mengaduk material yang digunakan untuk pengecoran pondasi jembatan. Proses pengadukan dilakukan secara manual dengan mencampur semen dan pasir menggunakan cangkul.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Koramil 13/Rembang Serda Supriyo Hadi mengatakan bahwa proses pengecoran pondasi jembatan dilakukan secara manual dengan melibatkan masyarakat agar pekerjaan dapat berjalan secara maksimal.

“Pengecoran pondasi ini kami lakukan secara manual bersama warga. Kami bergantian mengaduk campuran semen dan pasir menggunakan cangkul. Selain mempercepat pekerjaan, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Serda Supriyo Hadi.

Sementara itu, Sutikno (48), warga Desa Wanogara Wetan mengaku senang dapat ikut berpartisipasi dalam pembangunan Jembatan Garuda tersebut.

“Kami senang ikut berpartisipasi dalam pembangunan Jembatan Garuda ini. Semoga pembangunan ini cepat selesai sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar akses dan mobilitas warga menuju desa-desa lain,” ujar Sutikno.(Pendim 0702/Purbalingga)

Lepas Sambut Danramil 01/Purbalingga, Kapten Cba Agus Sukendar Serahkan Tugas kepada Kapten Inf Sulistyo Widodo

 

 


PURBALINGGA – Koramil 01/Purbalingga Kodim 0702/Purbalingga menggelar kegiatan lepas sambut pejabat Danramil 01/Purbalingga dari pejabat lama Kapten Cba Agus Sukendar kepada pejabat baru Kapten Inf Sulistyo Widodo.Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pendopo Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Rabu (28/7/2026), dan dihadiri unsur Forkopimcam Kecamatan Purbalingga, anggota Koramil 01/Purbalingga, serta tamu undangan lainnya.

Pergantian jabatan Danramil merupakan hal yang biasa di lingkungan TNI AD sebagai bagian dari dinamika organisasi, pembinaan personel, serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab satuan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapten Cba Agus Sukendar menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini telah memberikan dukungan dan kerja sama selama dirinya menjabat sebagai Danramil 01/Purbalingga.

“Selama saya melaksanakan tugas sebagai Danramil 01/Purbalingga, tentunya banyak hal yang telah kita lalui bersama. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota, Forkopimcam, pemerintah desa dan kelurahan, serta seluruh masyarakat yang telah membantu dan mendukung pelaksanaan tugas kami,” ujar Kapten Cba Agus Sukendar.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan maupun kesalahan dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan berbagai pihak.

“Saya juga memohon maaf apabila selama bertugas ada kekurangan ataupun kesalahan, baik dalam kedinasan maupun dalam pergaulan sehari-hari. Saya berharap silaturahmi dan komunikasi yang sudah terjalin selama ini tetap terjaga,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Purbalingga Drs. Hendro Prasetyo, M.E., menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapten Cba Agus Sukendar atas dedikasi, kerja sama, serta sinergi yang telah terjalin selama menjalankan tugas sebagai Danramil 01/Purbalingga.

“Atas nama pemerintah Kecamatan Purbalingga, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Kapten Cba Agus Sukendar atas pengabdian, kerja sama, dan sinergi yang telah terjalin dengan pemerintah kecamatan maupun masyarakat selama bertugas di wilayah Purbalingga,” ujarnya. (Pendim 0702/Purbalingga)

Selasa, 28 Juli 2026

Babinsa Hadiri Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa Tahun 2027

 



PURBALINGGA – Babinsa Desa Candiwulan, Serda Eko Masyari Koramil 04/Kutasari, menghadiri Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa Candiwulan (RKP Desa) Tahun 2027. Kegiatan bertempat di Balai Desa Candiwulan, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Selasa (28/7/2026).

Musyawarah desa tersebut dihadiri oleh pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta unsur terkait lainnya sebagai forum untuk menyusun program pembangunan desa yang akan dilaksanakan pada tahun 2027.

Babinsa Desa Candiwulan, Serda Eko Masyari mengatakan kehadirannya merupakan bentuk dukungan TNI terhadap pembangunan di wilayah binaan sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan dengan pemerintah desa dan masyarakat.

"Musyawarah desa menjadi wadah penting untuk menyerap aspirasi masyarakat sehingga program pembangunan yang disusun benar-benar sesuai kebutuhan warga. Kami dari Koramil siap mendukung setiap program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaannya," ujar Serda Eko Masyari.

Sementara itu, Kepala Desa Candiwulan Agus Sucipto, berharap seluruh usulan yang disampaikan dalam musyawarah dapat diprioritaskan sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran desa.

"Melalui Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa Tahun 2027 ini, kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif memberikan masukan demi kemajuan Desa Candiwulan. Dengan perencanaan yang matang dan melibatkan semua pihak, pembangunan desa diharapkan semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat," katanya. (Pendim 0702/Purbalingga)

Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Serayu Larangan Masuki Tahap Pengecoran Pondasi

 

 




PURBALINGGA – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, terus menunjukkan progres positif. Saat ini Pembangunan memasuki tahap pengecoran pondasi, pekerjaan dilaksanakan secara gotong royong oleh personel TNI bersama masyarakat, Rabu (29/7/2026).

Danramil 10/Mrebet, Kapten Cba Heri Susanto, mengatakan pembangunan Jembatan Garuda kini telah memasuki tahapan penting, yakni pengecoran pondasi yang menjadi dasar kekuatan konstruksi jembatan.

"Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Serayu Larangan saat ini memasuki tahap pengecoran pondasi. Seluruh proses pengecoran dilakukan secara gotong royong antara personel TNI dan masyarakat. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi modal utama agar pekerjaan dapat berjalan lancar," katanya.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan menunjukkan tingginya kepedulian warga terhadap pembangunan infrastruktur yang nantinya akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, Suwito (47), warga Desa Serayu Larangan, mengaku senang dapat terlibat langsung dalam proses pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Jembatan Garuda sudah lama dinantikan masyarakat karena akan mempermudah akses dan meningkatkan aktivitas perekonomian warga.

"Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang telah membantu pembangunan jembatan ini. Warga dengan sukarela bergotong royong karena kami ingin jembatan ini segera selesai. Semoga pembangunannya berjalan lancar dan selesai tepat waktu sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh seluruh masyarakat," kata Suwito. (Pendim 0702/Purbalingga)


Senin, 27 Juli 2026

Srikandi Desa Danasari Turut Ambil Bagian dalam Pembangunan Jalan TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0702/Purbalingga

 




PURBALINGGA – Semangat gotong royong terus mewarnai pelaksanaan program TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 Kodim 0702/Purbalingga. Tidak hanya kaum pria, para ibu-ibu yang tergabung sebagai srikandi Desa Danasari juga turut ambil bagian membantu pembangunan jalan bersama personel Satgas TMMD di Desa Danasari, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Selasa (28/7/2026).

Dengan penuh semangat, para ibu bergotong royong mengangkut material dan membantu berbagai pekerjaan sesuai kemampuan mereka. Kehadiran para srikandi desa tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dalam membangun desa melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Dalam Kesempatan tersebut, Serma Fajar Triono anggota Satgas TMMD Kodim 0702/Purbalingga, mengatakan keterlibatan ibu-ibu dalam kegiatan TMMD menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pembangunan yang sedang dilaksanakan.

"Partisipasi ibu-ibu Desa Danasari sangat luar biasa. Mereka dengan sukarela meluangkan waktu untuk ikut bergotong royong bersama Satgas TMMD. Antusiasme ini menjadi penyemangat bagi kami dalam menyelesaikan sasaran fisik sesuai target yang telah ditentukan," ujar Serma Fajar Triono.

Sementara itu, salah satu warga Desa Danasari Endah Lestari (37), mengaku senang dapat ikut berkontribusi dalam pembangunan jalan yang nantinya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

"Kami merasa bangga bisa ikut membantu pembangunan jalan ini. Meski tenaga kami terbatas, kami ingin memberikan dukungan agar pekerjaan cepat selesai. Jalan yang bagus tentu akan memudahkan aktivitas warga dan meningkatkan perekonomian desa," ungkapnya.

Melalui kebersamaan antara Satgas TMMD dan masyarakat, diharapkan pembangunan jalan di Desa Danasari dapat selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh seluruh warga. (Pendim 0702/Purbalingga)

Minggu, 26 Juli 2026

Gotong Royong Terjalin Erat dalam Pembangunan Talud TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 Kodim 0702/Purbalingga

 

 




PURBALINGGA – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat terus terlihat dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 Kodim 0702/Purbalingga. Kali ini, kebersamaan tersebut tampak saat pembangunan talud di Desa Danasari, Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, Senin (27/7/2026).

Sejak pagi, anggota Satgas TMMD bersama warga bergotong royong mengerjakan pembangunan talud yang menjadi salah satu sasaran fisik program TMMD. Kehadiran warga yang ikut bekerja secara sukarela menunjukkan tingginya semangat kebersamaan dalam mendukung percepatan pembangunan desa.

Dalam kesempatan tersebut, Kapten Cba Heri Susanto selaku Danki Satgas TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 Kodim 0702/Purbalingga, mengatakan bahwa antusiasme masyarakat menjadi penyemangat tersendiri bagi personel Satgas dalam menyelesaikan seluruh sasaran fisik TMMD.

"Alhamdulillah, masyarakat Desa Danasari sangat antusias membantu pembangunan talud. Semangat gotong royong yang terjalin antara TNI dan warga menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan kebersamaan ini, pekerjaan menjadi lebih ringan dan diharapkan dapat selesai tepat waktu serta memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Sukoco (57), warga Desa Danasari, mengaku senang dapat ikut bergotong royong bersama anggota Satgas TMMD.

"Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah membantu membangun desa kami. Kehadiran TMMD sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kami juga merasa bangga bisa ikut bergotong royong sehingga pekerjaan cepat selesai dan hasilnya bisa dinikmati bersama," ungkap Sukoco.

Melalui program TMMD Sengkuyung Tahap III, diharapkan pembangunan infrastruktur di Desa Danasari dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempererat sinergi dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat sebagai kekuatan utama dalam membangun bangsa. (Pendim 0702/Purbalingga)


Kamis, 23 Juli 2026

Tingkatkan Kesejahteraan dan Aksesibilitas Warga, Pangdam IV/Diponegoro Resmikan Jembatan Garuda Secara Serentak

 


Pekalongan – Komitmen Kodam IV/Diponegoro dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat dan mendorong percepatan ekonomi daerah kembali diwujudkan secara nyata. Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayor Jenderal TNI Achiruddin, S.E., M.Han., meresmikan penggunaan Jembatan Gantung Garuda di Desa Galangpengampon, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Kamis (23/7/2026).


Peresmian ini menjadi penanda dibukanya kembali akses yang sangat dinantikan oleh warga Dukuh Galangwolu dan Dukuh Sibetok. Sebelumnya, infrastruktur vital penghubung kedua wilayah tersebut lumpuh total akibat diterjang banjir bandang pada 20 Januari 2025 lalu.


Dalam sambutannya, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin menyampaikan bahwa kehadiran Jembatan Gantung Garuda sepanjang 60 meter dan lebar 1,2 meter yang membentang di atas Sungai Sengkarang tersebut merupakan urat nadi baru bagi kehidupan sosial dan ekonomi warga setempat.


Beliau menjelaskan bahwa Kodim 0710/Pekalongan mengambil langkah nyata guna memulihkan akses ekonomi, pendidikan, serta kesehatan masyarakat pascabencana melalui sinergi dan semangat gotong royong kemanunggalan TNI bersama rakyat.


Pangdam menambahkan, pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional yang diinisiasi oleh Bapak Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto dan dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat untuk memastikan pemerataan aksesibilitas di wilayah yang membutuhkan. Peresmian Jembatan Garuda di Desa Galangpengampon tersebut dilakukan secara serentak bersama 52 titik jembatan lainnya di 19 Kodim jajaran Kodam IV/Diponegoro.


Guna menunjang ketersediaan infrastruktur secara menyeluruh, Kodam IV/Diponegoro secara bertahap merealisasikan pembangunan 313 titik Jembatan Garuda yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Tengah dan DIY.


Hingga saat ini, progres pembangunan mencakup 156 unit jembatan gantung (51 unit telah selesai dan 105 unit dalam proses), 36 unit jembatan Armco sebagai jembatan sementara di daerah bencana (34 unit telah selesai dan 2 unit dalam proses), 119 unit jembatan beton (25 unit telah selesai dan 94 unit dalam proses), serta 2 unit jembatan Bailey.


Kehadiran jembatan-jembatan ini disambut antusias oleh masyarakat. Akses anak-anak menuju sekolah, mobilitas warga ke fasilitas kesehatan, hingga jalur distribusi hasil pertanian dan perdagangan antar-dukuh kini kembali pulih tanpa hambatan.


Atas terselesaikannya pembangunan infrastruktur tersebut, Jenderal Bintang Dua itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Pemkab Pekalongan, jajaran Kodim 0710/Pekalongan, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah bahu-membahu bergotong-royong sejak peletakan batu pertama pada 31 Maret 2026.


"Semoga apa yang dilakukan oleh TNI bersama-sama dengan masyarakat dan Pemerintah Daerah setempat ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan bisa membantu mengatasi kesulitan masyarakat", tegas Pangdam IV/Diponegoro.


Pangdam juga mengimbau kepada seluruh warga masyarakat agar senantiasa merawat dan menjaga fasilitas umum tersebut secara swadaya. Ia mengingatkan bahwa jembatan tersebut merupakan aset bersama, sehingga masyarakat diharapkan menggunakannya secara bijak dengan memperhatikan batasan kapasitas serta melakukan pemeliharaan rutin agar manfaatnya dapat terus dirasakan hingga generasi mendatang. (Pendam IV/Diponegoro)