Minggu, 20 September 2026

Tiang Pylon Jembatan Perintis Garuda Desa Serayularangan Mulai Terpasang

 




PURBALINGGA – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, terus menunjukkan perkembangan.
Memasuki tahap penting pembangunan, tim di lapangan berhasil memasang tiang pylon yang menjadi salah satu struktur utama pada jembatan tipe gantung tersebut, Sabtu (19/9/2026).

Pemasangan tiang pylon ini menjadi bagian penting dalam rangkaian pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang nantinya menghubungkan wilayah Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, dengan Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari.

Bati Tuud Koramil 10/Mrebet Serma Raswan mengatakan, pemasangan tiang pylon merupakan tahapan penting, karena struktur tersebut menjadi bagian utama yang menopang konstruksi jembatan gantung.

"Pemasangan tiang pylon menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan jembatan. Setelah tahapan ini, pekerjaan akan terus dilanjutkan sesuai dengan proses dan kebutuhan konstruksi di lapangan," ujarnya.

Menurutnya, proses pembangunan terus dikerjakan secara bertahap dengan melibatkan Babinsa bersama masyarakat. Gotong royong menjadi salah satu kekuatan dalam mempercepat pekerjaan di lapangan.

Sementara itu, Babinsa Desa Serayularangan, Sertu Muhtarom mengatakan, pemasangan tiang pylon menjadi perkembangan yang cukup menggembirakan bagi masyarakat.

"Dengan terpasangnya tiang pylon, pembangunan jembatan semakin terlihat bentuknya. Kami bersama masyarakat akan terus mendukung dan membantu proses pembangunan agar setiap tahapan dapat berjalan dengan baik," katanya.

Jembatan Perintis Garuda diharapkan nantinya tidak hanya menjadi penghubung antardesa, namun akan mempermudah mobilitas masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

"Keberadaan jembatan tersebut juga diharapkan dapat membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun kebutuhan sosial lainnya," pungkasnya. (Pendim Pbg)

Kodim 0702/Purbalingga Gelar Bakti Sosial Kesehatan, Wujud Kepedulian TNI kepada Masyarakat

 

 




PURBALINGGA – Kodim 0702/Purbalingga menggelar bakti sosial kesehatan dalam rangka HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Cokro Sunaryo, Markas Kodim 0702/Purbalingga, Kelurahan Bancar, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Minggu (20/9/2026).

Rangkaian kegiatan diawali dengan konferensi video bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. Setelah itu, dilaksanakan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian obat gratis, serta pemberian sembako kepada warga yang mengikuti kegiatan tersebut.

Antusiasme warga terlihat cukup tinggi. Hal itu terbukti dengan padatnya Aula Makodim 0702/Purbalingga oleh warga yang hadir.

Dalam sambutannya, Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., menyampaikan bahwa bakti sosial ini merupakan wujud pengabdian TNI kepada rakyat.

“Kegiatan bakti sosial ini merupakan bukti kepedulian dan pengabdian TNI kepada rakyat, serta komitmen TNI untuk terus hadir di tengah-tengah rakyat,” ungkapnya.

Sementara itu, Anto, salah satu warga peserta kegiatan, merasa senang bisa mengecek kesehatannya secara gratis dan mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada Bapak TNI yang sudah peduli kepada kami warga Purbalingga. Semoga di hari ulang tahun yang ke-81, TNI semakin dicintai rakyat,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan semakin mempererat hubungan TNI dengan masyarakat serta memberikan manfaat langsung bagi warga Purbalingga. (PendimPBG)


Kamis, 17 September 2026

Dandim Purbalingga Tinjau Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Desa Wanogara Wetan

 

 

PURBALINGGA – Komandan Kodim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., meninjau langsung pembangunan Jembatan Perintis Garuda tipe gantung di Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Kamis (17/9/2026).

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan jembatan yang kini memasuki tahap pemasangan pylon.

Dandim mengecek secara langsung proses pekerjaan, sekaligus berkoordinasi dengan personel yang terlibat dalam pembangunan. Pemasangan pylon menjadi salah satu tahapan penting dalam konstruksi jembatan gantung karena struktur tersebut nantinya menjadi bagian utama penopang sistem kabel jembatan.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria menekankan, pentingnya ketelitian dan keselamatan selama proses pengerjaan. Setiap tahapan pembangunan diminta dilakukan sesuai perencanaan dan memperhatikan kondisi di lapangan.

"Apabila dalam pelaksanaan pekerjaan terdapat kendala di lapangan, segera dilaporkan sehingga dapat dicarikan solusi dan tidak menghambat proses pembangunan," kata Letkol Inf Aries Ika Satria.

Ia juga meminta seluruh personel yang terlibat untuk menjaga komunikasi dan koordinasi selama pekerjaan berlangsung. Menurutnya, koordinasi yang baik diperlukan, agar setiap persoalan yang muncul dapat segera ditangani.

Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria juga berharap pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat terus berjalan dengan lancar hingga seluruh tahapan selesai. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses dan mobilitas warga.

"Harapannya pembangunan ini berjalan aman, lancar, dan sesuai dengan tahapan yang telah direncanakan, sehingga nantinya dapat dimanfaatkan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," ujarnya. (MK/Pendim Pbg)



Koramil 03/Kalimanah Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Kosong di Desa Babakan

 




Purbalingga – Anggota Koramil 03/Kalimanah bersama petugas pemadam kebakaran, Polsek dan masyarakat membantu penanganan kebakaran lahan kosong yang terjadi di wilayah Desa Babakan, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Kamis (17/9/2026).

Kebakaran diketahui sekitar pukul 12.15 WIB di lahan kosong yang ditumbuhi rumput dan alang-alang, tepatnya di RT 14/RW 04 Desa Babakan. Lahan seluas kurang lebih 200 ubin tersebut diketahui milik Handoko (35), warga Desa Majapura, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga.

Batituud Koramil 03/Kalimanah, Peltu Sambali, menjelaskan bahwa kebakaran diduga dipicu pembakaran sampah yang ditinggalkan begitu saja hingga api merembet ke lahan kosong yang kondisi vegetasinya cukup kering.

“Api pertama kali diketahui oleh warga yang melihat adanya asap di belakang rumah. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata lahan kosong yang ditumbuhi rumput dan alang-alang sudah terbakar,” jelas Peltu Sambali.

Mengetahui kejadian tersebut, warga yang melihat melaporkannya kepada Ketua RT setempat. Selanjutnya, Ketua RT menghubungi petugas pemadam kebakaran, Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk segera melakukan penanganan.

Petugas pemadam kebakaran bersama anggota Koramil 03/Kalimanah, Polsek dan masyarakat bergerak melakukan pemadaman. Upaya tersebut dilakukan dengan cepat untuk mencegah api merambat ke area di sekitar lokasi.

Berkat kesigapan petugas bersama masyarakat, sekitar pukul 13.00 WIB api berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan aman. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil.

Peltu Sambali mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terlebih pada musim kemarau ketika kondisi rumput dan alang-alang mudah terbakar.

“Jangan meninggalkan api atau bara api setelah membakar sampah. Pastikan benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi, karena api kecil dapat dengan cepat membesar dan merambat,” pungkasnya.

Rabu, 16 September 2026

Kemarau Cukup Panjang, Posramil Padamara Bersama Forkopimcam Gelar Salat Istisqa

 

 




PURBALINGGA – Kemarau yang berlangsung cukup panjang mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Purbalingga. Kondisi tersebut mendorong Posramil Padamara bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Padamara dan elemen masyarakat menggelar salat istisqa di Lapangan SMA Negeri 1 Padamara, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga, Rabu (16/9/2026).

Salat istisqa digelar sebagai bentuk ikhtiar bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar hujan segera turun dan kondisi kemarau yang berkepanjangan dapat segera berakhir.

Danposramil Padamara Peltu Rudi mengatakan, kegiatan tersebut menjadi wujud kebersamaan antara unsur Forkopimcam dan masyarakat dalam menghadapi dampak kemarau yang mulai dirasakan di lingkungan sekitar.

“Kondisi kemarau sudah cukup panjang dan mulai dirasakan masyarakat. Sejumlah sumber air mulai mengalami penyusutan, sementara suhu udara juga semakin meningkat. Salat istisqa merupakan bentuk ikhtiar kepada Allah, kita memohon agar segera diturunkan hujan,” katanya.

Menurutnya, salat istisqa tidak hanya menjadi momentum untuk memanjatkan doa agar hujan segera turun, namun momentum ini mengajak masyarakat untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan sesama.

Ia berharap, melalui ikhtiar dan doa bersama tersebut, hujan segera turun, sehingga kebutuhan air masyarakat dapat kembali tercukupi dan aktivitas warga dapat berjalan dengan lebih baik.

“Semoga melalui doa dan ikhtiar bersama ini, Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa manfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Kegiatan salat istisqa tersebut sekaligus menjadi cerminan sinergitas Forkopimcam Padamara bersama masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi yang muncul selama musim kemarau, dengan mengedepankan kebersamaan, kepedulian dan ikhtiar bersama. (MK/Pendim Pbg)


Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat Padamkan Karhutla di Hutan Perhutani Mrebet

 

 




Purbalingga – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali dilakukan jajaran Kodim 0702/Purbalingga bersama unsur terkait lainnya bersama  masyarakat.

Kebakaran terjadi di kawasan hutan milik Perhutani, Desa Sangkanayu, Dukuh Pondok Nangka, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Rabu (16/9/2026).

Danramil 10/Mrebet, Kapten Cba Agus Sukendar, mengatakan terjadi  kebakaran di satu titik dengan luasan lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 2 hektare.

“Begitu mendapat informasi, personel bersama unsur terkait dan masyarakat langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan dan pemadaman. Sinergi ini penting agar api tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” ujar Kapten Cba Agus Sukendar.

Selain Personel, penanganan didukung berbagai sarana, di antaranya satu unit mobil pemadam kebakaran, lima sepeda motor Koramil, satu mobil dan satu sepeda motor Polsek Mrebet, serta 10 sepeda motor milik masyarakat.

Berkat kerja sama dan respons cepat seluruh unsur, pada pukul 15.45 WIB api berhasil dipadamkan.

Selanjutnya, upaya pencegahan tetap dilakukan melalui patroli Karhutla, sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan, penyuluhan penanggulangan Karhutla, serta pemantauan kondisi kawasan hutan.

Kapten Cba Agus Sukendar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di sekitar kawasan hutan pada musim kemarau.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Apabila menemukan titik api, segera laporkan agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkasnya.(Pendim 0702/Purbalingga)

Selasa, 15 September 2026

Pondasi Utama Jembatan Perintis Garuda Dicor

 




PURBALINGGA – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda tipe gantung di Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, terus dikebut. Pekerjaan kini memasuki tahap pengecoran pondasi utama tiang pylon. Personel TNI bersama masyarakat bergotong royong mengerjakan proses pengecoran tersebut pada Rabu (16/9/2026).

Bati Tuud Koramil 10/Mrebet, Serma Raswan mengatakan, jika pekerjaan terus dilakukan dengan memanfaatkan kondisi cuaca yang mendukung.

"Alhamdulillah proses pengerjaan terus berjalan sesuai rencana. Saat ini kami fokus pada pengecoran pondasi utama tiang pylon sebagai bagian penting dari konstruksi jembatan," kata Serma Raswan.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat segera rampung sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat. Jembatan tersebut juga disebut menjadi bagian dari Program Strategis Nasional Presiden RI Prabowo Subianto yang salah satunya diarahkan untuk membuka akses wilayah dan memperkuat konektivitas antardesa.

"Harapannya pembangunan dapat segera selesai, sehingga masyarakat bisa segera memanfaatkannya," ujarnya.

Sementara itu, Babinsa Desa Serayularangan, Sertu Muhtarom mengatakan, pembangunan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kebersamaan.

"Semangat warga sangat luar biasa. Mereka ikut bergotong royong membantu proses pembangunan karena jembatan ini nantinya sangat dibutuhkan untuk memperlancar aktivitas masyarakat," ujar Sertu Muhtarom.

Ia berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai. Dukungan cuaca dan semangat gotong royong masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam mempercepat penyelesaian pekerjaan.

"Semoga cuaca tetap mendukung dan seluruh tahapan pembangunan berjalan lancar sampai selesai. Kami berharap jembatan ini nantinya benar-benar menjadi akses penghubung yang membawa manfaat bagi masyarakat," pungkasnya. (MK/Pendim Pbg)