PURBALINGGA
- Pembangunan jembatan di Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara,
Kabupaten Purbalingga, ditetapkan sebagai salah satu sasaran fisik
prioritas dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler
ke-128 Tahun 2026 yang akan digelar oleh Kodim 0702/Purbalingga.
Komandan
Kodim 0702/Purbalingga, Letkol Inf. Aries Ika Satria, S.Hub.Int.,
M.H.I., mengatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan langkah
strategis untuk membuka keterisolasian wilayah serta memperlancar
mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Jembatan
ini nantinya menjadi penghubung vital antar wilayah di Desa Krangean.
Dengan adanya akses yang lebih baik, distribusi hasil pertanian serta
akses masyarakat terhadap layanan dasar akan semakin mudah,” ujar
Dandim, Senin (13/4/26).
Tak hanya itu, Dandim juga menambahkan,
jika program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, akan
tetapi menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui
semangat gotong royong.
"Melalui TMMD, kami ingin menjaga dan
menumbuhkan kembali budaya gotong royong serta mempererat kebersamaan
antara TNI dan masyarakat," imbuhnya.
Sementara itu, Perwira
Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0702/Purbalingga, Kapten Cpl Bangun
Widodo turut menjelaskan, jika penentuan sasaran pembangunan jembatan
tersebut telah melalui proses kajian matang serta koordinasi dengan
pemerintah daerah dan masyarakat setempat.
"Keberadaan jembatan
ini sangat dibutuhkan warga. Selama ini akses yang ada masih terbatas
dan kurang memadai. Dengan pembangunan melalui TMMD, kami berharap dapat
memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan perekonomian
masyarakat," jelasnya.
Selain itu, Pasiter juga menyampaikan,
dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 tersebut tentunya melibatkan
sinergi antara TNI, pemerintah daerah maupun partisipasi aktif
masyarakat, sehingga pembangunan dapat berjalan lancar dan sukses.
"Melalui
kolaborasi yang baik, maka seluruh sasaran pembangunan diharapkan dapat
terselesaikan tepat waktu serta memberikan manfaat jangka panjang bagi
warga Desa Krangean," pungkasnya. (Pendim Pbg)






