Kamis, 10 September 2026

Babinsa dan Warga Siram Air Bangunan Pondasi Jembatan Garuda, Pastikan Bangunan Kuat

 




PURBALINGGA – Upaya memperkuat konstruksi Jembatan Garuda terus dilakukan melalui sinergi antara TNI dan masyarakat. Babinsa bersama warga melakukan penyiraman air pada bangunan pondasi jembatan untuk menjaga kualitas hasil pengecoran agar kuat dan kokoh. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Jumat (11/9/2026).

Babinsa Koramil 13/Rembang, Serda Supriyo Hadi, mengatakan penyiraman air dilakukan sebagai bagian dari proses perawatan setelah pengecoran. Langkah tersebut bertujuan menjaga kelembapan beton sehingga proses pengerasan dapat berlangsung dengan baik.

"Penyiraman ini dilakukan untuk menjaga kelembapan bangunan pondasi setelah pengecoran, sehingga proses pengerasan dapat berjalan optimal dan bangunan jembatan menjadi lebih kuat," kata Serda Supriyo Hadi.

Menurut dia, kegiatan pembangunan Jembatan Garuda terus dikerjakan secara gotong royong dengan melibatkan TNI dan warga. Sinergi tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelesaian pembangunan sehingga jembatan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Selain membantu proses pembangunan, keterlibatan warga juga menjadi bentuk kepedulian dan semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.

Dengan perawatan dan pengerjaan yang dilakukan secara bertahap serta memperhatikan kualitas konstruksi, diharapkan Jembatan Garuda dapat berdiri kokoh dan memberikan manfaat bagi aktivitas masyarakat Desa Wanogara Wetan dan sekitarnya.(Pendim 0702/Purbalingga)

Dandim 0702/Purbalingga Hadiri Pemusnahan Barang Rampasan di Rubasa Kejari Purbalingga

 

 




PURBALINGGA — Komandan Kodim (Dandim) 0702/Purbalingga, Letkol Inf. Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., menghadiri kegiatan pemusnahan barang rampasan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) di Rumah Barang Rampasan (Rubasa) Kejaksaan Negeri Purbalingga, Kamis (10/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Dandim 0702/Purbalingga bersama jajaran instansi terkait menyaksikan secara langsung proses pemusnahan berbagai barang rampasan yang berasal dari sejumlah perkara tindak pidana umum dan telah memiliki kekuatan hukum tetap.

Kepala Kejaksaan Negeri Purbalingga, Taruli Phalti Patuan, S.H., M.H., menyampaikan bahwa barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil penanganan dari berbagai perkara tindak pidana umum. Pemusnahan dilaksanakan secara transparan dan profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Barang bukti yang dimusnahkan pada hari ini merupakan hasil penanganan berbagai perkara tindak pidana umum, antara lain perkara yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, perkara orang dan harta benda, serta perkara tindak pidana tertentu lainnya,” ucapnya.

Barang bukti tersebut berasal dari 55 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dalam kurun waktu Januari hingga Agustus 2026. Adapun barang bukti yang dimusnahkan terdiri atas berbagai jenis, di antaranya narkotika jenis sabu, obat-obatan, telepon seluler, senjata tajam, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Pemusnahan barang rampasan tersebut merupakan bagian dari proses penegakan hukum sekaligus upaya memastikan barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap tidak kembali disalahgunakan atau dimanfaatkan untuk kepentingan yang bertentangan dengan hukum.

Kegiatan tersebut juga menjadi wujud sinergi dan koordinasi antara aparat penegak hukum, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui sinergi yang terus terjalin, diharapkan upaya penegakan hukum di Kabupaten Purbalingga semakin optimal sehingga mampu menciptakan situasi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat. (PendimPBG)


Rabu, 09 September 2026

Kodim Purbalingga Tanam Sejuta Pohon, Wujudkan Lingkungan Hijau

 



PURBALINGGA – Upaya menjaga kelestarian lingkungan terus digelorakan, Kodim 0702/Purbalingga menggelar aksi penanaman sejuta pohon secara serentak di Desa Patemon, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) sekaligus HUT Ke-76 Kodam IV/Diponegoro.
Aksi penanaman pohon ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang digagas TNI sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga penghijauan.

Di Desa Patemon, penanaman pohon dipusatkan di sejumlah lokasi yang telah ditentukan. Kegiatan berlangsung dengan melibatkan unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa serta masyarakat setempat.

Komandan Kodim 0702/Purbalingga, Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., mengatakan, jika kegiatan penanaman pohon secara serentak tersebut merupakan langkah nyata untuk mewujudkan lingkungan yang lebih hijau dan lestari. Menurutnya, gerakan penghijauan bukan sekedar menanam pohon, akan tetapi menjadi investasi jangka panjang bagi kehidupan generasi mendatang.

"Menanam satu pohon artinya untuk seratus tahun Indonesia." katanya. 

Dandim menambahkan, jika pohon yang ditanam hari ini akan memberikan manfaat bagi anak cucu di masa depan, terutama dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan ketersediaan sumber air.

"Menanam pohon hari ini, artinya menanam investasi untuk anak cucu kita di masa depan. Menanam pohon berarti menjaga lingkungan, menjaga ketersediaan air dan ini tentunya mencegah terjadinya bencana," ujarnya.

Kemudian Dandim berharap, gerakan penghijauan tersebut dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga memberikan dampak nyata bagi masyarakat maupun lingkungan di Kabupaten Purbalingga.

"Mari kita wujudkan program ini menuju Purbalingga Hijau. Harapan kami, apa yang sudah dilakukan nanti akan berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan, tutur Letkol Inf Aries Ika Satria.

Sementara itu, salah satu warga Desa Patemon, Supriyono, menyampaikan apresiasi atas kegiatan penghijauan yang dilaksanakan Kodim 0702/Purbalingga bersama masyarakat.
Ia mengaku bersyukur, karena masyarakat menerima bantuan berbagai jenis pohon yang dinilai sangat bermanfaat untuk penghijauan lingkungan.

"Kami selaku masyarakat sangat bersyukur dan berterima kasih. Dalam rangka HUT Ke-81 TNI sekaligus memperingati HUT Ke-76 Kodam IV/Diponegoro, kami telah menerima bantuan beberapa jenis pohon yang tentunya sangat bermanfaat untuk penghijauan,” ungkapnya.

Menurut Supriyono, keberadaan pohon-pohon tersebut diharapkan tidak hanya membuat lingkungan semakin asri, namun dapat membantu mengurangi risiko bencana serta menjaga ketersediaan air.

"Mudah-mudahan dengan adanya penghijauan ini dapat menambah keasrian lingkungan, mencegah bencana banjir sekaligus berfungsi sebagai penyimpan air," pungkasnya. (Mk/Pendim Pbg)

Selasa, 08 September 2026

TNI dan Warga Pasang Besi Cor Tiang Pondasi Jembatan Garuda

 

 



PURBALINGGA – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat terus ditunjukkan dalam pembangunan Jembatan Garuda di Desa Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. Kali ini, TNI bersama warga melaksanakan pemasangan besi cor sebagai bagian dari konstruksi tiang pondasi jembatan, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan Babinsa Koramil 10/Mrebet, Sertu Muhtarom, bersama masyarakat Desa Serayu Larangan. Pemasangan besi cor dilakukan dengan penuh ketelitian untuk mendukung kekuatan dan ketahanan konstruksi tiang pondasi Jembatan Garuda.

Sertu Muhtarom mengatakan, keterlibatan TNI bersama warga dalam setiap tahapan pembangunan merupakan wujud nyata semangat gotong royong sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Pemasangan besi cor ini merupakan salah satu tahapan penting dalam pembangunan tiang pondasi Jembatan Garuda. Kami bersama warga terus bergotong royong agar proses pembangunan berjalan lancar dan sesuai dengan rencana,” ujar Sertu Muhtarom.

Menurutnya, semangat kebersamaan masyarakat menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung percepatan pembangunan. Dengan bekerja secara bersama-sama, pekerjaan yang dilakukan menjadi lebih ringan dan dapat diselesaikan secara maksimal.

Warga Desa Serayu Larangan juga turut antusias membantu proses pemasangan besi cor. Mereka berharap pembangunan Jembatan Garuda dapat segera rampung sehingga nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas dan mobilitas masyarakat.(Pendim 0702/Purbalingga)


Danramil 02/Kaligondang Hadiri Sosialisasi Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2026

 

 




PURBALINGGA – Kapten Cpl Bangun Widodo Danramil 02/Kaligondang, Kodim 0702/Purbalingga menghadiri kegiatan sosialisasi tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan sosialisasi tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman kepada unsur terkait dan masyarakat mengenai tahapan serta pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Kapten Cpl Bangun Widodo menyampaikan bahwa TNI, khususnya jajaran kewilayahan, siap mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif selama seluruh tahapan Pilkada berlangsung.

“Sebagai aparat kewilayahan, kami siap membantu menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah sehingga seluruh tahapan Pilkada dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar,” ujar Kapten Cpl Bangun Widodo.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat menimbulkan perpecahan.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan, menghormati perbedaan pilihan dan bersama-sama menciptakan suasana yang sejuk selama pelaksanaan Pilkada,” tambahnya.

Kehadiran Danramil 02/Kaligondang dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tahapan Pilkada Serentak Tahun 2026 di wilayah Kecamatan Kaligondang.(Pendim 0702/Purbalingga)


Senin, 07 September 2026

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Purbalingga Terus Dikebut

 




Purbalingga – Pembangunan Jembatan Gantung "Perintis Garuda" yang melintasi Sungai Soso di Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, terus dikebut, Selasa (8/9/2026). 
Jembatan ini dibangun untuk memutus isolasi dan menghubungkan akses antara Desa Serayularangan dengan Desa Talagening yang selama ini terpisahkan oleh aliran sungai. 

Suasana gotong royong yang sangat kental antara anggota TNI dari Koramil setempat dan warga masyarakat. Mengenakan seragam loreng serta pakaian kerja, mereka bahu-membahu menuangkan material beton, merangkai besi tulangan, hingga menyusun struktur rangka kayu pembatas jembatan di tengah medan sungai yang berbatu.

Kepala Desa Serayularangan, Fajar Prasetyo utomo, menyampaikan bahwa keberadaan jembatan ini menjadi harapan besar bagi warga, terutama untuk memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Sebelumnya, warga harus menempuh jalur memutar yang jauh atau menyeberangi sungai yang cukup berisiko, terutama saat debit air meningkat di musim hujan.

"Jembatan Perintis Garuda ini adalah simbol kebersamaan dan perjuangan. Kami sangat berterima kasih kepada TNI dan semua pihak yang telah hadir membantu warga. Semoga jembatan ini segera selesai dan bisa digunakan sebaik-baiknya untuk kemajuan kedua desa," ujarnya, mewakili warga yang hadir di lokasi.

Sementara itu, Sertu Muhtarom, Babinsa Desa Serayularangan menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Pembangunan ini kami kerjakan bersama-sama. Dengan semangat gotong royong, target penyelesaian jembatan diharapkan dapat tercapai sesuai rencana. Jembatan ini nantinya tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga sebagai perekat hubungan sosial antarwarga," tuturnya.

Proses pembangunan yang melibatkan langsung warga ini menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur di daerah pelosok tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada kekuatan kebersamaan masyarakat. Warga berharap jembatan gantung ini dapat segera rampung dan menjadi akses permanen yang aman bagi generasi mendatang. (PendimPBG)

Estafet Tunas Kelapa Kwarcab Purbalingga Singgah di Kertanegara, Pramuka Didorong Jadi Generasi Penjaga NKRI

 




PURBALINGGA – Semangat kebersamaan dan nasionalisme mewarnai pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah Kwartir Cabang (Kwarcab) Purbalingga 2026 yang berlangsung di Area Artansi, Desa Karangpucung, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga, Senin (7/9/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema "Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas."
Serah terima Estafet Tunas Kelapa dihadiri unsur Forkopimcam Kertanegara bersama Danramil 12/Karanganyar Kapten Inf Muhammad Iskandar.

Prosesi berlangsung dengan penyerahan Tunas Kelapa dari Mabiran pembawa kepada Mabiran penerus. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima Estafet Tunas Kelapa oleh Mabiran yang disaksikan juri dari Kwarda Jawa Tengah.

Pesan Ketua Mabida Gerakan Pramuka Jawa Tengah turut dibacakan oleh Mabiran Pasukan Penerus, Adjin, S.Pd.SD. Dalam pesan tersebut disampaikan, bahwa Estafet Tunas Kelapa bukan sekadar tradisi seremonial maupun kegiatan berjalan biasa. Di balik perjalanan tersebut, tersimpan nilai-nilai luhur perjuangan, semangat kebangsaan, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap tanah air yang diwariskan para pendahulu bangsa.

"Simbol Tunas Kelapa menggambarkan tekad setiap anggota Pramuka untuk tumbuh menjadi pribadi yang berguna bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tuturnya. 

Para peserta juga diingatkan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan selama mengikuti perjalanan estafet. Semangat kebersamaan, gotong royong dan kedisiplinan diharapkan terus menjadi bagian dari perjalanan para anggota Pramuka.

"Jadikan estafet ini sebagai ajang pembuktian bahwa generasi muda Pramuka siap menjaga Pancasila dan keutuhan NKRI," pesannya.

Menurut keterangan Danramil 12/Karanganyar Kapten Inf Muhammad Iskandar, setelah prosesi serah terima, kegiatan dilanjutkan dengan pemberangkatan pasukan menuju etape berikutnya.

"Pemberangkatan pasukan dilakukan oleh Mabiran dengan didampingi juri dari Kwarda Jawa Tengah menuju Etape Kecamatan Karangmoncol," ujarnya. 

Perjalanan Estafet Tunas Kelapa tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda melalui kegiatan kepramukaan. (MK/Pendim Pbg)