Minggu, 25 Oktober 2026

I SST Anggota Kodim Purbalingga Ikuti Apel Operasi Patuh Candi 2026

 


PURBALINGGA – Wujudkan keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas, satu Satuan Setingkat Pleton (1 SST) anggota Kodim 0702/Purbalingga mengikuti apel gelar pasukan Operasi Patuh Candi 2026 di Lapangan Apel Mapolres Purbalingga, Senin (26/10/2026).

Operasi Patuh Candi 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Kegiatan ini menjadi langkah bersama dalam meningkatkan kedisiplinan masyarakat, menekan pelanggaran lalu lintas, serta mendorong terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, khususnya di wilayah

Bersatu Padu, TNI dan Warga Bangun Jalan Baru di Desa Bantarbaran

 


PURBALINGGA – Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat terus diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Kali ini, anggota TNI bersama warga bahu-membahu membangun jalan baru di Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Senin (26/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 Kodim 0702/Purbalingga, yang bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.

Pembangunan jalan baru ini diharapkan dapat mempermudah akses transportasi warga, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung aktivitas perekonomian dan distribusi hasil pertanian. Dengan akses jalan yang semakin baik, masyarakat diharapkan dapat menikmati manfaat pembangunan secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, Danramil 13/Rembang Letda Inf Teguh Rahayu, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI bersama masyarakat merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan daerah.

“Melalui program TMMD ini, kami ingin membantu meningkatkan kualitas infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Semangat gotong royong antara anggota TNI dan warga menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan pembangunan jalan ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam menyukseskan program TMMD. Oleh karena itu, pihaknya berharap semangat gotong royong tersebut terus terpelihara, tidak hanya selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Program TMMD Sengkuyung Tahap IV Kodim 0702/Purbalingga menjadi salah satu bentuk sinergi TNI dan pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan.

Dengan semangat bersatu padu, TNI dan rakyat, pembangunan jalan baru di Desa Bantarbarang diharapkan membawa manfaat jangka panjang serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.(Pendim 0702/Purbalingga)

PURBALINGGA – Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat terus diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Kali ini, anggota TNI bersama warga bahu-membahu membangun jalan baru di Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Senin (26/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 Kodim 0702/Purbalingga, yang bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.

Pembangunan jalan baru ini diharapkan dapat mempermudah akses transportasi warga, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung aktivitas perekonomian dan distribusi hasil pertanian. Dengan akses jalan yang semakin baik, masyarakat diharapkan dapat menikmati manfaat pembangunan secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, Danramil 13/Rembang Letda Inf Teguh Rahayu, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI bersama masyarakat merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan daerah.

“Melalui program TMMD ini, kami ingin membantu meningkatkan kualitas infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Semangat gotong royong antara anggota TNI dan warga menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan pembangunan jalan ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam menyukseskan program TMMD. Oleh karena itu, pihaknya berharap semangat gotong royong tersebut terus terpelihara, tidak hanya selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Program TMMD Sengkuyung Tahap IV Kodim 0702/Purbalingga menjadi salah satu bentuk sinergi TNI dan pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan.

Dengan semangat bersatu padu, TNI dan rakyat, pembangunan jalan baru di Desa Bantarbarang diharapkan membawa manfaat jangka panjang serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.(Pendim 0702/Purbalingga)

Kamis, 22 Oktober 2026

Kodim 0702/Purbalingga Terima Wasgiat Ketatalaksanaan Binter Tahun 2026 dari Kodam IV/Diponegoro

 



PURBALINGGA – Kodim 0702/Purbalingga menerima kunjungan Tim Pengawasan Kegiatan (Wasgiat) Ketatalaksanaan Pembinaan Teritorial (Binter) Tahun 2026 dari Kodam IV/Diponegoro. Kegiatan tersebut berlangsung di Koramil 03/Kalimanah, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Kamis (22/10/2026).

Tim dari Kodam IV/Diponegoro dipimpin oleh Pabandya Puanter Kodam IV/Diponegoro, Mayor Eko Guruh. Kegiatan ini dilaksanakan untuk melakukan pengecekan terhadap pelaksanaan ketatalaksanaan Binter, sekaligus memastikan tertib administrasi dan kesesuaian pelaksanaan program pembinaan teritorial di satuan kewilayahan.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengecekan produk administrasi ketatalaksanaan Binter, meliputi Rencana Garis Besar (RGB), Rencana Pelaksanaan (Renlak), dan Laporan Pelaksanaan (Laplak). Selain itu, pemeriksaan juga mencakup pengumpulan data teritorial (Puldata Ter), analisis kejadian, penyusunan rencana kegiatan (Rengiat), serta laporan kegiatan (Lapgiat) Binter.

Pabandya Puanter Kodam IV/Diponegoro, Mayor Eko Guruh, menyampaikan bahwa kegiatan pengawasan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan pelaksanaan ketatalaksanaan Binter berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Melalui kegiatan Wasgiat ini, kami melaksanakan pengecekan terhadap administrasi dan pelaksanaan kegiatan pembinaan teritorial di satuan kewilayahan. Harapannya, seluruh produk administrasi dapat tersusun dengan tertib, lengkap, dan sesuai ketentuan, sehingga pelaksanaan Binter dapat berjalan secara terarah dan optimal,” ungkapnya.

Sementara itu, Danramil 03/Kalimanah, Kapten Inf Walyadi, menyambut baik pelaksanaan kegiatan Wasgiat Ketatalaksanaan Binter tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana evaluasi sekaligus pembelajaran bagi satuan dalam meningkatkan kualitas administrasi dan pelaksanaan tugas pembinaan teritorial.

“Kami menyambut baik kegiatan pengawasan ini sebagai bentuk evaluasi dan pembinaan bagi satuan. Melalui pengecekan ini, kami dapat mengetahui hal-hal yang perlu ditingkatkan, baik dalam penyusunan administrasi maupun pelaksanaan kegiatan Binter di wilayah Koramil 03/Kalimanah,” ujar Kapten Inf Walyadi.

Dengan adanya Wasgiat Ketatalaksanaan Binter Tahun 2026 dari Kodam IV/Diponegoro, diharapkan jajaran Kodim 0702/Purbalingga semakin meningkatkan profesionalisme, ketertiban administrasi, serta kualitas pelaksanaan pembinaan teritorial guna memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.(Pendim 0702/Purbalingga)





Rabu, 21 Oktober 2026

Garjas Periodik II Tingkatkan Kesiapan Prajurit di Wilayah

 

 

 


PURBALINGGA – Dalam rangka menjaga kebugaran dan meningkatkan kemampuan personel Kodim 0702/Purbalingga melaksanakan Tes Kesegaran Jasmani (Garjas) Periodik II Tahun Anggaran 2026 serta ketangkasan renang dasar. Kegiatan berlangsung di Lapangan Goentoer Darjono dan Kolam Renang Owabong, Kabupaten Purbalingga, Kamis (22/10/2026).

Pelaksanaan Garjas periodik merupakan bagian dari program pembinaan fisik prajurit TNI Angkatan Darat yang digelar secara berkala dan diikuti oleh Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS. Kegiatan ini bertujuan mengukur tingkat kebugaran jasmani setiap personel sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap pembinaan fisik yang telah dijalankan di satuan.

Komandan Kodim 0702/Purbalingga, Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., menegaskan bahwa kondisi fisik prima merupakan fondasi utama kesiapan prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan tugas kewilayahan. 

“Garjas bukan sekadar rutinitas administrasi, melainkan tolok ukur kesiapan fisik prajurit. Fisik yang prima akan membuat pelaksanaan tugas di lapangan lebih optimal dan profesional,” ujarnya.

Selain tes kesegaran jasmani, kegiatan ini juga mencakup renang dasar sebagai bagian dari pembinaan kemampuan dasar prajurit. Kemampuan renang dinilai penting untuk meningkatkan keterampilan di air, ketahanan fisik, serta kesiapsiagaan personel dalam situasi yang membutuhkan mobilitas di perairan.

Perwira Seksi Personel (Pasipers) Kodim 0702/Purbalingga, Kapten Inf Abu Khasan, menambahkan bahwa renang militer bukan hanya latihan fisik, tetapi juga sarana melatih mental dan teknik bertahan di air. 

“Renang dasar melatih ketahanan, keberanian, dan kesiapsiagaan personel. Ini adalah kemampuan dasar yang wajib dikuasai setiap prajurit TNI AD,” tegasnya.

Melalui Garjas Periodik II TA 2026 dan renang dasar militer ini, seluruh prajurit Kodim 0702/Purbalingga diharapkan dapat mengetahui tingkat kemampuan fisiknya masing-masing serta terus meningkatkan kebugaran melalui pembinaan yang teratur dan berkesinambungan. (Pendim 0702/Purbalingga)


Senin, 19 Oktober 2026

Tim Verifikasi dan Validasi Mabes TNI Tinjau Kesiapan Operasional KDKMP di Wilayah Kodim 0702/Purbalingga

 

 




PURBALINGGA – Dalam rangka memastikan kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Tim Verifikasi dan Validasi Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) melaksanakan kegiatan verifikasi dan validasi penyiapan operasional KDKMP di wilayah Kodim 0702/Purbalingga. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk memastikan kesiapan KDKMP sebelum beroperasi, baik dari aspek administrasi, sarana dan prasarana, maupun berbagai komponen pendukung lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tim Verifikasi dan Validasi Mabes TNI dipimpin oleh Laksamana Pertama TNI Bambang Wasito, S.E., M.Han. Kehadiran tim tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan sekaligus melakukan pengecekan terhadap berbagai aspek yang berkaitan dengan kesiapan operasional KDKMP di wilayah Kabupaten Purbalingga.

Melalui kegiatan verifikasi dan validasi ini, diharapkan setiap tahapan penyiapan KDKMP dapat berjalan sesuai dengan rencana, sehingga keberadaan koperasi mampu mendukung penguatan ekonomi masyarakat di tingkat desa serta mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.

Selain itu, penyiapan KDKMP diharapkan dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan koperasi yang tertib, profesional, dan berkelanjutan.

Kodim 0702/Purbalingga sebagai satuan kewilayahan terus mendukung pelaksanaan program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan seluruh unsur terkait menjadi faktor penting dalam mendukung kesiapan serta keberhasilan operasional KDKMP.(Pendim 0702/Purbalingga)


Hutan Pinus di Desa Sirau Terbakar, Petugas Terkendala Medan Curam dan Angin Kencang

 

 

 


PURBALINGGA – Kebakaran hutan pinus milik Perhutani di Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga, Senin (19/10/2026), menghanguskan lahan sekitar 2,5 hektare.

 Petugas gabungan dari Kodim 0702/Purbalingga, Polsek, BPBD, Damkar Purbalingga, Perhutani, dan masyarakat dikerahkan untuk menangani kebakaran yang hingga pukul 18.00 WIB belum berhasil dipadamkan akibat medan yang curam serta angin kencang.

Babinsa Koramil 11/Karangmoncol untuk Desa Sirau, Koptu Lanaru, menyampaikan bahwa kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Kondisi geografis lokasi yang sulit dijangkau, ditambah embusan angin kencang, menjadi kendala dalam upaya pemadaman api.

Sejumlah petugas dari Kodim 0702/Purbalingga, Polsek Karangmoncol, BPBD, Damkar Purbalingga, Perhutani, serta masyarakat setempat diterjunkan untuk membantu penanganan kebakaran.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut merupakan bentuk sinergi dalam menghadapi bencana kebakaran hutan, sekaligus sebagai upaya mengendalikan penyebaran api agar tidak meluas ke area lainnya.

Hingga pukul 18.00 WIB, api masih belum berhasil dipadamkan. Petugas menghadapi tantangan berupa kemiringan medan yang curam dan angin kencang yang berpotensi menyulitkan proses pemadaman.

Petugas gabungan terus berupaya menangani kebakaran dengan mempertimbangkan kondisi medan dan keselamatan petugas di lapangan.
Masyarakat di sekitar lokasi juga diharapkan tetap waspada serta mengikuti arahan petugas guna menghindari risiko akibat kebakaran.

Kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan, terutama saat kondisi cuaca dan lingkungan dapat mempercepat penyebaran api. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran secara sembarangan dan segera melaporkan kepada petugas apabila mengetahui munculnya titik api.(Pendim 0702/Purbalingga)

Minggu, 18 Oktober 2026

Sinergi TNI-Polri dan BPBD Purbalingga, Padamkan Kebakaran Hutan Milik Perhutani

 

 




PURBALINGGA – Sinergi TNI-Polri bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga ditunjukkan dalam penanganan kebakaran hutan milik Perum Perhutani di Dukuh Pondok Nangka, Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Minggu (18/10/2026).

Babinsa Koramil 10/Mrebet, Sertu Muhtarom, turut terlibat bersama unsur terkait dalam upaya penanganan kebakaran yang diperkirakan menghanguskan sekitar 1,5 hektare kawasan hutan tersebut.

Kehadiran aparat TNI bersama unsur terkait merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan lingkungan sekaligus upaya mengantisipasi meluasnya kebakaran ke area hutan lainnya.

Sertu Muhtarom menyampaikan bahwa sinergi dan kerja sama seluruh unsur di lapangan sangat diperlukan dalam menangani kebakaran hutan, terutama untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah api meluas.

“Penanganan kebakaran hutan membutuhkan kerja sama semua pihak. Kami bersama unsur terkait berupaya melakukan penanganan agar kebakaran tidak meluas dan situasi dapat segera terkendali,” ujar Sertu Muhtarom.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, khususnya saat beraktivitas di sekitar kawasan hutan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sembarangan dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya titik api, sehingga dapat segera ditangani oleh petugas,” tambahnya.

Sinergi TNI-Polri, BPBD, dan unsur terkait tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan.

Melalui kerja sama yang solid, diharapkan penanganan kebakaran dapat berjalan efektif dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kawasan hutan semakin meningkat.(Pendim 0702/Purbalingga)