Minggu, 21 Juni 2026

Jembatan Perintis Garuda, Simbol Kemanunggalan di Purbalingga

 


PURBALINGGA – Kemanunggalan TNI dan rakyat kembali mewujud secara nyata di wilayah Kabupaten Purbalingga. Personel Komando Distrik Militer (Kodim) 0702/Purbalingga bersama warga masyarakat bahu-membahu melaksanakan pembangunan infrastruktur penting berupa Jembatan Perintis Garuda Tahap V yang berlokasi di area Sungai Kalisoso, Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Senin (22/06/2026).


Jembatan perintis tersebut dirancang untuk membuka aksesibilitas, memperlancar mobilitas warga, serta mendongkrak denyut perekonomian di kawasan perdesaan yang selama ini terkendala oleh kondisi geografis.


​Medan yang cukup menantang di sekitar perbukitan dan rumpun bambu tidak menyurutkan semangat kerja bakti tersebut. Senyum dan keakraban yang terpancar di antara mereka mempertegas komitmen TNI yang selalu hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat.


​Program Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V ini merupakan bagian dari bakti TNI untuk negeri, khususnya dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah pinggiran atau terisolasi. Melalui gotong-royong, pengerjaan yang berat menjadi lebih ringan dan hubungan emosional antara TNI dan rakyat semakin kukuh.


​Warga Desa Serayularangan menyambut gembira dan bersyukur atas kehadiran program ini. Dengan adanya jembatan baru di Sungai Kalisoso tersebut di harapkan transportasi antar-dukuh maupun akses menuju lahan pertanian akan menjadi jauh lebih aman dan cepat, tanpa harus khawatir saat debit air sungai meningkat. (Pendim PBG)

Sabtu, 20 Juni 2026

Penantian Panjang Terjawab, Jembatan Garuda di Wanogara Wetan Mulai Dibangun

 


PURBALINGGA - Penantian panjang masyarakat Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, akhirnya mulai terjawab. Kabar gembira itu hadir melalui dimulainya pembangunan Jembatan Garuda yang digagas pemerintah pusat sebagai bagian dari program pembangunan infrastruktur Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. 


Pembangunan jembatan gantung tersebut disambut antusias warga, karena dinilai menjadi solusi penting bagi kebutuhan akses penghubung antarwilayah, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pedesaan, khususnya di sektor pertanian.


Jembatan yang melintasi Sungai Gintung itu nantinya akan menghubungkan Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang dengan Desa Tegalpingen, Kecamatan Pengadegan. Kehadiran jembatan tersebut diproyeksikan menjadi akses utama masyarakat antar desa maupun antar kecamatan.


Danramil 13/Rembang, Kapten Arm Mindoko mengatakan, saat ini pembangunan masih memasuki tahap awal. Namun demikian, masyarakat sudah mulai merasakan harapan baru atas hadirnya akses penghubung yang selama ini dinantikan.


“Jembatan gantung ini nantinya akan menjadi akses pendekat bagi dua desa dan dua kecamatan. Selain mempercepat mobilitas warga, keberadaannya juga akan sangat membantu aktivitas pertanian masyarakat,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026). 


Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan serta meningkatkan konektivitas masyarakat.


Sementara itu, Babinsa Desa Wanogara Wetan, Serda Supriyo Hadi menyampaikan, bahwa warga menyambut baik dimulainya pembangunan jembatan tersebut. Ia menilai keberadaan jembatan akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.


“Selama ini warga harus menempuh jalur yang cukup jauh untuk menuju wilayah seberang. Dengan adanya pembangunan jembatan ini, nantinya akses masyarakat akan lebih mudah, cepat, dan aman,” katanya.


Ia berharap pembangunan Jembatan Garuda dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga nantinya bisa dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat, terutama dalam distribusi hasil pertanian dan mobilitas warga antarwilayah. (Mk Pen0702)

Kamis, 18 Juni 2026

Pembangunan Jembatan Gantung Desa Serang Capai Tahap Finishing

 


PURBALINGGA - Pembangunan jembatan gantung di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, kini memasuki tahap finishing. Infrastruktur yang dibangun melalui kolaborasi TNI bersama masyarakat tersebut menjadi harapan baru bagi warga untuk meningkatkan mobilitas dan memperlancar aktivitas ekonomi di wilayah setempat.


Sejumlah pekerjaan akhir terus dikebut agar jembatan dapat segera difungsikan. Penyelesaian fasilitas pendukung, pengecekan konstruksi, hingga penataan area sekitar jembatan menjadi fokus utama dalam tahapan akhir pembangunan.


Danramil 09/Karangreja Kapten Cba Heri Susanto mengatakan, progres pembangunan menunjukkan perkembangan yang sangat baik dan saat ini telah memasuki tahap penyempurnaan.


"Alhamdulillah, pembangunan jembatan gantung Desa Serang sudah memasuki tahap finishing. Saat ini kami bersama seluruh pihak terkait terus memastikan setiap bagian konstruksi selesai dengan baik, sehingga nantinya jembatan dapat digunakan secara aman dan nyaman oleh masyarakat," ujarnya, Jumat (19/6/2026).


Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut akan memberikan dampak besar bagi warga, terutama dalam mempercepat akses antarwilayah yang selama ini menjadi kendala bagi masyarakat. Selain mempermudah mobilitas warga, jembatan gantung juga diharapkan mampu mendukung aktivitas sektor pertanian. 


Kapten Cba Heri Susanto menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi salah satu faktor penting yang mendorong percepatan pekerjaan hingga mencapai tahap akhir.


"Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga sangat luar biasa. Ini membuktikan bahwa pembangunan akan berjalan lebih cepat dan optimal ketika dikerjakan bersama-sama demi kepentingan masyarakat," katanya.


Kehadirannya diharapkan menjadi sarana penghubung yang tidak hanya mempersingkat waktu tempuh, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan warga di kawasan pegunungan Karangreja. (Mk/Pen0702)

Jembatan Gantung Permudah Mobilitas Warga Desa Serang

 


PURBALINGGA – Proses pembangunan jembatan gantung di Desa Serang kini terus berlangsung dan telah memasuki tahap akhir atau penyelesaian. Konstruksi jembatan tampak kokoh dan siap mendukung konektivitas masyarakat setempat setelah seluruh pekerjaan penyempurnaan rampung dilaksanakan.


Saat ini, pekerjaan yang masih berjalan meliputi penyelesaian detail konstruksi, pengecekan keamanan, serta penyempurnaan fasilitas pendukung guna memastikan jembatan dapat digunakan secara optimal dan aman oleh masyarakat, Kamis (18/6/2026).


Di lokasi pembangunan, Danramil 09/Karangreja, Kapten Cba Heri Susanto, berharap jembatan yang berada di wilayah Kecamatan Karangreja tersebut dapat menjadi infrastruktur strategis yang mempermudah aktivitas warga, khususnya dalam menunjang mobilitas harian, distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan akses antarkawasan.


“Kami berharap keberadaan jembatan gantung ini dapat menjadi bagian dari upaya peningkatan infrastruktur di wilayah pegunungan Kabupaten Purbalingga, khususnya di kawasan Desa Serang yang dikenal sebagai daerah pertanian dan desa wisata di lereng Gunung Slamet,” ungkapnya.


Masyarakat menyambut positif perkembangan pembangunan tersebut dan berharap jembatan segera dapat difungsikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kualitas pelayanan dan aksesibilitas bagi warga. (SW)

Sabtu, 13 Juni 2026

Harapan Warga Desa Serang Segera Terwujud, Jembatan Gantung Masuki Tahap Finishing

 


PURBALINGGA – Harapan masyarakat Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, untuk memiliki akses penghubung yang lebih aman dan mudah kini semakin dekat menjadi kenyataan. Pembangunan jembatan gantung yang dikerjakan melalui sinergi TNI bersama warga setempat telah memasuki tahap finishing dan diproyeksikan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.


Progres pembangunan yang terus menunjukkan perkembangan positif tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi warga. Kehadiran jembatan gantung diyakini akan memperlancar mobilitas masyarakat, mempersingkat waktu tempuh, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di wilayah Desa Serang serta daerah sekitarnya.


Danramil 09/Karangreja, Kapten Cba Heri Susanto mengatakan, bahwa saat ini pekerjaan pembangunan telah memasuki tahap penyelesaian akhir. Berbagai pekerjaan penyempurnaan terus dilakukan, guna memastikan seluruh konstruksi memenuhi standar keamanan sebelum digunakan masyarakat.


"Pekerjaan yang tersisa saat ini merupakan tahap penyelesaian akhir. Kami terus melakukan pengawasan agar seluruh bagian konstruksi memenuhi standar keamanan dan kualitas yang telah ditetapkan," ujar Kapten Heri Susanto, Minggu (14/6/2026).


Ia menjelaskan, jika keberadaan jembatan gantung tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan akses masyarakat yang selama ini menjadi harapan warga. Selain mempercepat mobilitas warga, jembatan juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan aktivitas perekonomian masyarakat.


Sementara itu, Babinsa Desa Serang, Pelda Arif Setiakawan menuturkan, bahwa percepatan pembangunan tidak terlepas dari tingginya partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pekerjaan. Semangat gotong royong yang terus terjaga menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan pembangunan hingga mendekati tahap akhir.


"Warga terus berpartisipasi dalam proses pembangunan. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi modal utama sehingga pekerjaan dapat berjalan lancar dan sesuai target," kata Pelda Arif.


Dengan progres yang kini terus bergerak menuju penyelesaian, jembatan gantung Desa Serang diharapkan segera dapat dioperasikan. Infrastruktur tersebut tidak hanya menjadi sarana penghubung yang memudahkan akses warga, tetapi juga menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat. (MK/Pen0702)

Jumat, 12 Juni 2026

Masuki Tahap Akhir, Jembatan Gantung Desa Serang Siap Pangkas Waktu Tempuh Warga

 


​PURBALINGGA – Harapan masyarakat Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga untuk menikmati akses jalan yang lebih cepat akan segera terwujud. Proyek pembangunan jembatan gantung yang dikerjakan lewat aksi gotong royong antara TNI dan warga setempat kini telah memasuki fase penyempurnaan (finishing).Sabtu (13/6/2026). 


​Guna memastikan infrastruktur ini bisa secepatnya beroperasi, serangkaian pekerjaan akhir terus dipacu di lapangan. Fokus utama petugas saat ini meliputi perapian area sekitar, pengecekan kelaikan struktur bangunan, hingga penuntasan fasilitas-fasilitas penunjang jembatan.


​Kemajuan positif ini dikonfirmasi langsung oleh Danramil 09/Karangreja, Kapten Cba Heri Susanto. Ia menyebutkan bahwa seluruh tim tengah bekerja keras memastikan keamanan jembatan sebelum resmi dibuka untuk umum.


​"Puji syukur, pengerjaan jembatan gantung di Desa Serang sudah berada di tahap akhir. Saat ini fokus kami adalah memastikan seluruh elemen konstruksi tuntas dengan sempurna, sehingga masyarakat bisa melintasinya dengan rasa aman dan nyaman," jelasnya. 


​Lebih lanjut, Danramil 09/Karangreja, menjelaskan bahwa jembatan ini diproyeksikan menjadi solusi atas kendala aksesibilitas yang selama ini dihadapi warga setempat. Dengan terhubungnya jalur ini, mobilitas harian masyarakat dipastikan jauh lebih efisien, sekaligus mampu mendongkrak denyut perekonomian di sektor pertanian.


​Keberhasilan proyek yang berjalan cepat ini tidak lepas dari kontribusi aktif dan kerja keras masyarakat yang bahu-bahu di lapangan sejak awal pembangunan.


​"Partisipasi dan semangat kebersamaan warga di sini sangat patut diancungi jempol. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa proyek fasilitas publik dapat rampung lebih cepat dan maksimal berkat kekuatan gotong royong," pungkasnya.


​Dengan rampungnya jembatan gantung ini, masyarakat di wilayah pegunungan Karangreja kini bersiap menyambut kemudahan akses transportasi yang tidak hanya mempersingkat jarak, tetapi juga membawa dampak positif bagi taraf hidup mereka. (Sw)

Rabu, 10 Juni 2026

Pembangunan Jembatan Gantung Desa Serang Capai Tahap Finishing, Akses Warga Segera Terhubung Lebih Cepat

 



PURBALINGGA - Pembangunan jembatan gantung di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, kini memasuki tahap finishing. Infrastruktur yang dibangun melalui kolaborasi TNI bersama masyarakat tersebut menjadi harapan baru bagi warga untuk meningkatkan mobilitas dan memperlancar aktivitas ekonomi di wilayah setempat.

Sejumlah pekerjaan akhir terus dikebut agar jembatan dapat segera difungsikan. Penyelesaian fasilitas pendukung, pengecekan konstruksi, hingga penataan area sekitar jembatan menjadi fokus utama dalam tahapan akhir pembangunan.

Danramil 09/Karangreja Kapten Cba Heri Susanto mengatakan, progres pembangunan menunjukkan perkembangan yang sangat baik dan saat ini telah memasuki tahap penyempurnaan.

"Alhamdulillah, pembangunan jembatan gantung Desa Serang sudah memasuki tahap finishing. Saat ini kami bersama seluruh pihak terkait terus memastikan setiap bagian konstruksi selesai dengan baik, sehingga nantinya jembatan dapat digunakan secara aman dan nyaman oleh masyarakat," ujarnya, Kamis (12/6/2026).

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut akan memberikan dampak besar bagi warga, terutama dalam mempercepat akses antarwilayah yang selama ini menjadi kendala bagi masyarakat. Selain mempermudah mobilitas warga, jembatan gantung juga diharapkan mampu mendukung aktivitas sektor pertanian. 

Kapten Cba Heri Susanto menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi salah satu faktor penting yang mendorong percepatan pekerjaan hingga mencapai tahap akhir.

"Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga sangat luar biasa. Ini membuktikan bahwa pembangunan akan berjalan lebih cepat dan optimal ketika dikerjakan bersama-sama demi kepentingan masyarakat," katanya.

Kehadirannya diharapkan menjadi sarana penghubung yang tidak hanya mempersingkat waktu tempuh, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan warga di kawasan pegunungan Karangreja. (Mk/Pen0702