Selasa, 02 Juni 2026

TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Purbalingga

 

 



PURBALINGGA - Semangat gotong royong kembali terlihat dalam pembangunan infrastruktur pedesaan. Anggota TNI bersama masyarakat bahu-membahu melaksanakan pemasangan lantai jembatan gantung di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Rabu (3/6/2026).

Pembangunan jembatan yang menjadi salah satu kebutuhan vital masyarakat tersebut kini memasuki tahapan penting, yakni pemasangan lantai dan penyempurnaan struktur pendukung. Kehadiran anggota TNI bersama warga tidak hanya mempercepat pekerjaan, namun mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan daerah.

Para Babinsa Koramil 09/Karangreja bersama warga setempat bekerja secara bergotong royong memasang rangka baja yang berfungsi sebagai struktur pendukung lantai jembatan. Setelah itu, pekerjaan dilanjutkan dengan pemasangan dek atau lantai jembatan yang nantinya akan menjadi jalur utama penyeberangan masyarakat.

Babinsa Desa Serang, Pelda Arif Setiakawan, mengatakan, bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan jembatan merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antar wilayah.

"Pembangunan jembatan ini sangat penting bagi masyarakat. Kami bersama warga bekerja secara gotong royong agar proses pengerjaan dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Danramil 09/Karangreja Kapten Cba Heri Susanto menjelaskan, bahwa pembangunan jembatan gantung tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi mobilitas warga, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat di wilayah pedesaan Karangreja.

"Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, akan tetapi menjadi akses penting yang akan mempermudah mobilitas masyarakat. Dengan terbangunnya jembatan yang aman dan layak, diharapkan roda perekonomian warga semakin berkembang dan akses lebih mudah dijangkau," jelasnya.

Kapten Cba Heri Susanto menambahkan, jika sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan selama proses pembangunan diharapkan terus terjaga demi mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

"Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, jembatan gantung Desa Serang diharapkan segera rampung dan menjadi simbol hadirnya kolaborasi nyata antara TNI dan rakyat dalam membangun negeri dari pelosok desa," pungkasnya. (Mk/Pen0702)


Senin, 01 Juni 2026

Dari Purbalingga, Pancasila Dikobarkan sebagai Ideologi Hidup yang Menyatukan dan Mendamaikan Dunia

 

 




PURBALINGGA – Komandan Kodim 0702/Purbalingga, Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., bersama unsur Forkopimda Purbalingga mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Pendopo Dipokusumo Kabupaten Purbalingga, Senin (1/6/2026).

Upacara tersebut turut diikuti oleh personel TNI, Polri, pelajar dan berbagai elemen masyarakat yang tampil anggun dengan mengenakan busana adat Jawa.

Pada upacara yang berlangsung khidmat itu, Danramil 06/Kemangkon, Kapten Inf Imam Tabiin, bertindak sebagai komandan upacara. Adapun Inspektur Upacara adalah Bupati Purbalingga, H. Fahmi Muhammad Hanif. Dalam amanatnya, bupati membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang menegaskan bahwa Pancasila berperan sebagai pemersatu keberagaman bangsa sekaligus pedoman Indonesia dalam mewujudkan perdamaian, keadilan, dan persatuan di tengah dinamika global.

Tema peringatan tahun ini, yakni "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", selaras dengan komitmen Indonesia untuk menjaga persatuan nasional, memperkuat toleransi, serta berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia melalui nilai-nilai Pancasila.

Indonesia telah menunjukkan kontribusi aktif dalam pengiriman pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran mediasi yang tangguh pada konflik regional, serta konsistensi dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa yang terjajah. Hal ini menjadi bukti empiris yang tidak terbantahkan sekaligus mencerminkan kredo moral bahwa perdamaian sejati bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan yang merata bagi seluruh umat manusia.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan peringatan tegas bahwa kemajuan ekonomi yang pesat dan lompatan teknologi yang masif, tanpa disertai arah moral yang jelas, dapat menyesatkan peradaban. Oleh sebab itu, generasi muda diajak merevitalisasi Pancasila menjadi ideologi yang hidup (living ideology). Pancasila tidak boleh terjebak sebagai hiasan dinding yang beku atau sekadar teks mati dalam buku sejarah, melainkan harus termanifestasi nyata dalam tindakan sehari-hari.

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Purbalingga juga menjadi wujud kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga semangat persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
(Sw-Pendim PBG)


Sabtu, 30 Mei 2026

Percepat Pembangunan KDKMP, Dandim Purbalingga Perkuat Sinergi Lintas Sektor

 

 




PURBALINGGA - Upaya mempercepat pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Purbalingga terus didorong melalui penguatan sinergi lintas sektor. Komandan Kodim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Forkopimda di Ruang Rapat Ardilawet Setda Kabupaten Purbalingga, pada Jumat (29/5/2026).

Rapat koordinasi tersebut menjadi forum untuk menyatukan langkah antara pemerintah daerah, TNI, serta instansi terkait dalam menyelesaikan berbagai kendala pembangunan KDKMP yang hingga kini masih dihadapi sejumlah desa dan kelurahan di wilayah Purbalingga.

Dalam arahannya, Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., menyampaikan, bahwa sejak beberapa bulan terakhir pemerintah bersama seluruh elemen telah memiliki harapan besar agar seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Purbalingga memiliki KDKMP. Namun dalam pelaksanaannya, sejumlah hambatan teknis masih menjadi tantangan utama.

"Kendala yang dihadapi antara lain persoalan kesiapan lahan, perizinan, hingga mekanisme teknis lainnya, sehingga pembangunan di beberapa desa dan kelurahan belum berjalan optimal," ujarnya. 

Dandim menjelaskan, dari total 239 desa dan kelurahan di Kabupaten Purbalingga, sebanyak 156 lokasi telah selesai dibangun. Sementara itu, pembangunan di wilayah kelurahan baru terealisasi di dua titik. Dengan demikian, masih terdapat 83 desa dan kelurahan yang hingga saat ini belum memulai pembangunan. Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan perhatian dan kerjasama dari seluruh pihak agar target pembangunan dapat segera tercapai.

"Kami berkumpul hari ini untuk saling berbagi solusi dan menyamakan langkah agar pembangunan ke depan bisa terlaksana lebih baik," katanya.

Dandim juga menegaskan, bahwa pemerintah pusat memberi perhatian serius terhadap percepatan pembangunan KDKMP. Karena itu, desa-desa yang telah menyiapkan lahan diminta segera menyerahkan data untuk direkap dan dilaporkan sebagai bahan pengajuan pembangunan tahap berikutnya.

"Bagi desa yang sudah siap lahannya silakan segera diserahkan datanya. Sedangkan yang masih terkendala lahan dapat dikomunikasikan dengan pemerintah daerah, karena lebih memahami mekanisme dan teknis penyelesaiannya," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Purbalingga, Nugroho Priyo Pratomo, memaparkan perkembangan terbaru pembangunan KDKMP di wilayah tersebut.
Ia menyebutkan, hingga saat ini sebanyak 86 unit telah selesai dibangun dan 70 unit lainnya masih dalam proses pengerjaan. Pemerintah daerah kini tengah memfokuskan upaya pada percepatan penyelesaian pembangunan dengan target rampung pada Agustus 2026.

"Masih ada 83 unit yang belum memulai proses pembangunan. Ini menjadi perhatian bersama agar seluruh target dapat terpenuhi," katanya.

Nugroho menambahkan, percepatan pembangunan KDKMP juga mendapat dukungan melalui surat edaran Kementerian Dalam Negeri yang mendorong pemerintah daerah membantu desa-desa yang mengalami kendala pembangunan.

Menurutnya, pemerintah daerah akan melakukan pendataan dan pemetaan terhadap lokasi-lokasi yang belum memungkinkan untuk dibangun, termasuk desa yang terkendala lahan maupun persoalan administratif lainnya. (Mk/Pen0702).



Kamis, 28 Mei 2026

Dandim 0702/Purbalingga dan Ketua Persit Serahkan Hewan Kurban kepada Panitia

 

 

PURBALINGGA – Komandan Kodim 0702/Purbalingga, Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., bersama Ketua Persit KCK Cabang XVII DIM 0702/PBG, Nyonya Inggrit Aries Ika Satria, menyerahkan seekor sapi kurban kepada panitia di Makodim 0702/Purbalingga, Jalan Letjen S. Parman No. 1, Kelurahan Bancar, Purbalingga, Rabu (27/5/2026).

Penyerahan secara simbolis ini merupakan wujud kepedulian dan keteladanan pimpinan satuan dalam menyambut Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M.

Pada kesempatan tersebut, Dandim 0702/Purbalingga menyampaikan bahwa ibadah kurban merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT, sekaligus momentum untuk mempererat solidaritas dengan masyarakat sekitar.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan dan mengajak seluruh anggota untuk memaknai kurban sebagai sarana mendekatkan diri kepada Tuhan serta berbagi kepada sesama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kurban Kodim 0702/Purbalingga, Kapten Inf M. Iskandar, menyambut baik penyerahan hewan kurban tersebut. Ia memastikan bahwa proses penyembelihan akan dilakukan sesuai syariat Islam.

“Kami menyambut baik penyerahan ini dan memastikan proses penyembelihan hewan kurban dilakukan sesuai syariat Islam,” katanya.

Ia menambahkan, “Selanjutnya, paket daging kurban akan didistribusikan kepada warga dan para penarik becak di lingkungan sekitar Makodim 0702/Purbalingga.”

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota TNI dan Persit dapat terus terinspirasi untuk senantiasa menebar manfaat serta kepedulian di tengah masyarakat. (Sw Pendim PBG)



Senin, 20 April 2026

Pengecoran Pondasi Jembatan Garuda di Serang Terus Dikebut

 


PURBALINGGA— Proses pembangunan Jembatan Garuda yang berlokasi di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, terus menunjukkan progres signifikan. Saat ini, pekerjaan pengecoran pondasi dan pemasangan besi cor tengah dikebut guna memastikan proyek selesai tepat waktu, (20/04/2026)


Kegiatan pembangunan tersebut dilaksanakan dengan intensitas tinggi, terutama pada tahap pengecoran yang menjadi bagian krusial dalam menopang kekuatan struktur jembatan. Para pekerja bersama tim terkait terus berupaya memaksimalkan waktu dan kondisi cuaca agar pekerjaan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.


Danramil 09/Karangreja, Kapten Cba Heri Susanto, menyampaikan bahwa percepatan pekerjaan ini merupakan bentuk komitmen agar jembatan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.


“Kami terus mendorong percepatan pengecoran pondasi dan pemasangan besi cor agar pembangunan Jembatan Garuda dapat selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan,” ujarnya.


Jembatan Garuda diharapkan nantinya dapat meningkatkan aksesibilitas warga serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Desa Serang dan sekitarnya.


Dengan adanya infrastruktur yang memadai, mobilitas masyarakat akan menjadi lebih mudah dan efisien.

Pengerjaan pembangunan jembatan Garuda ini juga tetap mengedepankan faktor keamanan dan kualitas konstruksi, sehingga hasil akhir dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.(Pendim 0702/Purbalinggga)

Kamis, 16 April 2026

Jembatan Desa Krangean Bakal Jadi Prioritas Pembangunan TMMD Reguler Ke-128

 



PURBALINGGA - Pembangunan jembatan di Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga, ditetapkan sebagai salah satu sasaran fisik prioritas dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun 2026 yang akan digelar oleh Kodim 0702/Purbalingga. 

Komandan Kodim 0702/Purbalingga, Letkol Inf. Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., mengatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan langkah strategis untuk membuka keterisolasian wilayah serta memperlancar mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Jembatan ini nantinya menjadi penghubung vital antar wilayah di Desa Krangean. Dengan adanya akses yang lebih baik, distribusi hasil pertanian serta akses masyarakat terhadap layanan dasar akan semakin mudah,” ujar Dandim, Senin (13/4/26). 

Tak hanya itu, Dandim juga menambahkan, jika program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, akan tetapi menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat gotong royong.

"Melalui TMMD, kami ingin menjaga dan menumbuhkan kembali budaya gotong royong serta mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat," imbuhnya.

Sementara itu, Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0702/Purbalingga, Kapten Cpl Bangun Widodo turut menjelaskan, jika penentuan sasaran pembangunan jembatan tersebut telah melalui proses kajian matang serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

"Keberadaan jembatan ini sangat dibutuhkan warga. Selama ini akses yang ada masih terbatas dan kurang memadai. Dengan pembangunan melalui TMMD, kami berharap dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan perekonomian masyarakat," jelasnya.

Selain itu, Pasiter juga menyampaikan, dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 tersebut tentunya melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah maupun partisipasi aktif masyarakat, sehingga pembangunan dapat berjalan lancar dan sukses. 

"Melalui kolaborasi yang baik, maka seluruh sasaran pembangunan diharapkan dapat terselesaikan tepat waktu serta memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Krangean," pungkasnya. (Pendim Pbg)

Peran Nyata TNI di Lapangan, Gotong Royong Bongkar RTLH Awali Persiapan TMMD ke- 128 di Krangean

 




PURBALINGGA — Peran aktif TNI dalam membantu masyarakat kembali terlihat di lapangan. Di Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, anggota TNI bersama warga turun langsung untuk melakukan pembongkaran rumah tidak layak huni (RTLH). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai persiapan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 128 Kodim 0702 Purbalingga.

Meski bekerja dibawah terik matahari, tanpa sekat, anggota TNI tampak membaur dengan warga. Mereka tidak hanya mengawasi jalannya kegiatan, tetapi juga ikut bekerja, mulai dari membongkar bagian rumah, meratakan lahan, hingga menyiapkan rangka besi sebagai pondasi bangunan baru. Kehadiran TNI pun menjadi sinergi dan energi tersendiri yang menumbuhkan semangat gotong royong.

Kegiatan pembongkaran hari ini dilakukan di salah satu warga yang menerima bantuan RTLH. Proses ini pun menjadi langkah awal sebelum rumah yang lebih aman dan layak dimulai dalam program TMMD.

Sertu Riyadi, anggota Kodim 0702 Purbalingga yang terlibat  langsung di lokasi menyampaikan bahwa, kegiatan ini merupakan wujud komitmen TNI untuk selalu hadir membantu masyarakat, khususnya dalam mengatasi kesulitan di wilayah pedesaan.

"Lewat kegiatan ini, kami ingin benar-benar memastikan masyarakat itu merasakan manfaat dari adanya program TMMD. Tidak hanya pembangunan fisik, tetapi juga kebersamaan dan kepedulian," tuturnya, Selasa (14/4/2026).

Di lapangan, kerja nyata tersebut terlihat dari pembagian tugas yang terorganisir. Sebagian anggota TNI dan warga fokus membongkar bagian bangunan lama, sementara yang lain menyiapkan material dan membersihkan area agar siap untuk tahap pembangunan berikutnya.

Pemilik rumah, Misdi mengaku sangat terbantu dengan kehadiran TNI dan warga yang bersama-sama mengerjakan proses awal renovasi tersebut. Ia berharap pembangunan rumahnya dapat berjalan lancar hingga selesai.

Program TMMD ke-128 Kodim 0702 Purbalingga sendiri menjadi salah satu wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga. Melalui kerja nyata di lapangan seperti ini, TNI tidak hanya hadir sebagai institusi negara, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut membangun desa.