Kamis, 16 April 2026

Jembatan Desa Krangean Bakal Jadi Prioritas Pembangunan TMMD Reguler Ke-128

 



PURBALINGGA - Pembangunan jembatan di Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga, ditetapkan sebagai salah satu sasaran fisik prioritas dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun 2026 yang akan digelar oleh Kodim 0702/Purbalingga. 

Komandan Kodim 0702/Purbalingga, Letkol Inf. Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., mengatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan langkah strategis untuk membuka keterisolasian wilayah serta memperlancar mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Jembatan ini nantinya menjadi penghubung vital antar wilayah di Desa Krangean. Dengan adanya akses yang lebih baik, distribusi hasil pertanian serta akses masyarakat terhadap layanan dasar akan semakin mudah,” ujar Dandim, Senin (13/4/26). 

Tak hanya itu, Dandim juga menambahkan, jika program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, akan tetapi menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat gotong royong.

"Melalui TMMD, kami ingin menjaga dan menumbuhkan kembali budaya gotong royong serta mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat," imbuhnya.

Sementara itu, Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0702/Purbalingga, Kapten Cpl Bangun Widodo turut menjelaskan, jika penentuan sasaran pembangunan jembatan tersebut telah melalui proses kajian matang serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

"Keberadaan jembatan ini sangat dibutuhkan warga. Selama ini akses yang ada masih terbatas dan kurang memadai. Dengan pembangunan melalui TMMD, kami berharap dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan perekonomian masyarakat," jelasnya.

Selain itu, Pasiter juga menyampaikan, dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 tersebut tentunya melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah maupun partisipasi aktif masyarakat, sehingga pembangunan dapat berjalan lancar dan sukses. 

"Melalui kolaborasi yang baik, maka seluruh sasaran pembangunan diharapkan dapat terselesaikan tepat waktu serta memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Krangean," pungkasnya. (Pendim Pbg)

Peran Nyata TNI di Lapangan, Gotong Royong Bongkar RTLH Awali Persiapan TMMD ke- 128 di Krangean

 




PURBALINGGA — Peran aktif TNI dalam membantu masyarakat kembali terlihat di lapangan. Di Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, anggota TNI bersama warga turun langsung untuk melakukan pembongkaran rumah tidak layak huni (RTLH). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai persiapan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 128 Kodim 0702 Purbalingga.

Meski bekerja dibawah terik matahari, tanpa sekat, anggota TNI tampak membaur dengan warga. Mereka tidak hanya mengawasi jalannya kegiatan, tetapi juga ikut bekerja, mulai dari membongkar bagian rumah, meratakan lahan, hingga menyiapkan rangka besi sebagai pondasi bangunan baru. Kehadiran TNI pun menjadi sinergi dan energi tersendiri yang menumbuhkan semangat gotong royong.

Kegiatan pembongkaran hari ini dilakukan di salah satu warga yang menerima bantuan RTLH. Proses ini pun menjadi langkah awal sebelum rumah yang lebih aman dan layak dimulai dalam program TMMD.

Sertu Riyadi, anggota Kodim 0702 Purbalingga yang terlibat  langsung di lokasi menyampaikan bahwa, kegiatan ini merupakan wujud komitmen TNI untuk selalu hadir membantu masyarakat, khususnya dalam mengatasi kesulitan di wilayah pedesaan.

"Lewat kegiatan ini, kami ingin benar-benar memastikan masyarakat itu merasakan manfaat dari adanya program TMMD. Tidak hanya pembangunan fisik, tetapi juga kebersamaan dan kepedulian," tuturnya, Selasa (14/4/2026).

Di lapangan, kerja nyata tersebut terlihat dari pembagian tugas yang terorganisir. Sebagian anggota TNI dan warga fokus membongkar bagian bangunan lama, sementara yang lain menyiapkan material dan membersihkan area agar siap untuk tahap pembangunan berikutnya.

Pemilik rumah, Misdi mengaku sangat terbantu dengan kehadiran TNI dan warga yang bersama-sama mengerjakan proses awal renovasi tersebut. Ia berharap pembangunan rumahnya dapat berjalan lancar hingga selesai.

Program TMMD ke-128 Kodim 0702 Purbalingga sendiri menjadi salah satu wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga. Melalui kerja nyata di lapangan seperti ini, TNI tidak hanya hadir sebagai institusi negara, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut membangun desa.

Keceriaan Pelajar Sambut TMMD, Jalan Desa Krangean Segera Dibangun

                                     

PURBALINGGA - Raut wajah ceria tampak dari para pelajar sekolah dasar di Desa Krangean, yang menyambut rencana pembangunan jalan desa melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 oleh Kodim 0702/Purbalingga. Harapan akan akses yang lebih layak untuk beraktivitas, khususnya menuju ke sekolah. 

Sejak lama, kondisi jalan desa yang menjadi akses utama warga tersebut mengalami kerusakan. Di tengah kondisi tersebut, kabar akan dilaksanakannya pembangunan jalan melalui program TMMD Reguler ke-128 menjadi harapan baru bagi warga Desa Krangean.

Vita, salah satu pelajar SD Negeri 1 Krangean, mengungkapkan rasa senangnya saat mengetahui jalan yang selama ini ia lalui akan segera diperbaiki. Setiap hari, ia harus berjalan kaki melewati jalan rusak untuk menuju sekolah.

"Kalau jalannya sudah bagus, saya jadi lebih semangat berangkat sekolah," ujar Vita sambil tersenyum, Senin, (13/4/26). 

Menanggapi hal itu, Serma Jarwono selaku Babinsa setempat turut menuturkan, dengan segera dibangunnya jalan Desa Krangean, mobilitas warga diperkirakan akan semakin lancar dan aman. Bagi para pelajar, jalan yang layak bukan sekadar sarana fisik, melainkan simbol harapan baru untuk meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan yang lebih mudah dijangkau.

"Pembangunan infrastruktur memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Jalan yang akan dibangun bukan hanya menghubungkan antarwilayah, akan tetapi dapat membuka jalan menuju mimpi dan cita-cita generasi muda," tuturnya. (Pendim Pbg)




Haru dan Bahagia Kasniyah, Mimpi Punya Rumah Layak Terwujud Lewat TMMD ke- 128

 

 

PURBALINGGA — Raut wajah bahagia tak bisa disembunyikan Kasniyah, warga RT 01 RW 07, Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga, saat rumahnya akan segera dibongkar untuk direnovasi melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 128 Kodim 0702 Purbalingga. 

Di depan rumahnya yang masih berdinding anyaman bambu dengan kondisi yang sudah mulai lapuk, Kasniyah bersama suaminya berdiri menyaksikan proses awal persiapan. Meski rumah yang telah lama ia tempati itu akan dibongkar, perasaan haru jutsru lebih dominan. Baginya, momen ini adalah awal dari harapan baru yang sudah lama ia nantikan.

Ia bahkan bercerita, bantuan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) ini bukanlah sesuatu yang datang secara tiba-tiba. Ia telah menunggu cukup lama, bahkan sebelumnya sempat mengajukan permohonan bantuan melalui pemerintah desa, namun belum dapat terealisasi. 

"Sudah lama sekali saya menunggu, dulu pernah mengajukan bantuan, tapi belum jadi. Alhamdulilah sekali sekarang bisa terwujud," ungkapnya dengan mata berkaca-kaca, Selasa (14/4/2026). 

Rasa syukur pun terus ia panjatkan. Menurutnya, bantuan ini menjadi jawaban atas harapan sederhana untuk memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan layak bagi dirinya dan sang suami. 

Kondisi rumah Kasniyah sendiri, memang terbilang memprihatinkan. Dinding rumahnya masih terbuat dari anyaman bambu, bahkan sudah mulai rapuh. Sementara bagian atap terlihat usang dan kurang layak untuk memberikan perlindungan optimal, terutama saat musim hujan. 

Babinsa desa setempat, Jarwono menyampaikan, rumah Kasniyah dipilih sebagai salah satu sasaran RTLH karena dinilai memenuhi kriteria untuk mendapatkan bantuan. 

"Memang kondisi rumah Ibu Kasniyah ini sudah tidak layak. Dindingnya masih anyaman bambu, beberapa bagian juga sudah mulai rusak. Karena itu, kami prioritaskan untuk mendapatkan bantuan," tuturnya.
 
Ia menambahkan, program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur umum, tetapi juga menyasar kebutuhan dasar masyarakat, termasuk penyediaan hunian yang layak.

Dengan dimulainya proses pembongkaran ini, Kasniyah kini menatap masa depan dengan penuh harapan. Rumah sederhana yang selama ini ia tempati akan berganti menjadi hunian yang lebih kokoh, aman, dan nyaman.

Di balik pembongkaran tersebut, tersimpan pula kebahagiaan yang tak ternilai, sebuah mimpi lama yang akhirnya terwujud berkat kepedulian dan kebersamaan melalui program TMMD ke-128.




Rabu, 15 April 2026

Warga Krangean Sambut Bahagia Pembangunan Jalan Penghubung Desa dalam TMMD ke-128

 

 

PURBALINGGA — Kebahagiaan terpancar jelas dari wajah warga Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga usai mengikuti sosialisasi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 128 Kodim 0702 Purbalingga. Bagi mereka, program ini bukan sekedar kegiatan pembangunan, tetapi jawaban atas harapan lama, khususnya terkait akses jalan yang akan menghubungkan dua desa, yakni Desa Krangean dan Ponjen. 

Suasana sosialisasi pun berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Warga tampak aktif menyimak dan berdialog, terutama saat membahas rencana pembangunan jalan yang akan menghubungkan Desa Krangean dengan Desa Ponjen. Rencana tersebut langsung disambut dengan senyum dan rasa syukur oleh masyarakat. 

Sutomo, salah satu warga Desa Krangean, mengaku sudah datang sejak pagi di balai desa demi mengikuti sosialisasi tersebut. Ia ingin memastikan langsung informasi terkait program yang akan dilaksanakan di desanya. 

"Saya sudah sejak pagi disini, pengin tahu apa saja program yang nanti dilaksanakan," katanya, Selasa (14/4/2026). 

Kebahagiaannya pun semakin bertambah saat mengetahui bahwa pembangunan jalan yang menghubungkan dua desa antara Krangean dan Ponjen, menjadi salah satu prioritas dalam program TMMD kali ini. Menurutnya, akses tersebut sangat dibutuhkan dan akan sangat membantu, khsusunya dalam aktivitas pertanian yang selama ini menjadi mata pencahariannya. 

Selama ini, Sutomo mengaku harus menempuh perjalanan yang cukup jauh untuk menuju lahan pertanian di Desa Ponjen, tempat ia biasa menggarap kebun milik saudaranya. Ketiadaan akses jalan yang memadai membuat jarak tempuh yang seharusnya lebih cepat menjadi lebih lama dan melelahkan. 

"Sebetulnya lewat sini lebih dekat, tapi belum ada jalannya jadi harus memutar. Alhamdulilah, kalau nanti dibangun pasti akan sangat membantu, jaraknya sudah tidak jauh lagi," katanya sembari tersenyum. 

Ia menambahkan, saat ini untuk waktu tempuh menuju kebun bisa mencapai sekitar 30 menit. Dengan adanya pembangunan jalan tersebut, perjalanan diperkirakan dapat dipangkas menjadi sekitar 15 menit saja. Hal ini tentu akan membawa dampak besar, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi para warga lainnya. 

"Lebih cepat sampai, tenaga juga tidak terlalu tekuras. Jadinya kami lebih semangat buat kerja," tambahnya. 

Adapun, selain pembangunan jalan penghubung antar dua desa, dalam program TMMD ke- 128 juga akan dilaksanakan pelebaran dan pengaspalan jalan, pembangunan dan pelebaran jembatan serta renovasi bagi 10 RTLH. 

Dengan dimulainya tahapan sosialisasi ini, semangat antara TNI, pemerintah desa dan masyarakat pun semakin terasa. Harapan akan kemudahan. akses, produktivitas warga, hingga kesejahteraan masyarakat yang lebih baik kini mulai tumbuh.

TMMD bukan hanya sekedar menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membawa kebahagiaan dan harapan baru bagi warga Desa Krangean menuju masa depan yang lebih sejahtera.




Jelang TMMD Reguler Ke-128, Kodim Purbalingga Sambangi Warga Desa Krangean

 


                                        
PURBALINGGA - Menjelang pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 tahun 2026, Kodim 0702/Purbalingga mulai mengintensifkan pendekatan kepada masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan silaturahmi dengan warga Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga, Sabtu malam (11/4/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun komunikasi sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat sebelum program TMMD digelar.

Sekretaris Desa Krangean, Sodirin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran TNI di wilayahnya. Ia juga menginformasikan rencana pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 yang akan berlangsung di Desa Krangean.

"Kami mengucapkan selamat datang kepada anggota Kodim 0702/Purbalingga dan Koramil 12/Karanganyar. Kami berharap seluruh masyarakat dapat mendukung penuh kegiatan TMMD ini agar berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi desa," ujar Sodirin.

Sementara itu, Bati Wilhanrat Kodim 0702/Purbalingga, Serma Herman Susanto, mengawali sambutannya dengan sapaan khas Jawa “kulonuwun” sebagai bentuk penghormatan kepada warga. Ia menegaskan bahwa TMMD merupakan program terpadu yang melibatkan TNI bersama masyarakat dalam percepatan pembangunan daerah.

"TMMD bukan hanya milik TNI, akan tetapi milik masyarakat. Dukungan dan partisipasi aktif warga sangat diperlukan agar setiap program yang direncanakan dapat berjalan sukses dan tepat sasaran,” kata Serma Herman.

Selain penyampaian sosialisasi, kegiatan juga diisi dengan tausiyah atau maidhoh khasanah oleh Kyai Slamet Ahmad Sidiq. Dalam ceramahnya, Ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan serta menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan terjalin kebersamaan dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. Sinergi tersebut menjadi kunci utama dalam menyukseskan pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 di Desa Krangean, sekaligus mendorong percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa. (Pendim Pbg)




Semangat Warga Krangean Sambut TMMD Reguler ke-128, Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat

 



PURBALINGGA — Menjelang pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128, Kodim 0702 Purbalingga terus mematangkan berbagai persiapan. Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah menggelar sosialisasi kepada masyarakat Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, yang akan menjadi lokasi sasaran kegiatan.

Suasana hangat dan penuh antusiasme tampak mewarnai kegiatan sosialisasi tersebut. Warga yang hadir terlihat menyimak dengan seksama pemaparan mengenai program TMMD, mulai dari rencana pembangunan fisik hingga kegiatan nonfisik yang akan dilaksanakan. Sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk membangun pemahaman sekaligus menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap program yang akan berjalan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga diajak untuk berperan aktif dalam menyukseskan TMMD. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan warga diharapkan mampu menjadi kunci keberhasilan program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pelaksana Jabatan Kepala Desa (PJ Kades) Krangean, Karsono, menyampaikan bahwa kehadiran TMMD di desanya merupakan peluang besar untuk mendorong kemajuan pembangunan. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan berpartisipasi aktif.

“Sosialisasi ini menjadi langkah awal agar masyarakat memahami apa itu TMMD dan apa saja kegiatan yang akan dilaksanakan. Karena tujuannya sangat baik, kami dari pemerintah desa mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan mensukseskan kegiatan ini,” ungkapnya, Selasa (14/4/2026).

Antusiasme serupa juga datang dari warga. Sahir, salah satu masyarakat Desa Krangean, mengaku bersyukur desanya menjadi lokasi pelaksanaan TMMD. Ia menilai program ini memiliki dampak besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kegiatan ini sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat. Kami bersyukur TMMD hadir di desa kami, dan saya siap mendukung penuh serta berkontribusi dalam pelaksanaannya,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan yang mulai terbangun sejak tahap awal ini, pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Krangean. Sinergi yang kuat antara TNI dan warga menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.