Selasa, 18 Agustus 2026

Panas Terik Matahari, TNI dan Warga Tetap Semangat Bangun Pondasi Jembatan Garuda

 

 




PURBALINGGA – Terik matahari tak menyurutkan semangat TNI bersama warga dalam melanjutkan pembangunan Pondasi Jembatan Garuda di Desa Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan pembangunan dilakukan secara gotong royong dengan penuh semangat. Meski cuaca cukup panas, personel TNI bersama masyarakat tetap bahu membahu mengerjakan pondasi jembatan yang menjadi salah satu akses penting bagi warga.

Sertu Muhtarom, Babinsa Koramil 10/Mrebet Kodim 0702/Purbalingga, mengatakan bahwa kondisi cuaca yang panas bukan menjadi penghalang bagi TNI dan warga untuk menyelesaikan pembangunan Jembatan Garuda.

“Walaupun panas terik matahari, kami bersama warga tetap semangat bergotong royong membangun pondasi Jembatan Garuda. Kami berharap pembangunan ini dapat segera selesai dan nantinya memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sertu Muhtarom.

Sementara itu, Nurkolis (43), salah satu warga Desa Sangkanayu, menyampaikan apresiasinya kepada TNI dan seluruh warga yang ikut bergotong royong dalam pembangunan jembatan tersebut.

“Terima kasih kepada TNI yang sudah bersama-sama membangun Jembatan Garuda. Semoga pembangunannya cepat selesai sehingga warga bisa segera melewati dan memanfaatkan akses Jembatan Garuda,” ungkapnya.

Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat tersebut menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan kerja sama dan kebersamaan, pembangunan di wilayah pedesaan diharapkan dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (Pendim 0702/Purbalingga)


Rangkaian HUT RI ke-81, Danposramil Pengadegan Hadiri Pentas Budaya Kesenian Warok

 




PURBALINGGA — Danposramil Pengadegan Koramil 07/Kejobong Kodim 0702/Purbalingga turut serta dan mendukung pelaksanaan kegiatan Pentas Budaya Kesenian Warok yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-81. Kegiatan bertempat di Lapangan Bola Desa Pengadegan, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga, Selasa malam (18/8/2026).
 
Kegiatan pentas budaya ini dihadiri oleh unsur Forkopincam, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh budaya, serta ribuan warga masyarakat yang antusias menyaksikan kesenian khas daerah tersebut. Kehadiran Danpos Pengadegan dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan dan kepedulian TNI terhadap pelestarian budaya daerah serta kegiatan kemasyarakatan di wilayah binaan.
 
Dalam kesempatan tersebut, Danposramil Pengadegan Peltu Didik Tri H menyampaikan, bahwa kehadiran TNI juga bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, serta mempererat tali silaturahmi dan kedekatan antara TNI dengan masyarakat.

"Selain itu, TNI senantiasa hadir berdampingan dengan masyarakat dalam setiap kegiatan positif, termasuk upaya melestarikan budaya lokal yang menjadi identitas bangsa,"ujarnya.

Di tempat yang sama, Camat Pengadegan Ir. Heru Budi Hartono, M.Si menyampaikan, apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Desa Pengadegan dan seluruh pihak, khususnya Posramil Pengadegan, yang telah mendukung suksesnya pentas kesenian warok ini.

"Kegiatan ini tidak hanya memeriahkan HUT RI ke-81, tetapi juga menjadi bukti nyata sinergi yang kuat antara pemerintah, TNI, dan warga dalam merawat identitas budaya lokal serta menjaga kebudayaan agar tidak punah ditelan zaman. Semoga kebersamaan dan kebanggaan akan budaya daerah ini terus terjaga,"katanya.
 
Melalui peringatan HUT RI ke-81 yang dirangkai dengan pentas budaya ini, diharapkan dapat memperkokoh rasa cinta tanah air, menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan, serta menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang.(Pendim 0702/Purbalingga)

Senin, 17 Agustus 2026

Dandim 0702/Purbalingga Jadi Irup Persemayaman Bendera Merah Putih

 

 

PURBALINGGA–Komandan Kodim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I. bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara  Persemayaman Bendera Merah Putih dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/8/2026).

Prosesi persemayaman berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Purbalingga, TNI-Polri, Paskibraka, Purna Paskibraka serta peserta upacara lainnya.

Dalam prosesi upacara tersebut, Bendera Merah Putih diperlakukan dengan penuh penghormatan sebagai simbol perjuangan, persatuan dan kedaulatan bangsa Indonesia. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan sikap tertib dan penuh penghormatan.

Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria usai melaksanakan Upacara menyampaikan bahwa Upacara Persemayaman Bendera Merah Putih bukan hanya sekadar rangkaian seremonial dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI, namun memiliki makna dan filosofi tersendiri.

“Persemayaman Bendera Merah Putih adalah prosesi khidmat penyimpanan sementara Sang Merah Putih atau bendera duplikat di tempat khusus sesudah upacara Hari Kemerdekaan RI, tujuannya adalah memuliakan lambang negara, sedangkan filosofinya mencakup penghormatan atas perjuangan darah dan kesucian jiwa raga bangsa.” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI hendaknya semakin memperkuat semangat nasionalisme dan kebersamaan seluruh komponen bangsa, termasuk TNI dan masyarakat.

“Jadikan peringatan kemerdekaan ini sebagai momentum untuk memperkokoh persatuan, meningkatkan kepedulian serta bersama-sama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.



Minggu, 16 Agustus 2026

Kodim 0702/Purbalingga Gelar Upacara Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI

 




PURBALINGGA – Kodim 0702/Purbalingga menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Makodim 0702/Purbalingga, Jalan Letjen S. Parman, Kelurahan Bancar, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Senin (17/8/2026).

Upacara tersebut diikuti oleh Prajurit dan PNS Kodim 0702/Purbalingga dengan penuh semangat nasionalisme sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus momentum untuk memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kapten Arm Kadi Suryanto membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. Dalam amanatnya, Panglima TNI menegaskan bahwa untuk menjaga bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur, TNI harus terlebih dahulu kuat dan bersih dari dalam. Kehebatan TNI tidak hanya diukur dari Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) modern yang dimiliki, tetapi juga dari kehormatan, integritas, dan disiplin setiap prajurit.

“TNI tidak akan menoleransi segala bentuk pelanggaran hukum dan disiplin. Oleh sebab itu, jauhi judi online, narkoba, desersi, penyalahgunaan wewenang, hingga tindakan indisipliner. Jangan biarkan kesalahan individu merusak nama baik satuan dan institusi TNI,” tegas Panglima TNI dalam amanatnya.

Panglima TNI juga mengingatkan seluruh prajurit agar tidak menyalahartikan makna jiwa korsa. Menurutnya, jiwa korsa harus menjadi kekuatan untuk mempererat kekompakan dan bukan sebagai upaya melindungi pelanggaran.

“Jiwa korsa harus memperkuat kekompakan, bukan melindungi pelanggaran. Tegakkan aturan secara adil, saling mengingatkan, dan berani mencegah kesalahan sejak awal,” tambahnya.

Lebih lanjut, Panglima TNI menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan sinergi Tri Matra TNI serta soliditas bersama Polri dan seluruh komponen bangsa. Kepercayaan rakyat merupakan kehormatan yang harus senantiasa dijaga oleh seluruh prajurit TNI.

Dalam menghadapi tugas yang semakin kompleks menuju Indonesia Emas, seluruh prajurit diminta untuk melaksanakan TNI PRIMA, yaitu Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.
“Kepercayaan rakyat adalah kehormatan yang harus dijaga. Dalam menghadapi tugas yang semakin kompleks menuju Indonesia Emas, laksanakan TNI PRIMA, yaitu Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif,” jelasnya.

Sejalan dengan itu, pimpinan TNI akan terus berkomitmen memperjuangkan peningkatan kesejahteraan prajurit dan keluarganya, termasuk pemenuhan kebutuhan perumahan, layanan kesehatan, serta hak-hak seluruh prajurit dan keluarga.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Kodim 0702/Purbalingga menjadi momentum untuk memperkokoh semangat nasionalisme, meningkatkan disiplin dan profesionalisme prajurit, serta memperkuat tekad untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.(Pendim 0702/Purbalingga)

Pangdam IV/Diponegoro Pimpin AKRS HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tingkat Provinsi Jateng

 

 




Semarang– Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah, yang digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Semarang, Minggu malam (16/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hening dan penuh penghormatan tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Polda Jawa Tengah, DPRD, Pemerintah Kota Semarang, serta unsur TNI, Polri dan ASN. Kehadiran lintas instansi tersebut menjadi wujud kebersamaan dalam mengenang dan memberikan penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Kesakralan suasana semakin terasa ketika cahaya obor dan lilin yang menyala di antara makam-makam para pahlawan menerangi kawasan TMP Giri Tunggal. Dalam suasana tersebut, pembacaan naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci berlangsung dengan penuh penghayatan, mengajak seluruh peserta untuk sejenak mengenang jasa serta pengorbanan para pahlawan.

AKRS menjadi momentum untuk merefleksikan kembali perjuangan para pendahulu bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan. Nilai keberanian, keikhlasan dan pengabdian yang diwariskan para pahlawan menjadi bagian penting yang harus terus dijaga dan diteruskan oleh generasi penerus.

Bagi generasi saat ini, penghormatan kepada para pahlawan bukan hanya melalui upacara dan renungan, tetapi juga dengan melanjutkan cita-cita perjuangan melalui pengabdian terbaik sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Semangat tersebut menjadi landasan untuk menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan dan mengisi kemerdekaan dengan karya nyata.

Melalui pelaksanaan AKRS, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Tengah diawali dengan penghormatan kepada para pahlawan. Semangat perjuangan dan pengorbanan mereka menjadi warisan yang harus terus dirawat untuk memperkuat persatuan dan membangun Indonesia yang maju, aman dan berdaulat. (Pendam IV/Diponegoro)


Kamis, 13 Agustus 2026

Semangat TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda di Desa Serayu Larangan

 




PURBALINGGA – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat terus ditunjukkan dalam pembangunan Jembatan Garuda di Desa Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. Kebersamaan tersebut menjadi kekuatan dalam mempercepat pembangunan jembatan yang nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi aktivitas masyarakat, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan pembangunan dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan personel TNI bersama warga setempat. Mereka bahu-membahu mengerjakan berbagai tahapan pembangunan dengan penuh semangat dan kebersamaan.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Koramil 10/Mrebet Sertu Muhtarom, mengatakan bahwa keterlibatan TNI bersama masyarakat merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Semangat gotong royong antara TNI dan warga sangat luar biasa. Kami bersama-sama bekerja agar pembangunan Jembatan Garuda ini dapat berjalan lancar dan segera selesai sehingga nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Sertu Muhtarom.

Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas warga sehari-hari.

Semangat kebersamaan yang ditunjukkan TNI dan warga juga menjadi gambaran nyata bahwa pembangunan fasilitas umum dapat dilakukan dengan kekuatan gotong royong. Hal tersebut sejalan dengan pembangunan Jembatan Garuda yang sebelumnya diberitakan sebagai penghubung Desa Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, dengan Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari.(Pendim 0702/Purbalingga)

Simulasi Penanganan Bencana Karhutla, Minimalkan Potensi Korban

 


PURBALINGGA – Komando Distrik Militer  0702/Purbalingga melaksanakan simulasi penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun Pakejen, Desa Karangjengkol, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Kamis (13/8/2026). 

Kegiatan simulasi bencana alam tersebut di ikuti , TNI, BPBD, dan Relawan kabupaten Purbalingga. 
Melalui simulasi ini di harapkan, Kodim 0702/Purbalingga dan instansi terkait serta masyarakat semakin memahami prosedur penanganan dini karhutla serta mampu berkoordinasi secara cepat dan tepat dengan instansi terkait.

​Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Kodim 0702/Purbalingga, Kapten Inf. Sulistyo Widodo, menjelaskan bahwa simulasi ini dilaksanakan guna meminimalkan dampak bencana, baik berupa korban jiwa maupun kerusakan lahan.

​"Simulasi bencana karhutla ini kita lakukan untuk meminimalkan potensi timbulnya korban, baik warga maupun kerusakan lahan," ujarnya. 

​Ia menegaskan, kegiatan tersebut menjadi langkah antisipasi strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel Kodim 0702/Purbalingga dan instansi terkait lainnya serta masyarakat, khususnya saat musim kemarau yang rentan memicu kebakaran.

​Selain itu, Kodim 0702/Purbalingga mengimbau warga agar tidak membakar lahan secara sembarangan guna mencegah potensi kebakaran yang dapat merugikan lingkungan dan pemukiman sekitar.(PendimPBG)