Minggu, 28 Juni 2026

Bakti Kesehatan Kodim Purbalingga Untuk Masyarakat

 

 



PURBALINGGA - Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan  Kodim 0702/Purbalingga melalui kegiatan bakti kesehatan untuk masyarakat yang digelar di area PT Royal Korindah, Kembaran Kulon, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Senin (29/6/2026).

Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga tampak antusias memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan oleh tim kesehatan Kodim 0702/Purbalingga bekerjasama dengan Puskesmas Purbalingga.

Bakti kesehatan ini tidak hanya menghadirkan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat, tetapi  juga pelayanan pengobatan dan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Klinik Kodim 0702/Purbalingga, Serka Indra, mengatakan kegiatan bakti sosial kesehatan merupakan wujud kepedulian TNI kepada masyarakat, khususnya dalam membantu meningkatkan kualitas kesehatan warga.

“Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian kami kepada masyarakat. Melalui pelayanan kesehatan, pemeriksaan, dan edukasi yang diberikan, kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri maupun keluarga,” ujarnya.

Ia menambahkan, kesehatan menjadi faktor penting dalam menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari. Karena itu, pihaknya berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat luas.

“Kami berharap kegiatan bakti sosial kesehatan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pola hidup sehat,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang warga penerima layanan kesehatan, Nia, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, pelayanan kesehatan gratis seperti ini sangat bermanfaat, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan secara mudah dan terjangkau.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak kesehatan Kodim atas pelayanan dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial ini. Kami berharap kegiatan bakti kesehatan ini dapat terus digelar secara rutin karena memberikan dampak positif dan manfaat besar bagi warga,” kata Nia. (Mk/Pen0702)


Rabu, 24 Juni 2026

Koramil Bobotsari dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda

 


PURBALINGGA - Kebersamaan antara Koramil 08/Bobotsari dan masyarakat kembali tercermin dalam pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari dengan Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Kamis (25/6/2026).


Pembangunan jembatan tersebut menjadi simbol sinergi dan gotong royong demi meningkatkan akses antarwilayah serta mendukung kesejahteraan masyarakat.


Pembangunan dilakukan secara bersama-sama oleh Koramil 08/Bobotsari bersama warga setempat. Antusiasme masyarakat tampak tinggi sejak dimulainya pengerjaan, dengan warga turut terlibat langsung dalam proses pembangunan.


Danramil 08/Bobotsari Kapten Inf. Muhammad Iskandar mengatakan, semangat kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan pembangunan Jembatan Garuda.


“Warga sangat antusias dan bersama-sama bergotong royong dalam pembangunan jembatan ini. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama sehingga pekerjaan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya, 


Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung antarwilayah, namun juga menjadi wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan desa. (MK/Pen0702)

Senin, 22 Juni 2026

Semangat Kaum Wanita Warnai Gotong Royong Pembangunan Jembatan Garuda di Wanogara Wetan

 


PURBALINGGA–Semangat gotong royong masyarakat dalam pembangunan Jembatan Garuda di Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, tidak hanya ditunjukkan oleh kaum pria. Kaum wanita pun turut ambil bagian dengan penuh antusias dalam mewujudkan impian masyarakat memiliki akses penghubung yang lebih dekat menuju Desa Tumanggal, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga.


Pembangunan Jembatan Gantung bantuan Program Jembatan Garuda dari Presiden RI Prabowo Subianto tersebut dikerjakan secara gotong royong masyarakat dan anggota Kodim 0702/Purbalingga. Kehadiran jembatan ini menjadi harapan besar bagi warga yang selama bertahun-tahun mengalami kesulitan akses transportasi antarwilayah.


Di lokasi pembangunan, para ibu rumah tangga terlihat ikut membantu berbagai pekerjaan sesuai kemampuan mereka. Kehadiran kaum wanita menjadi bukti bahwa semangat membangun desa tidak mengenal batas gender, melainkan lahir dari keinginan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Selasa (23/6/2026).


Salah satu warga Desa Wanogara Wetan, Eva Triyani, yang ikut melaksanakan gotong royong pembangunan Jembatan Gantung ini  mengaku sangat bersyukur dan antusias dengan pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, selama ini masyarakat harus menempuh perjalanan lebih jauh dengan memutar melalui Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang, apabila ingin menuju Desa Tumanggal maupun wilayah sekitarnya.


“Selama ini kalau mau ke Desa Tumanggal harus memutar sampai Bantarbarang atau bila ingin dekat harus menyeberangi Sungai Gintung, kalau cuaca sudah mendung, kami sering khawatir karena Sungai Gintung sering banjir. Dengan adanya jembatan ini tentu akan sangat membantu masyarakat,” ujarnya.


Senada dengan itu, warga lainnya, Karto Yuwono, mengatakan bahwa keberadaan Jembatan Garuda sangat dinantikan oleh para petani. Selama ini biaya dan waktu transportasi yang lebih panjang menyebabkan hasil panen memiliki nilai jual yang kurang optimal.


“Petani sangat menantikan Jembatan Gantung ini. Nantinya hasil panen bisa lebih mudah dibawa ke wilayah lain sehingga harga jualnya bisa lebih baik. Selama ini salah satu kendalanya karena akses transportasi yang jauh dan harus memutar,” ungkapnya.


Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan menjadi solusi atas keterisolasian akses masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Selain mempermudah mobilitas warga, jembatan tersebut juga akan mempercepat distribusi hasil pertanian, memperlancar aktivitas pendidikan, perdagangan, serta memperkuat hubungan sosial antarwarga kedua desa.


Semangat gotong royong yang ditunjukkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk kaum wanita, menjadi gambaran nyata kebersamaan dalam membangun desa. Dengan hadirnya Jembatan Garuda, impian masyarakat Wanogara Wetan untuk memiliki akses yang aman, cepat, dan nyaman menuju Desa Tumanggal kini semakin dekat menjadi kenyataan.(SF)

Minggu, 21 Juni 2026

Jembatan Perintis Garuda, Simbol Kemanunggalan di Purbalingga

 


PURBALINGGA – Kemanunggalan TNI dan rakyat kembali mewujud secara nyata di wilayah Kabupaten Purbalingga. Personel Komando Distrik Militer (Kodim) 0702/Purbalingga bersama warga masyarakat bahu-membahu melaksanakan pembangunan infrastruktur penting berupa Jembatan Perintis Garuda Tahap V yang berlokasi di area Sungai Kalisoso, Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Senin (22/06/2026).


Jembatan perintis tersebut dirancang untuk membuka aksesibilitas, memperlancar mobilitas warga, serta mendongkrak denyut perekonomian di kawasan perdesaan yang selama ini terkendala oleh kondisi geografis.


​Medan yang cukup menantang di sekitar perbukitan dan rumpun bambu tidak menyurutkan semangat kerja bakti tersebut. Senyum dan keakraban yang terpancar di antara mereka mempertegas komitmen TNI yang selalu hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat.


​Program Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V ini merupakan bagian dari bakti TNI untuk negeri, khususnya dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah pinggiran atau terisolasi. Melalui gotong-royong, pengerjaan yang berat menjadi lebih ringan dan hubungan emosional antara TNI dan rakyat semakin kukuh.


​Warga Desa Serayularangan menyambut gembira dan bersyukur atas kehadiran program ini. Dengan adanya jembatan baru di Sungai Kalisoso tersebut di harapkan transportasi antar-dukuh maupun akses menuju lahan pertanian akan menjadi jauh lebih aman dan cepat, tanpa harus khawatir saat debit air sungai meningkat. (Pendim PBG)

Sabtu, 20 Juni 2026

Penantian Panjang Terjawab, Jembatan Garuda di Wanogara Wetan Mulai Dibangun

 


PURBALINGGA - Penantian panjang masyarakat Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, akhirnya mulai terjawab. Kabar gembira itu hadir melalui dimulainya pembangunan Jembatan Garuda yang digagas pemerintah pusat sebagai bagian dari program pembangunan infrastruktur Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. 


Pembangunan jembatan gantung tersebut disambut antusias warga, karena dinilai menjadi solusi penting bagi kebutuhan akses penghubung antarwilayah, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pedesaan, khususnya di sektor pertanian.


Jembatan yang melintasi Sungai Gintung itu nantinya akan menghubungkan Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang dengan Desa Tegalpingen, Kecamatan Pengadegan. Kehadiran jembatan tersebut diproyeksikan menjadi akses utama masyarakat antar desa maupun antar kecamatan.


Danramil 13/Rembang, Kapten Arm Mindoko mengatakan, saat ini pembangunan masih memasuki tahap awal. Namun demikian, masyarakat sudah mulai merasakan harapan baru atas hadirnya akses penghubung yang selama ini dinantikan.


“Jembatan gantung ini nantinya akan menjadi akses pendekat bagi dua desa dan dua kecamatan. Selain mempercepat mobilitas warga, keberadaannya juga akan sangat membantu aktivitas pertanian masyarakat,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026). 


Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan serta meningkatkan konektivitas masyarakat.


Sementara itu, Babinsa Desa Wanogara Wetan, Serda Supriyo Hadi menyampaikan, bahwa warga menyambut baik dimulainya pembangunan jembatan tersebut. Ia menilai keberadaan jembatan akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.


“Selama ini warga harus menempuh jalur yang cukup jauh untuk menuju wilayah seberang. Dengan adanya pembangunan jembatan ini, nantinya akses masyarakat akan lebih mudah, cepat, dan aman,” katanya.


Ia berharap pembangunan Jembatan Garuda dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga nantinya bisa dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat, terutama dalam distribusi hasil pertanian dan mobilitas warga antarwilayah. (Mk Pen0702)

Kamis, 18 Juni 2026

Pembangunan Jembatan Gantung Desa Serang Capai Tahap Finishing

 


PURBALINGGA - Pembangunan jembatan gantung di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, kini memasuki tahap finishing. Infrastruktur yang dibangun melalui kolaborasi TNI bersama masyarakat tersebut menjadi harapan baru bagi warga untuk meningkatkan mobilitas dan memperlancar aktivitas ekonomi di wilayah setempat.


Sejumlah pekerjaan akhir terus dikebut agar jembatan dapat segera difungsikan. Penyelesaian fasilitas pendukung, pengecekan konstruksi, hingga penataan area sekitar jembatan menjadi fokus utama dalam tahapan akhir pembangunan.


Danramil 09/Karangreja Kapten Cba Heri Susanto mengatakan, progres pembangunan menunjukkan perkembangan yang sangat baik dan saat ini telah memasuki tahap penyempurnaan.


"Alhamdulillah, pembangunan jembatan gantung Desa Serang sudah memasuki tahap finishing. Saat ini kami bersama seluruh pihak terkait terus memastikan setiap bagian konstruksi selesai dengan baik, sehingga nantinya jembatan dapat digunakan secara aman dan nyaman oleh masyarakat," ujarnya, Jumat (19/6/2026).


Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut akan memberikan dampak besar bagi warga, terutama dalam mempercepat akses antarwilayah yang selama ini menjadi kendala bagi masyarakat. Selain mempermudah mobilitas warga, jembatan gantung juga diharapkan mampu mendukung aktivitas sektor pertanian. 


Kapten Cba Heri Susanto menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi salah satu faktor penting yang mendorong percepatan pekerjaan hingga mencapai tahap akhir.


"Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga sangat luar biasa. Ini membuktikan bahwa pembangunan akan berjalan lebih cepat dan optimal ketika dikerjakan bersama-sama demi kepentingan masyarakat," katanya.


Kehadirannya diharapkan menjadi sarana penghubung yang tidak hanya mempersingkat waktu tempuh, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan warga di kawasan pegunungan Karangreja. (Mk/Pen0702)

Jembatan Gantung Permudah Mobilitas Warga Desa Serang

 


PURBALINGGA – Proses pembangunan jembatan gantung di Desa Serang kini terus berlangsung dan telah memasuki tahap akhir atau penyelesaian. Konstruksi jembatan tampak kokoh dan siap mendukung konektivitas masyarakat setempat setelah seluruh pekerjaan penyempurnaan rampung dilaksanakan.


Saat ini, pekerjaan yang masih berjalan meliputi penyelesaian detail konstruksi, pengecekan keamanan, serta penyempurnaan fasilitas pendukung guna memastikan jembatan dapat digunakan secara optimal dan aman oleh masyarakat, Kamis (18/6/2026).


Di lokasi pembangunan, Danramil 09/Karangreja, Kapten Cba Heri Susanto, berharap jembatan yang berada di wilayah Kecamatan Karangreja tersebut dapat menjadi infrastruktur strategis yang mempermudah aktivitas warga, khususnya dalam menunjang mobilitas harian, distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan akses antarkawasan.


“Kami berharap keberadaan jembatan gantung ini dapat menjadi bagian dari upaya peningkatan infrastruktur di wilayah pegunungan Kabupaten Purbalingga, khususnya di kawasan Desa Serang yang dikenal sebagai daerah pertanian dan desa wisata di lereng Gunung Slamet,” ungkapnya.


Masyarakat menyambut positif perkembangan pembangunan tersebut dan berharap jembatan segera dapat difungsikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kualitas pelayanan dan aksesibilitas bagi warga. (SW)