Senin, 19 Oktober 2026

Tim Verifikasi dan Validasi Mabes TNI Tinjau Kesiapan Operasional KDKMP di Wilayah Kodim 0702/Purbalingga

 

 




PURBALINGGA – Dalam rangka memastikan kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Tim Verifikasi dan Validasi Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) melaksanakan kegiatan verifikasi dan validasi penyiapan operasional KDKMP di wilayah Kodim 0702/Purbalingga. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk memastikan kesiapan KDKMP sebelum beroperasi, baik dari aspek administrasi, sarana dan prasarana, maupun berbagai komponen pendukung lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tim Verifikasi dan Validasi Mabes TNI dipimpin oleh Laksamana Pertama TNI Bambang Wasito, S.E., M.Han. Kehadiran tim tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan sekaligus melakukan pengecekan terhadap berbagai aspek yang berkaitan dengan kesiapan operasional KDKMP di wilayah Kabupaten Purbalingga.

Melalui kegiatan verifikasi dan validasi ini, diharapkan setiap tahapan penyiapan KDKMP dapat berjalan sesuai dengan rencana, sehingga keberadaan koperasi mampu mendukung penguatan ekonomi masyarakat di tingkat desa serta mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.

Selain itu, penyiapan KDKMP diharapkan dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan koperasi yang tertib, profesional, dan berkelanjutan.

Kodim 0702/Purbalingga sebagai satuan kewilayahan terus mendukung pelaksanaan program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan seluruh unsur terkait menjadi faktor penting dalam mendukung kesiapan serta keberhasilan operasional KDKMP.(Pendim 0702/Purbalingga)


Hutan Pinus di Desa Sirau Terbakar, Petugas Terkendala Medan Curam dan Angin Kencang

 

 

 


PURBALINGGA – Kebakaran hutan pinus milik Perhutani di Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga, Senin (19/10/2026), menghanguskan lahan sekitar 2,5 hektare.

 Petugas gabungan dari Kodim 0702/Purbalingga, Polsek, BPBD, Damkar Purbalingga, Perhutani, dan masyarakat dikerahkan untuk menangani kebakaran yang hingga pukul 18.00 WIB belum berhasil dipadamkan akibat medan yang curam serta angin kencang.

Babinsa Koramil 11/Karangmoncol untuk Desa Sirau, Koptu Lanaru, menyampaikan bahwa kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Kondisi geografis lokasi yang sulit dijangkau, ditambah embusan angin kencang, menjadi kendala dalam upaya pemadaman api.

Sejumlah petugas dari Kodim 0702/Purbalingga, Polsek Karangmoncol, BPBD, Damkar Purbalingga, Perhutani, serta masyarakat setempat diterjunkan untuk membantu penanganan kebakaran.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut merupakan bentuk sinergi dalam menghadapi bencana kebakaran hutan, sekaligus sebagai upaya mengendalikan penyebaran api agar tidak meluas ke area lainnya.

Hingga pukul 18.00 WIB, api masih belum berhasil dipadamkan. Petugas menghadapi tantangan berupa kemiringan medan yang curam dan angin kencang yang berpotensi menyulitkan proses pemadaman.

Petugas gabungan terus berupaya menangani kebakaran dengan mempertimbangkan kondisi medan dan keselamatan petugas di lapangan.
Masyarakat di sekitar lokasi juga diharapkan tetap waspada serta mengikuti arahan petugas guna menghindari risiko akibat kebakaran.

Kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan, terutama saat kondisi cuaca dan lingkungan dapat mempercepat penyebaran api. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran secara sembarangan dan segera melaporkan kepada petugas apabila mengetahui munculnya titik api.(Pendim 0702/Purbalingga)

Minggu, 18 Oktober 2026

Sinergi TNI-Polri dan BPBD Purbalingga, Padamkan Kebakaran Hutan Milik Perhutani

 

 




PURBALINGGA – Sinergi TNI-Polri bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga ditunjukkan dalam penanganan kebakaran hutan milik Perum Perhutani di Dukuh Pondok Nangka, Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Minggu (18/10/2026).

Babinsa Koramil 10/Mrebet, Sertu Muhtarom, turut terlibat bersama unsur terkait dalam upaya penanganan kebakaran yang diperkirakan menghanguskan sekitar 1,5 hektare kawasan hutan tersebut.

Kehadiran aparat TNI bersama unsur terkait merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan lingkungan sekaligus upaya mengantisipasi meluasnya kebakaran ke area hutan lainnya.

Sertu Muhtarom menyampaikan bahwa sinergi dan kerja sama seluruh unsur di lapangan sangat diperlukan dalam menangani kebakaran hutan, terutama untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah api meluas.

“Penanganan kebakaran hutan membutuhkan kerja sama semua pihak. Kami bersama unsur terkait berupaya melakukan penanganan agar kebakaran tidak meluas dan situasi dapat segera terkendali,” ujar Sertu Muhtarom.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, khususnya saat beraktivitas di sekitar kawasan hutan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sembarangan dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya titik api, sehingga dapat segera ditangani oleh petugas,” tambahnya.

Sinergi TNI-Polri, BPBD, dan unsur terkait tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan.

Melalui kerja sama yang solid, diharapkan penanganan kebakaran dapat berjalan efektif dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kawasan hutan semakin meningkat.(Pendim 0702/Purbalingga)

Rabu, 14 Oktober 2026

TMMD Kodim 0702/Purbalingga Bangun Jalan Baru Desa Bantarbarang

 




PURBALINGGA – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat mewarnai pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 yang digelar Kodim 0702/Purbalingga di Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Kamis (15/10/2026). 

Melalui program tersebut, TNI bersama warga setempat bahu-membahu membangun jalan baru sepanjang 715 meter dengan lebar 6 meter. Pembangunan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus mendukung kelancaran aktivitas warga sehari-hari.

Kebersamaan yang terjalin di lokasi pembangunan mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat. Dengan mengedepankan semangat kerja sama, personel TNI dan masyarakat saling membantu agar pengerjaan sasaran fisik TMMD dapat berjalan dengan baik.

Danramil 13/Rembang, Letda Inf Teguh Rahayu, menyampaikan, jika keterlibatan masyarakat dalam pembangunan jalan tersebut menjadi bagian penting dari keberhasilan program TMMD.

Menurutnya, gotong royong bukan sekedar membantu mempercepat pekerjaan, akan tetapi mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa.

"Melalui program TMMD ini, kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Kebersamaan antara TNI dan warga menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang hasilnya dapat dirasakan bersama," ujarnya.

Sementara itu, Bati Ter Kodim 0702/Purbalingga, Serma Herman Susanto, turut menjelaskan, jika pembangunan jalan baru tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung peningkatan infrastruktur di wilayah pedesaan.

"Setelah selesai dibangun, jalan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang mobilitas, memperlancar akses antarwilayah, serta mendukung aktivitas sosial dan perekonomian warga. TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 ini sekaligus menjadi wujud nyata sinergi TNI dan masyarakat dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa," jelasnya. (Pendim Pbg)

Selasa, 13 Oktober 2026

Danramil 12/Karanganyar Hadiri Musdes Laporan Akhir Masa Jabatan Kepala Desa Kabunderan

 



PURBALINGGA – Danramil 12/Karanganyar Kodim 0702/Purbalingga, Kapten Inf Mohammad Iskandar, menghadiri kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) penyampaian Laporan Akhir Masa Jabatan Kepala Desa Kabunderan periode 2019–2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Balai Desa Kabunderan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan Musdes tersebut menjadi forum penyampaian laporan pertanggungjawaban kepala desa selama menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam penyelenggaraan pemerintahan desa selama periode jabatan 2019–2026.

Kehadiran Danramil 12/Karanganyar dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa serta upaya memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat.

Dalam kesepatan tersebut Danramil 12/Karanganyar, Kapten Inf Mohammad Iskandar, menyampaikan bahwa musyawarah desa merupakan forum penting untuk menyampaikan hasil pelaksanaan tugas pemerintahan desa sekaligus menjadi sarana evaluasi terhadap berbagai program yang telah dilaksanakan.

“Melalui kegiatan musyawarah desa ini, diharapkan terjalin komunikasi dan koordinasi yang baik antara pemerintah desa, unsur kecamatan, serta seluruh elemen masyarakat. Dengan demikian, penyelenggaraan pemerintahan desa dapat berjalan dengan baik, transparan, dan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Karanganyar, Handoyo, S.Sos., menyampaikan bahwa penyampaian laporan akhir masa jabatan merupakan bagian penting dari proses administrasi pemerintahan desa. Melalui forum tersebut, masyarakat dan pihak terkait dapat mengetahui pelaksanaan tugas serta program-program yang telah dijalankan selama masa kepemimpinan kepala desa.

Ia juga berharap agar seluruh tahapan pemerintahan desa dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dengan tetap menjaga komunikasi, kebersamaan, dan kondusivitas di tengah masyarakat.

Dengan terlaksananya Musdes penyampaian Laporan Akhir Masa Jabatan Kepala Desa Kabunderan periode 2019–2026, diharapkan proses penyelenggaraan pemerintahan desa dapat berlangsung secara tertib dan menjadi bahan evaluasi untuk mendukung pembangunan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat di Desa Kabunderan. (Pendim 0702/Purbalingga)



Senin, 12 Oktober 2026

Desa Bantarbarang Terpilih Jadi Lokus TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 Kodim Purbalingga

 




PURBALINGGA – Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, terpilih sebagai lokasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 Kodim 0702/Purbalingga.

Pelaksanaan TMMD diawali dengan Upacara Pembukaan TMMD yang dilaksanakan di Pendopo Dipokusumo Purbalingga, Selasa (13/10/2026), dengan dihadiri Wakil Bupati Purbalingga, Forkopimda,  serta tamu undangan lainnya dan peserta upacara yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Ormas dan pelajar.

Dalam upacara ini dilaksanakan  penyerahan secara simbolis alat dan perlengkapan kerja oleh Wakil Bupati Purbalingga selaku inspektur upacara kepada perwakilan anggota Satgas TMMD, penandatanganan dokumen pelaksanaan TMMD, serta pemukulan gong sebagai tanda resmi dimulainya TMMD.

Komandan Kodim 0702/Purbalingga, Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., menjelaskan bahwa penetapan Desa Bantarbarang sebagai lokasi TMMD bukanlah keputusan yang diambil secara tiba-tiba. Penentuan lokasi telah melalui proses panjang, berawal dari usulan masyarakat yang disampaikan secara berjenjang melalui pemerintah desa, kecamatan, hingga akhirnya ditetapkan sebagai sasaran pelaksanaan TMMD.

“Dipilihnya Desa Bantarbarang sebagai lokus pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 bukan secara tiba-tiba, tetapi melalui proses panjang dan usulan berjenjang, mulai dari masyarakat ke desa, kecamatan, dan seterusnya hingga akhirnya diputuskan untuk dilaksanakan di Desa Bantarbarang,” jelas Dandim.

Menurutnya, pelaksanaan TMMD menjadi salah satu upaya untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat melalui pembangunan yang dibutuhkan di wilayah pedesaan. Pembukaan akses diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi aktivitas warga, memperlancar mobilitas, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani berharap seluruh rangkaian kegiatan TMMD, baik sasaran fisik maupun nonfisik, termasuk berbagai sasaran tambahan, dapat terlaksana dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia juga meminta dukungan dan keterlibatan seluruh pihak, terutama masyarakat agar pelaksanaan TMMD dapat berjalan optimal sesuai dengan tujuan dan target  yang telah ditetapkan.

“Semoga berbagai kegiatan, baik fisik maupun nonfisik, serta sasaran tambahan lainnya yang akan dilaksanakan dalam TMMD dapat berjalan lancar. Kami memohon bantuan dan dukungan dari berbagai pihak, khususnya masyarakat, untuk menyukseskan pelaksanaan TMMD agar kesejahteraan masyarakat dapat semakin meningkat,” harapnya.

Melalui TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan semakin kuat. Tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, program ini juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.(Pendim 0702/Purbalingga)

Minggu, 11 Oktober 2026

Babinsa Kedungwuluh Mancing Bersama Warga

 

 



PURBALINGGA – Suasana kebersamaan dan keakraban mewarnai kegiatan Mancing Bersama antara Babinsa Koramil 03/Kalimanah dengan masyarakat Desa Kedungwuluh, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro sekaligus memperkuat komunikasi sosial (Komsos) antara TNI dan masyarakat, (11/10/2026).

Babinsa Koramil 03/Kalimanah yang bertugas di Desa Kedungwuluh, Serka Agus Wahyudi, mengatakan bahwa kegiatan mancing bersama menjadi sarana untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat melalui suasana santai, penuh keakraban, dan kebersamaan.
Menurutnya, komunikasi antara TNI dan masyarakat tidak hanya dibangun melalui kegiatan formal, tetapi juga dapat diperkuat lewat aktivitas sederhana yang melibatkan warga secara langsung.

“Melalui kegiatan mancing bersama ini, kami ingin mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Dengan kebersamaan seperti ini, diharapkan hubungan antara Babinsa dan warga semakin dekat sehingga tercipta kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ungkap Serka Agus Wahyudi.

Sementara itu, Ratmono, salah seorang warga Desa Kedungwuluh, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Babinsa dalam kegiatan bersama masyarakat memberikan ruang untuk berinteraksi secara langsung, bertukar cerita, serta memperkuat rasa kekeluargaan.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menyambut hari bersejarah bagi TNI dan Kodam IV/Diponegoro.

Melalui kegiatan komunikasi sosial yang humanis dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat, Babinsa Koramil 03/Kalimanah terus berupaya menjaga hubungan harmonis dengan warga binaan. Kedekatan tersebut diharapkan semakin memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai kekuatan penting dalam menjaga persatuan, keamanan, serta ketahanan wilayah.(Pendim 0702/Purbalingga)