Selasa, 02 Juni 2020

Warga Kecamatan Kutasari Dihebohkan Isu Pocong




PURBALINGGA__Sejumlah Desa di Kecamatan, Kutasari diresahkan dengan konon adanya teror pocong serta pelemparan batu ke atap rumah warga.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh salah satu Kepala Desa di Kecamatan Kutasari saat dikonfirmasi oleh Tim liputan Pendim 0702/Purbalingga.

"Betul pak, menurut laporan warga kami katanya ada pocong dan melempari rumah dengan batu, namun saat dilacak warga tidak menemui apa-apa," kata Kepala Desa Candinata, Sukardi, (28/5/2020).

Sukardi menuturkan," setelah adanya kejadian, warga aktif melakukan penjagaan di setiap sudut desa setiap malam.

"Ada yang menjaga di kebun, pinggir jalan bahkan ada yang berjaga di sekitar kuburan," jelasnya.

Sementara itu Danramil 04/Kutasari Kapten Arm Wahyudi Seno, A.Md mengatakan," kami bersama Babinsa Candinata Sertu Subardi telah mengecek dan meminta keterangan ke sejumlah warga yang konon melihat langsung adanya teror itu.

"Saat ditanya warga memberikan keterangan yang sulit untuk dibuktikan Secara ilmiah karena tidak ada bekas jejak atau batu yang konon dileparkan ke rumah termasuk dampak dari pelemparan batu tersebut, jadi belum bisa dibuktikan itu merupakan teror pocong, bisa jadi pelaku kejahatan," terangnya.


Ditambahkan Danramil," adanya kejadian tersebut patroli terus diintensifkan baik oleh Koramil, Polsek maupun masyarakat di Kecamatan Kutasari, kita bersama polsek  belum bisa berspekulasi tentang adanya informasi kejadian ini, karena sampai dengan saat ini belum ada pembuktian secara fisik jadi kemungkinan masih hanya sekedar isu atau hoak," pungkasnya.
(Pendim 0702/Purbalingga)

Tindak Lanjuti Temuan 1 Orang Reaktif Saat Rapid Test, Koramil 04/Kutasari Turut Laksanakan Penyemprotan Disinfektan di Pasar





PURBALINGGA__Sebagai langkah tindak lanjut adanya temuan 1 orang yang reaktif saat dilaksanakan Rapid Test secara random ke 47 orang pedagang di Pasar Kutasari, Pasar Hewan Kutasari serta Pasar Ikan Kutasari, Koramil 04/Kutasari bersama lintas sektoral Kecamatan Kutasari   dengan dibantu Dwi Atmoko salah satu pengusaha ayam petelor dari  Kecamatan Kutasari melaksanakan penyemprotan di lapak pasar yang ada di Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga, (/5/2020).

Sebelum dilaksanakan penyemprotan, Danramil 04/Kutasari Kapten Arm Wahyudi Seno, A.Md terlebih dahulu berkoordinasi dengan Forkopimcam Kutasari dan selanjutnya berkirim surat permohonan kepada Kepala Pasar Kutasari untuk meliburkan aktifitas pasar demi kelancaran kegiatan penyemprotan.

Kegiatan penyemprotan disinfektan ini sendiri salah satunya mendapat bantuan dari Dwi Atmoko pengusaha ayam petelor di Kecamatan Kutasari yang membantu mendukung sarana dan prasarana penyemprotan.

Dalam kesempatan ini disampaikan oleh Kapten Arm Wahyudi Seno, A.Md selaku Danramil 04/Kutasari," penyemprotan disinfektan ini merupakan salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pasar merupakan tempat bertemunya masyarakat dalam proses jual beli dari berbagai penjuru, harapannya dengan adanya penyemprotan ini tidak ada penularan Covid -19 dari pasar, ucapan terima kasih kepada Bapak Dwi Atmoko yang telah membantu sarana dan prasarana pendukung sehingga penyemprotan ini dapat berjalan maksimal sesuai harapan," ungkapnya.

Hal senada juga turut disampaikan oleh Kepala Puskesmas Kutasari Doris Day, SKM, MKes," hari ini kita berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 salah satuhnya yaitu dengan melaksanakan penyemprotan disinfektan di Pasar terkait adanya temuan satu pedagang reaktif saat pelaksanaan Rapid Test kmarin,” jelasnya.
(Pendim 0702/Purbalingga)

Bukti Nyata Antisipasi Covid-19, Dandim 0702/Purbalingga Laksanakan Cek Suhu Tubuh Anggotanya




Purbalingga_Dalam rangka antisipasi  penyebaran Covid-19 di wilayah Purbalingga khususnya di Makodim Sendiri, Komandan Kodim 0702/Purbalingga Letnan Kolonel Inf Yudhi Novrizal, S.I.P., M.Han melaksanakan pengecekan suhu tubuh kepada personel baik yang sedang melaksanakan kerja staf maupun yang sedang melaksanakan dinas dalam (5/2020).

Untuk diketahui, salah satu tanda terjangkit virus corona adalah demam. Manusia bisa dikatakan demam ketika suhu tubuh sudah melewati rata-rata suhu tubuh normal, yakni 37,5 derajat. Nah, thermo gun  ini berfungsi untuk langsung mendeteksi gejala dan tanda awal terjangkit virus corona.

Karena ukurannya yang bisa digenggam, thermo gun mudah dibawa ke mana-mana dan bisa digunakan untuk memeriksa suhu tubuh secara perorangan. Cara menggunakannya adalah dengan mengarahkannya ke objek untuk mengukur suhu. Sebisa mungkin, pengguna thermo gun berdiri sedekat mungkin dengan objek.

Disela-sela pengecekan suhu tubuh anggotanya, Dandim menjelaskan, “pemeriksaan cek suhu tubuh menggunakan thermo gun (alat ukur suhu tubuh dengan sensor) ini sebagai upaya deteksi untuk mencegah dan memutus penyebaran Covid-19 dilingkup internal Makodim,  kegiatan ini juga sebagai tindak lanjut instruksi dari Komando atas untuk mendeteksi gejala yang disebabkan Covid-19 ,” jelasnya.

“Saya berharap kepada seluruh personel untuk selalu menjaga kebersihan diri dengan membudayakan cuci tangan dengan sabun setiap saatnya, agar terhindar dari Virus Corona yang sedang merebak saat ini serta selalu gunakan masker dalam setiap aktifitas,” tambah Dandim.

"Dari hasil pengecekan suhu tubuh ini anggota rata-rata masih kategori normal yakni di bawah 37,5 derajat," tambahnya.

(Pendim 0702/Purbalingga)

Patroli Sisir Wilayah Kota Sosialisasikan Pencegahan Covid-19





PURBALINGGA__Jajaran Kodim 0702/Purbalingga melalui Peleton Siaganya terus gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19). Sosialisasi ini dilakukan agar masyarakat dapat terbebas dari ancaman Virus Corona yang penularannya sangat cepat.
Sosialisasi ini dilakukan secara persuasif dan humanis seperti yang dilaksanakan hari ini, (5/2020).


Patroli menyisir beberapa tempat yang ada di wilayah kota khususnya yang selalu menjadi pusat keramaian berkumpul masyarakat seperti Gor Goentoer Darjono, Taman Kota maupun Purbalingga Food Centre.

Perwira Seksi Operasi Kodim 0702/Purbalingga Kapten Arm Mindoko mengungkapkan," sosialisasi secara terus menerus harus dilakukan, mengingat masih banyak masyarakat khususnya di wilayah Kota  yang seolah belum sadar dengan situasi wabah Virus Corona. Kita minta kepada anggota kita untuk menjelaskan dengan kalimat yang mudah dipahami dan diberi penjelasan betapa bahayanya virus ini jika tidak mengindahkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah,” ungkapnya.

Pasi Operasi juga mengimbau kepada masyarakat agar menjaga kesehatan dan tetap berada di rumah jika tidak memiliki kepentingan mendesak di luar. Tetap lakukan Physical distancing atau jaga jarak minimal 1-3 M selama masa pandemi ini amat sangat penting untuk membantu mencegah penyebaran Virus Corona. "Makanya kita minta tetap di rumah, jangan berkumpul dengan banyak orang atau bepergian keluar kota selama wabah ini. Tolong bantu kami dan para petugas lainnya dengan cukup di rumah saja,” tandasnya.


(Pendim 0702/Purbalingga)

Razia di Pasar Hewan Purbalingga Dapati 10 Orang Belum Taat Protokol Kesehatan





PURBALINGGA__Dandim 0702/Purbalingga selaku Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Purbalingga bersama Bupati Purbalingga, Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga melaksanakan razia ketaatan masyarakat tentang protokol kesehatan khususnya penggunaan masker dan jaga jarak aman perorangan di Pasar Hewan Purbalingga (1/6/2020).


Disampaikan Bupati," sebanyak 10 orang masing-masing adalah 4 orang warga Banyumas,  2 orang warga Kroya Cilacap,  1 orang warga Pemalang selebihnya warga Kabupaten Purbalingga tertangkap dalam razia ini, kemudian mereka dibawa ke Gedung Korpri untuk melaksanakan Rapid Test dan karantina selama 1 X 24 jam mengacu kepada Peraturan Bupati (Perbub) No. 56 Tahun 2020 tentang perubahan atas Perbub No 48 Tahun 2020 salah satunya yaitu tentang penggunaan masker dan gelang identitas dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Purbalingga," ungkapnya.

Ditegaskan oleh Bupati," hukuman karantina tersebut sesuai dengan pasal 6 ayat (1) Perbub tersebut. Karena dalam Pasal 4  ayat (1) juga disebutkan bahwa setiap orang wajib menggunakan alat pelindung diri berupa masker apabila keluar rumah," tegasnya.

Hal senada turut ditambahkan oleh Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Yudhi Novrizal, S.I.P., M.Han," kami mengharapkan masyarakat dapat berperilaku disiplin dengan mengenakan masker saat keluar rumah, Perbup tersebut dikeluarkan untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Purbalingga. Selanjutnya menyikapi situasi yang ada terkait penyebaran Virus Corona, kami mencoba menerapkan protokol kesehatan yang ketat kepada masyarakat mulai dari penggunaan masker, rajin cuci tangan serta menjaga jarak aman antar perorangan serta menghindari kerumunan,” tegasnya.

Ditambahkan Oleh Dandim bahwa Tim Gugus Tugas akan melaksanakan razia wajib penggunaan masker secara terus-menerus. Pihaknya mengacu aturan pemerintah pusat terkait protokol kesehatan," razia masker akan gencar dilaksanakan di sejumlah pusat keramaian termasuk pasar dan juga pusat perbelanjaan,” imbuhnya.

(Pendim 0702/Purbalingga).

Wakapolres Purbalingga Alami Kecelakaan Lalu Lintas dan Meninggal Dunia





PURBALINGGA__ Berita duka,  Wakapolres Purbalingga Kompol  Widodo Ponco Susanto, S.Sos., M.Si meninggal dunia, Senin (1/6) malam.  Informasi awal yang didapat dari warga di sekitar TKP menyebutkan yang bersangkutan mengalami kecelakaan tunggal  di jalan raya Desa Baleraksa Kecamatan Karangmoncol. Sepeda motor dengan Nomor Polisi (Nopol) R 6789 OC yang dikendarainya terjun ke Sungai Muli.


Iptu Widiyastuti Kasubbag Humas Polres Purbalingga saat di konfirmasi kejadian ini melalui pesan whatshapp  membenarkan hal tersebut. “Innalillahi wainnailaihi rojiun telah meninggal dunia kompol Widodo Ponco S Wakapolres purbalingga karena kecelakaan Semoga husnul khotimah. Aamiin YRA,” terangnya.


Kapolres Purbalingga AKBP M Syafii Maulla, S.I.K., M.H dan jajaran pejabat di Polres Purbalingga begitu mendapatkan informasi  segera merapat ke Puskesmas karangmoncol yang kemudian jenazah segera di bawa ke RSUD Goetoeng Taroena Dibrata    “Informasinya kecelakaan tunggal namun  data selengkapnya  masih menunggu  laporan resmi. Kami baru menerima informasi awal demikian,” ungkapnya.


Almarhum menjabat sebagai Wakapolres Purbalingga sejak 16 Oktober 2019. Sebelumnya  dia menjabat sebagai Kanit 2 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Jateng dan sedianya sebentar lagi almarhun akan mutasi kembali ke Polda Jateng.  Menurut informasi awal jenazah akan dikebumikan di  tempat kelahiran almarhum di Boyolali.

Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Yudhi Novrizal, S.I.P., M.Han begitu mendengar informasi kejadian ini segera memerintahkan anggotanya di Koramil 11/Karangmoncol untuk mengecek kebenarannya," betul informasinya bahwa Wakapolres Purbalingga kompol Widodo Ponco S meninggal dunia karena kecelakaan, namun untuk detail kronologi kejadian masih dalam penyelidikan.
Saya Dandim 0702/Purbalingga beserta keluarga besar Kodim 0702/Purbalingga turut mengucapkan bela sungkawa, semoga amal ibadah almarhun diterima disisianya dan diampuni segala dosanya, Aamin," harapnya.
(Pendim 0702/Purbalingga)

Upacara Pemakaman Mengantar Jenazah Almarhum Kompol Widodo Ponco ke Peristirahatan Terakhir





PURBALINGGA__Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Yudhi Novrizal, S.I.P.,M.Han turut hadir pada upacara pemakaman Almarhum Kompol Widodo Ponco Susanto di Pemakaman Umum Punden Sari, Banyumanik, Kota Semarang, Selasa (2/6/2020).

Sebelumnya diberitakan Wakapolres Purbalingga Kompol Widodo Ponco Susanto meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Desa Balairaksa, Kecamatan Karangmoncol, Purbalingga, Jawa Tengah pada Senin malam (1/2/2020) .

Dijelaskan Kasat Lantas Polres Purbalingga AKP Indri Endrowati," kecelakaan  terjadi sekitar 20.10 WIB,   bermula ketika Kompol  Widodo Ponco Susanto mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi R 6789 OC dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang.
Menjelang TKP kondisi jalan menikung ke kiri serta kondisi gelap, sepeda motor tetap melaju lurus sehingga masuk ke Kali Muli," terang Indri.

Hal senada turut disampaikan Danramil 11/Karangmoncol Kapten Inf Sarimin," warga sekitar TKP sempat memberi pertolongan dan mengevak  ke Puskesmas, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan," terangnya.

Dalam upacara pemakaman yang dilaksanakan yaitu di rumah duka persemayaman jenazah dilanjutkan di TPU Upacara Pemakaman secara Dinas Kepolisian, Kapolres Purbalingga bertindak sebagai Inspektur Upacara, Eko Sismadi kakak Kompol Widodo Ponco sebagai perwakilan keluarga dan dihadiri oleh beberapa pejabat kepolisian baik dari Polda Jateng, Akpol, Polres Purbalingga, masyarakat sekitar tempat tinggal Almarhum, istri Almarhum yaitu Kompol Aris Maulina, S.E., M.Si dan keluarga.

Kapolres Purbalingga AKBP Muchammad Syafi Maulla dalam sambutannya mengatakan, dirinya berikut Polri khususnya Jajaran Polres Purbalingga sangat merasa kehilangan.
Dia juga berharap, meningggalnya Widodo Ponco diberi jalan lapang oleh Tuhan.
"Semoga Tuhan menunjukkan dan melapangkan jalannya," ucapnya.

Sementara itu Dandim Purbalingga yang turut hadir mengungkapkan," Almarhum sosok yang baik, beliau selain olahraga bersepeda juga hobby trabas dengan trail, kami sering berkegiatan bersama.
Semoga amal ibadah Almarhum diterima Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," harap Dandim.

(Pendim 0702/Purbalingga)