Kamis, 01 September 2022

Kirab Tandu Divisi Soedirman di Purbalingga Memecah Rekor MURI

 

 Mungkin gambar 6 orang, orang berdiri dan luar ruangan


PURBALINGGA – Kirab mengusung 300 replika tandu gerilya Panglima Besar Jenderal Soedirman dengan peserta 5.202 orang sekaligus untuk memecah rekor Muri yang sudah ada, dilepas Dandim 0702/Purbalingga, Letkol Inf Dipo Sabungan Lumban Gaol start di Halaman Pelataran MTL Jenderal Besar (JB) Soedirman di Dukuh Rembang Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Rabu, (31/8/2022). 
 
Kegiatan diawali dengan Upacara Pelepasan Kirab Tandu Divisi Soedirman dan peserta akan melewati rute 4 Etape. Etape 1 sejauh 5,8 KM dari MTL JB Soedirman sampai ke SDN 1 Bedagas, Etape 2 sejauh 6,3 KM dari SDN 1 Bedagas sampai Dhonida Salon Sinduraja, Etape 3 sejauh 5 KM dari Dhonida salon Sinduraja sampai Lapangan Kecamatan Kaligondang dan Etape 4 sejauh 5,8 KM dari Lapangan Kecamatan Kaligondang dengan finish di Alun-alun Purbalingga.
 
Dalam amanatnya Dandim Purbalingga selaku Inspektur Upacara menyerahkan kepada Batalion Etape pertama berupa 3 buah bambu runcing, 1 buah lambang Negara Indonesia, 1 buah lambang Kabupaten Purbalingga, 1 buah tabung berisi amanat Panglima Besar Jenderal Soedirman, 1 buah kendi serta 4 pucuk senjata dalam keadaan utuh dan lengkap.
 
“Agar diserahterimakan antar Batalion pembawa pesan JB Soedirman dan Batalion terakhir agar menyerahkan kembali kepada Inspektur Upacara pada upacara penutupan Kirab Kebangsaan di Alun-alun Purbalingga,” tegasnya.
 
Menurut Dandim, Kirab kebangsaan ini bagian dari rangkaian Festival Jenderal Soedirman, pahlawan nasional yang lahir di Rembang Purbalingga.
 
“Semangat patriotisme pejuang kemerdekaan harus tetap ditumbuhkan pada generasi penerus sekarang dengan meneladani semangat juang JB Soedirman,” ungkapnya.
 
Selanjutnya kegiatan berakhir dengan finish di Alun-alun Purbalingga pukul 18.30 WIB ini ditutup dengan Upacara Penutupan Kirab Kebangsaan dan dilakukan pencatatan MURI.
 
Menurut Sri Widiyanti dari MURI mewakili Ketua MURI Jaya Suprana mengatakan, kegiatan ini dicatatkan dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan tandu terbanyak sejumlah 300 unit tandu dengan peserta 5.202 orang, memecah rekor Muri yang sudah ada sebelumnya sejumlah 260 tandu dengan peserta 1.040 orang.
 
“Mewakili Ketua Umum MURI Bapak Jaya Suprana mengumumkan sekaligus mengesahkan bahwa Kirab Replika Tandu Soedirman terbanyak 300 tandu oleh peserta 5.202 resmi tercatat di MURI sebagai rekor yang ke-10.525,” tuturnya.
 
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bukan semata-mata untuk memecahkan rekor MURI namun untuk membangun kecintaan dan kebanggaan masyarakat Purbalingga akan tauladan, jejak langkah dan nilai-nilai kepahlawanan JB Soedirman.
 
Selanjutnya piagam rekor MURI secara simbolis diserahkan kepada Danrem 071/Wijaya Kusuma, Dandim 0702/Purbalingga, Bupati Purbalingga dan Kapolres Purbalingga. (RP)

Babinsa Dampingi Sosialisasi BIAS MR dan HPV Puskesmas Kalikajar

 

 Mungkin gambar 8 orang, orang duduk dan orang berdiri


PURBALINGGA--Serka Lasmoko Babinsa Koramil 02/Kaligondang melaksanakan pendampingan sosialisasi BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) MR (Campak) dan HPV (Human Papillomavirus) dari Puskesmas Kalikajar kepada warga Desa Kalikajar. Kegiatan bertempat di Aula Desa Kalikajar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, (01/09/2022). 
 
Serka Lasmoko saat melaksanakan pendampingan mengatakan, sosialisasi imunisasi ini adalah untuk mendapatkan perlindungan (kekebalan) dari penyakit infeksi yang dapat dicegah dengan imunisasi, dengan menggunakan vaksin MR (Campak dan Rubella) dan Vaksin HPV (Human Papillomavirus).
 
"Untuk sasaranya vaksin MR yaitu anak SD atau MI kelas 1, sedangkan untuk vaksin HPV kepada anak perempuan kelas 5 dan 6. Vaksin HPV adalah jenis vaksin yang berfungsi untuk mencegah infeksi virus HPV (Human Papillomavirus) atau secara umumnya penyakit menular seksual (PMS)," jelasnya. 
 
Sementara itu, Danramil 02/Kaligondang Kapten Arm Wahyudi Seno menyampaikan kepada Babinsanya untuk selalu melaksnakan pendampingan dari kesehatan saat melakukan sosialisasi BIAS maupun pada saat pelaksanaannya. (KN)

Babinsa Koramil 07/Kejobong Semprot Kandang Sapi di Desa Nangkod

 

 

Mungkin gambar 3 orang, orang berdiri dan luar ruangan
PURBALINGGA - Sebagai upaya tindakan dalam pencegahan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) diwilayahnya, Koramil 07/Kejobong bersama instansi terkait melakukan penyemprotan disinfektan Eco enzyme dikandang ternak milik warga Desa Nangkod, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, Rabu (31/08/2022).
 
Menurut Serka Sri Waluya selaku Babinsa setempat menjelaskan, jika penyemprotan dengan menggunakan cairan disinfektan Eco enzyme dikandang ternak merupakan suatu langkah dalam mencegah secara dini penyebaran wabah PMK diwilayah, karena hal ini sangat meresahkan para peternak yang dapat mengancam kerugian materiil, seperti hewan ternak mati secara mendadak karena akibat serangan penyakit tersebut.
 
''Selain penyemprotan, cara pencegahan PMK juga dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan hewan ternak maupun area kandang,'' jelas Serka Sri Waluya.
 
Selain itu, Babinsa Serka Sri Waluya juga mengimbau para peternak agar tetap berhati-hati, jika penyebaran virus PMK dapat melaui udara, dan dapat menular hanya pada hewan berkuku belah saja, namun dengan upaya penyemprotan dan memperhatikan kebersihan diarea kandang, hal ini dapat mencegah penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku.
 
Sementara Ribut selaku pemilik ternak sapi mengungkapkan rasa terimakasih kepada para petugas, atas upaya pencegahan PMK yang dilakukannya, mudah-mudahan hewan ternak sapi di Desa Nangkod dapat terhindar dari penyakit mulut dan kuku.
 
''Kami atas nama warga Nangkod sangat berterimakasih kepada para petugas, baik itu Babinsa dan petugas lainnya, semoga setelah dilakukannya penyemprotan disinfektan Eco enzyme ini, semua hewan ternak sapi terhindar dari Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK,'' ungkap Ribut (Mk).

Rutin Kegiatan Bulan Timbang di Kelurahan Purbalingga Wetan

 

 

Mungkin gambar 6 orang, orang berdiri dan kerudung
PURBALINGGA - Dalam upaya menekan angka stunting, secara rutin kegiatan bulan timbang dilakukan, melalui Puskesmas Purbalingga bersama kader PKK melaksanakan penimbangan balita bulan agustus bertempat di Gedung Posyandu Kelurahan Purbalingga Wetan, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Rabu (02/09/2022).
 
Pada pelaksanaannya Babinsa Koramil 01/Purbalingga Serka Agus Mahfudin bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 01/Purbalingga Ny. Sutarmo beserta anggotanya turut mendampingi kegiatan tersebut.
 
Pada kesempatan Uswatun Rianawati. Amd.Keb selaku Bidan Kelurahan Purbalingga Wetan turut menjelaskan, jika ini merupakan kegiatan bulan timbang dimana bulan penimbangan untuk anak-anak usia balita berusia 0-5 tahun.
 
''Penimbangan balita dilakukan secara rutin pada setiap bulannya, dengan menimbang berat badan, mengukur panjang atau tinggi badan serta memberikan imunisasi,'' jelasnya.
 
Selain itu, kata Uswatun Rianawati jika manfaat bulan timbang yakni untuk memantau kesehatan bayi atau balita maupun orangtua (ibu) juga memenuhi hak anak untuk hidup sehat, dengan mengetahui pertumbuhan berat badan maupun tinggi badan balita atau anak, maka dapat diketahui indikasi stunting pada anak tersebut.
 
Danramil 01/Purbalingga melalui Peltu M.Ihyaudin juga menuturkan, jika pihak komando kewilayahan membantu pelaksanaan program Puskesmas mendukung pemerintah dalam pencapaian menekan angka stunting, sehingga dapat mewujudkan balita yang tumbuh secara normal dan sehat.
 
''Selain penimbangan balita, petugas kesehatan juga memberikan metode konsultasi pada ibu dan bayi, pemberian imunisasi dan makanan bergizi serta sosialisasi stunting,'' tutur Peltu M. Ihyaudin. (Mk)

Kirab Tandu Divisi Soedirman di Purbalingga Berjalan Sesuai Prokes

 



PURBALINGGA – Kirab mengusung 300 replika tandu gerilya Panglima Besar Jenderal Soedirman dengan peserta 5.202 orang sekaligus untuk memecah rekor Muri yang sudah ada, dilepas Dandim 0702/Purbalingga, Letkol Inf Dipo Sabungan Lumban Gaol start di Halaman Pelataran MTL Jenderal Besar (JB) Soedirman di Dukuh Rembang Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, (31/8/2022). 


Kegiatan diawali dengan Upacara Pelepasan Kirab Tandu Divisi Soedirman dan peserta akan melewati rute 4 Etape. Etape 1 sejauh 5,8 KM dari MTL JB Soedirman sampai ke SDN 1 Bedagas, Etape 2 sejauh 6,3 KM dari SDN 1 Bedagas sampai Dhonida Salon Sinduraja, Etape 3 sejauh  5 KM dari Dhonida salon Sinduraja sampai Lapangan Kecamatan Kaligondang dan Etape 4 sejauh 5,8 KM dari Lapangan Kecamatan Kaligondang dengan finish di Alun-alun Purbalingga.


Dalam amanatnya Dandim Purbalingga selaku Inspektur Upacara menyerahkan kepada Batalion Etape pertama berupa 3 buah bambu runcing, 1 buah lambang Negara Indonesia, 1 buah lambang Kabupaten Purbalingga, 1 buah tabung berisi amanat Panglima Besar Jenderal  Soedirman, 1 buah kendi serta 4 pucuk senjata dalam keadaan utuh dan lengkap.


“Agar diserahterimakan antar Batalion pembawa pesan JB Soedirman dan Batalion terakhir agar menyerahkan kembali kepada Inspektur Upacara pada upacara penutupan Kirab Kebangsaan di Alun-alun Purbalingga,” tegasnya.


Menurut Dandim, Kirab kebangsaan ini bagian dari rangkaian Festival Jenderal Soedirman, pahlawan nasional yang lahir di Rembang Purbalingga.


“Semangat patriotisme  pejuang kemerdekaan  harus tetap ditumbuhkan pada generasi penerus sekarang dengan meneladani semangat juang JB Soedirman,” ungkapnya.


Selanjutnya kegiatan berakhir dengan finish di Alun-alun Purbalingga pukul 18.30 WIB ini ditutup dengan Upacara Penutupan Kirab Kebangsaan dan dilakukan pencatatan MURI.


Menurut Sri Widiyanti dari MURI mewakili Ketua MURI Jaya Suprana mengatakan, kegiatan ini dicatatkan dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan tandu terbanyak sejumlah 300 unit tandu dengan peserta 5.202 orang, memecah rekor Muri yang sudah ada sebelumnya sejumlah 260 tandu dengan peserta 1.040 orang.


“Mewakili Ketua Umum MURI Bapak Jaya Suprana mengumumkan sekaligus mengesahkan bahwa Kirab Replika Tandu Soedirman terbanyak  300 tandu oleh peserta 5.202 resmi tercatat di MURI sebagai rekor yang ke-10.525,” tuturnya.


Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bukan semata-mata untuk memecahkan rekor MURI namun untuk membangun kecintaan dan kebanggaan masyarakat Purbalingga  akan tauladan, jejak langkah dan nilai-nilai kepahlawanan JB Soedirman.


Selanjutnya piagam rekor MURI secara simbolis diserahkan kepada Danrem 071/Wijaya Kusuma, Dandim 0702/Purbalingga, Bupati Purbalingga dan Kapolres Purbalingga. (RP)

Sesuai Prokes, Kegiatan Bulan Timbang di Kelurahan Purbalingga Wetan

 



PURBALINGGA - Dalam upaya menekan angka stunting, secara rutin kegiatan bulan timbang dilakukan, melalui Puskesmas Purbalingga bersama kader PKK melaksanakan penimbangan balita bulan agustus bertempat di Gedung Posyandu Kelurahan Purbalingga Wetan, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, (1/08/2022).


Pada pelaksanaannya Babinsa Koramil 01/Purbalingga Serka Agus Mahfudin bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 01/Purbalingga Ny. Sutarmo beserta anggotanya turut mendampingi kegiatan tersebut.


Pada kesempatan Uswatun Rianawati. Amd.Keb selaku Bidan Kelurahan Purbalingga Wetan turut menjelaskan, jika ini merupakan kegiatan bulan timbang dimana bulan penimbangan untuk anak-anak usia balita berusia 0-5 tahun.


''Penimbangan balita dilakukan secara rutin pada setiap bulannya, dengan menimbang berat badan, mengukur panjang atau tinggi badan serta memberikan imunisasi,'' jelasnya.


Selain itu, kata Uswatun Rianawati jika manfaat bulan timbang yakni untuk memantau kesehatan bayi atau balita maupun orangtua (ibu) juga memenuhi hak anak untuk hidup sehat, dengan mengetahui pertumbuhan berat badan maupun tinggi badan balita atau anak, maka dapat diketahui indikasi stunting pada anak tersebut.


Danramil 01/Purbalingga melalui Peltu M.Ihyaudin juga menuturkan, jika pihak komando kewilayahan membantu pelaksanaan program Puskesmas mendukung pemerintah dalam pencapaian menekan angka stunting, sehingga dapat mewujudkan balita yang tumbuh secara normal dan sehat.


''Selain penimbangan balita, petugas kesehatan juga memberikan metode konsultasi pada ibu dan bayi, pemberian imunisasi dan makanan bergizi serta sosialisasi stunting,'' tutur Peltu M. Ihyaudin. (Mk)

Sesuai Prokes, Petugas Semprot Kandang Sapi di Desa Nangkod

 

 


PURBALINGGA - Sebagai upaya tindakan dalam pencegahan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) diwilayahnya, Koramil 07/Kejobong bersama instansi terkait melakukan penyemprotan disinfektan Eco enzyme dikandang ternak milik warga Desa Nangkod, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, (1/09/2022).


Menurut Serka Sri Waluya selaku Babinsa setempat menjelaskan, jika penyemprotan dengan menggunakan cairan disinfektan Eco enzyme dikandang ternak merupakan suatu langkah dalam mencegah secara dini penyebaran wabah PMK diwilayah, karena hal ini sangat meresahkan para peternak yang dapat mengancam kerugian materiil, seperti hewan ternak mati secara mendadak karena akibat serangan penyakit tersebut.


''Selain penyemprotan, cara pencegahan PMK juga dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan hewan ternak maupun area kandang,'' jelas Serka Sri Waluya.


Selain itu, Babinsa Serka Sri Waluya juga mengimbau para peternak agar tetap berhati-hati, jika penyebaran virus PMK dapat melaui udara, dan dapat menular hanya pada hewan berkuku belah saja, namun dengan upaya penyemprotan dan memperhatikan kebersihan diarea kandang, hal ini dapat mencegah penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku.


Sementara Ribut selaku pemilik ternak sapi mengungkapkan rasa terimakasih kepada para petugas, atas upaya pencegahan PMK yang dilakukannya, mudah-mudahan hewan ternak sapi di Desa Nangkod dapat terhindar dari penyakit mulut dan kuku.


''Kami atas nama warga Nangkod sangat berterimakasih kepada para petugas, baik itu Babinsa dan petugas lainnya, semoga setelah dilakukannya penyemprotan disinfektan Eco enzyme ini, semua hewan ternak sapi terhindar dari Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK,'' ungkap Ribut (Mk).