
PURBALINGGA
— Raut wajah bahagia tak bisa disembunyikan Kasniyah, warga RT 01 RW
07, Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga, saat
rumahnya akan segera dibongkar untuk direnovasi melalui program TNI
Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 128 Kodim 0702 Purbalingga.
Di
depan rumahnya yang masih berdinding anyaman bambu dengan kondisi yang
sudah mulai lapuk, Kasniyah bersama suaminya berdiri menyaksikan proses
awal persiapan. Meski rumah yang telah lama ia tempati itu akan
dibongkar, perasaan haru jutsru lebih dominan. Baginya, momen ini adalah
awal dari harapan baru yang sudah lama ia nantikan.
Ia bahkan
bercerita, bantuan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) ini bukanlah
sesuatu yang datang secara tiba-tiba. Ia telah menunggu cukup lama,
bahkan sebelumnya sempat mengajukan permohonan bantuan melalui
pemerintah desa, namun belum dapat terealisasi.
"Sudah lama
sekali saya menunggu, dulu pernah mengajukan bantuan, tapi belum jadi.
Alhamdulilah sekali sekarang bisa terwujud," ungkapnya dengan mata
berkaca-kaca, Selasa (14/4/2026).
Rasa syukur pun terus ia
panjatkan. Menurutnya, bantuan ini menjadi jawaban atas harapan
sederhana untuk memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan layak bagi
dirinya dan sang suami.
Kondisi rumah Kasniyah sendiri, memang
terbilang memprihatinkan. Dinding rumahnya masih terbuat dari anyaman
bambu, bahkan sudah mulai rapuh. Sementara bagian atap terlihat usang
dan kurang layak untuk memberikan perlindungan optimal, terutama saat
musim hujan.
Babinsa desa setempat, Jarwono menyampaikan, rumah
Kasniyah dipilih sebagai salah satu sasaran RTLH karena dinilai memenuhi
kriteria untuk mendapatkan bantuan.
"Memang kondisi rumah Ibu
Kasniyah ini sudah tidak layak. Dindingnya masih anyaman bambu, beberapa
bagian juga sudah mulai rusak. Karena itu, kami prioritaskan untuk
mendapatkan bantuan," tuturnya.
Ia menambahkan, program TMMD
tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur umum, tetapi juga
menyasar kebutuhan dasar masyarakat, termasuk penyediaan hunian yang
layak.
Dengan dimulainya proses pembongkaran ini, Kasniyah kini
menatap masa depan dengan penuh harapan. Rumah sederhana yang selama ini
ia tempati akan berganti menjadi hunian yang lebih kokoh, aman, dan
nyaman.
Di balik pembongkaran tersebut, tersimpan pula
kebahagiaan yang tak ternilai, sebuah mimpi lama yang akhirnya terwujud
berkat kepedulian dan kebersamaan melalui program TMMD ke-128.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar