PURBALINGGA
— Bagi warga Desa Krangean, Dusun Batur, Kecamatan Kertanegara,
Kabupaten Purbalingga, melintasi jalan rusak yang penuh tantangan telah
lama menjadi bagian dari keseharian. Jalan berlubang, licin saat hujan,
dan berdebu ketika kemarau bukan lagi hal baru bagi mereka.
Namun,
di balik kondisi tersebut, harapan untuk memiliki akses jalan yang aman
dan nyaman tidak pernah benar-benar pudar. Kini, harapan itu perlahan
mulai menemukan titik terang.
Melalui program TNI Manunggal
Membangun Desa (TMMD) Reguler TA 2026 Kodim 0702 Purbalingga, perbaikan
jalan desa menjadi salah satu prioritas pembangunan yang paling
dinantikan masyarakat. Program ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan
warga akan infrastruktur yang lebih layak.
Selama ini, kondisi
jalan yang rusak parah kerap kali menyulitkan aktivitas warga. Jalan
yang tidak rata dan berlubang membuat mobilitas baik untuk bekerja,
bersekolah, maupun mengangkut hasil pertanian, menjadi terhambat,
terutama saat musim hujan.
Syaifudin, salah satu warga Desa
Krangean, mengungkap kondisi jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama
dan menjadi keluhan masyarakat.
“Kondisi jalan di sini sudah
lama rusak parah, kalau dilewati motor atau mobil sering kesulitan,
apalagi saat hujan dan malam hari. Sangat mengganggu aktivitas kami
sehari-hari,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Meski demikian, ia
mengaku optimistis dengan adanya rencana perbaikan jalan melalui program
TMMD. Menurutnya, pembangunan ini akan membawa perubahan besar bagi
kehidupan warga.
“Kami sangat bersyukur jalan ini akan
diperbaiki. Harapannya nanti bisa lebih aman dan nyaman dilalui,
sehingga aktivitas warga jadi lebih lancar,” tambahnya.
Saat ini,
berbagai persiapan terus dilakukan menjelang pelaksanaan program.
Sejumlah material pembangunan mulai didatangkan secara bertahap ke
lokasi, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat yang turut
membantu proses penurunan hingga penataan material.
Keterlibatan
warga tersebut menjadi wujud nyata semangat gotong royong yang tetap
terjaga. Sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan dapat mendukung
kelancaran pelaksanaan program TMMD hingga selesai.
Selain
perbaikan jalan, dalam program ini juga direncanakan pembangunan fisik
lain berupa pembangunan jembatan hingga rehabilitasi rumah tidak layak
huni (RTLH) bagi sepuluh warga yang membutuhkan. Program dijadwalkan
mulai dilaksanakan pada 22 April mendatang.
Melalui program TMMD ini,
diharapkan tidak hanya infrastruktur desa yang semakin baik, tetapi
juga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat seiring dengan
terbukanya akses yang lebih mudah, aman, dan lancar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar