Kamis, 30 Juli 2026

Pembangunan Pondasi Jembatan Garuda Sungai Soso Desa Serayularangan Dikebut

 

 




PURBALINGGA – Semangat gotong royong mewarnai pembangunan Jembatan Garuda di aliran Sungai Soso, Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Jumat (31/7/2026). Sejumlah anggota TNI bersama warga turun langsung ke lokasi untuk mengebut pengerjaan pondasi yang menjadi bagian penting dari pembangunan jembatan tersebut.

Anggota Koramil 10/Mrebet dan masyarakat tampak bekerja berdampingan. Mereka saling membantu mengangkut material hingga menyelesaikan pekerjaan pondasi di kedua sisi jembatan.

Babinsa Koramil 10/Mrebet, Sertu Muhtarom mengatakan, keterlibatan masyarakat menjadi kunci percepatan pembangunan Jembatan Garuda. Menurutnya, semangat kebersamaan yang terus terjaga membuat setiap tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana.

"Gotong royong yang ditunjukkan warga sangat luar biasa. Kehadiran masyarakat memberikan semangat tersendiri sehingga pengerjaan pondasi di kedua sisi jembatan dapat terus dipercepat. Kami berharap pembangunan berjalan lancar dan segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," ujar Sertu Muhtarom.

Ia menambahkan, Jembatan Garuda nantinya diharapkan mampu mempermudah mobilitas warga, memperlancar akses transportasi, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di Desa Serayularangan dan sekitarnya.

Sementara itu, warga setempat, Paryanto, mengaku bersyukur pembangunan jembatan terus menunjukkan progres yang baik. Menurutnya, kehadiran Jembatan Garuda sudah lama dinantikan karena akan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat.

"Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang terus mendampingi pembangunan ini. Warga juga siap bergotong royong hingga pekerjaan selesai. Semoga Jembatan Garuda segera rampung sehingga bisa dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari," ungkap Paryanto.

Pembangunan Jembatan Garuda menjadi bukti kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan infrastruktur yang bermanfaat bagi kepentingan bersama. Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, proses pembangunan diharapkan selesai tepat waktu dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Mk)

Semangat Gotong royong, TNI dan Warga Percepatan Pembangunan Jembatan Garuda

 

 




PURBALINGGA – Semangat gotong royong tampak begitu terasa di aliran Sungai Soso, Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Kamis (30/7/2026). Anggota TNI bersama warga bahu membahu dalam mempercepat pembangunan Jembatan Garuda yang nantinya menjadi penghubung penting antarwilayah.

Prajurit TNI bersama masyarakat saling bekerja sama mengangkut material, menyiapkan pekerjaan konstruksi, hingga memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana. Kebersamaan yang terjalin menjadi gambaran kuat bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya mengandalkan tenaga, melainkan semangat persatuan.

Babinsa Koramil 10/Mrebet Sertu Muhtarom mengatakan, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kunci kelancaran pembangunan Jembatan Garuda. Menurutnya, gotong royong yang terus terjaga menunjukkan tingginya kepedulian warga terhadap pembangunan yang akan memberikan manfaat besar bagi kehidupan mereka.

"Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan Jembatan Garuda. Kami berharap pekerjaan ini dapat selesai tepat waktu, sehingga segera dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari maupun meningkatkan perekonomian desa," jelasnya saat di lokasi kegiatan.

Sementara itu, Sunarto, salah seorang warga Desa Serayularangan, mengaku senang dapat terlibat langsung dalam pembangunan jembatan tersebut. Ia menilai kehadiran Jembatan Garuda merupakan harapan yang telah lama dinantikan warga, karena akan mempermudah akses transportasi dan memperlancar mobilitas masyarakat.

"Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang selalu hadir membantu masyarakat. Dengan adanya Jembatan Garuda nanti, akses kami akan lebih mudah dan aktivitas ekonomi warga juga diharapkan semakin meningkat," ungkap Sunarto. (Mk/Pendim Purbalingga)


Rabu, 29 Juli 2026

Silih Berganti, TNI dan Warga Aduk Material untuk Cor Pondasi Jembatan Garuda di Wanogara Wetan

 




PURBALINGGA – Semangat gotong royong antara TNI dan warga terlihat dalam pekerjaan pengecoran pondasi Jembatan Garuda di Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Kamis (29/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 13/Rembang, Serda Supriyo Hadi, bersama warga secara bergantian mengaduk material yang digunakan untuk pengecoran pondasi jembatan. Proses pengadukan dilakukan secara manual dengan mencampur semen dan pasir menggunakan cangkul.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Koramil 13/Rembang Serda Supriyo Hadi mengatakan bahwa proses pengecoran pondasi jembatan dilakukan secara manual dengan melibatkan masyarakat agar pekerjaan dapat berjalan secara maksimal.

“Pengecoran pondasi ini kami lakukan secara manual bersama warga. Kami bergantian mengaduk campuran semen dan pasir menggunakan cangkul. Selain mempercepat pekerjaan, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Serda Supriyo Hadi.

Sementara itu, Sutikno (48), warga Desa Wanogara Wetan mengaku senang dapat ikut berpartisipasi dalam pembangunan Jembatan Garuda tersebut.

“Kami senang ikut berpartisipasi dalam pembangunan Jembatan Garuda ini. Semoga pembangunan ini cepat selesai sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar akses dan mobilitas warga menuju desa-desa lain,” ujar Sutikno.(Pendim 0702/Purbalingga)

Lepas Sambut Danramil 01/Purbalingga, Kapten Cba Agus Sukendar Serahkan Tugas kepada Kapten Inf Sulistyo Widodo

 

 


PURBALINGGA – Koramil 01/Purbalingga Kodim 0702/Purbalingga menggelar kegiatan lepas sambut pejabat Danramil 01/Purbalingga dari pejabat lama Kapten Cba Agus Sukendar kepada pejabat baru Kapten Inf Sulistyo Widodo.Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pendopo Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Rabu (28/7/2026), dan dihadiri unsur Forkopimcam Kecamatan Purbalingga, anggota Koramil 01/Purbalingga, serta tamu undangan lainnya.

Pergantian jabatan Danramil merupakan hal yang biasa di lingkungan TNI AD sebagai bagian dari dinamika organisasi, pembinaan personel, serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab satuan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapten Cba Agus Sukendar menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini telah memberikan dukungan dan kerja sama selama dirinya menjabat sebagai Danramil 01/Purbalingga.

“Selama saya melaksanakan tugas sebagai Danramil 01/Purbalingga, tentunya banyak hal yang telah kita lalui bersama. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota, Forkopimcam, pemerintah desa dan kelurahan, serta seluruh masyarakat yang telah membantu dan mendukung pelaksanaan tugas kami,” ujar Kapten Cba Agus Sukendar.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan maupun kesalahan dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan berbagai pihak.

“Saya juga memohon maaf apabila selama bertugas ada kekurangan ataupun kesalahan, baik dalam kedinasan maupun dalam pergaulan sehari-hari. Saya berharap silaturahmi dan komunikasi yang sudah terjalin selama ini tetap terjaga,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Purbalingga Drs. Hendro Prasetyo, M.E., menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapten Cba Agus Sukendar atas dedikasi, kerja sama, serta sinergi yang telah terjalin selama menjalankan tugas sebagai Danramil 01/Purbalingga.

“Atas nama pemerintah Kecamatan Purbalingga, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Kapten Cba Agus Sukendar atas pengabdian, kerja sama, dan sinergi yang telah terjalin dengan pemerintah kecamatan maupun masyarakat selama bertugas di wilayah Purbalingga,” ujarnya. (Pendim 0702/Purbalingga)

Selasa, 28 Juli 2026

Babinsa Hadiri Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa Tahun 2027

 



PURBALINGGA – Babinsa Desa Candiwulan, Serda Eko Masyari Koramil 04/Kutasari, menghadiri Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa Candiwulan (RKP Desa) Tahun 2027. Kegiatan bertempat di Balai Desa Candiwulan, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Selasa (28/7/2026).

Musyawarah desa tersebut dihadiri oleh pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta unsur terkait lainnya sebagai forum untuk menyusun program pembangunan desa yang akan dilaksanakan pada tahun 2027.

Babinsa Desa Candiwulan, Serda Eko Masyari mengatakan kehadirannya merupakan bentuk dukungan TNI terhadap pembangunan di wilayah binaan sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan dengan pemerintah desa dan masyarakat.

"Musyawarah desa menjadi wadah penting untuk menyerap aspirasi masyarakat sehingga program pembangunan yang disusun benar-benar sesuai kebutuhan warga. Kami dari Koramil siap mendukung setiap program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaannya," ujar Serda Eko Masyari.

Sementara itu, Kepala Desa Candiwulan Agus Sucipto, berharap seluruh usulan yang disampaikan dalam musyawarah dapat diprioritaskan sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran desa.

"Melalui Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa Tahun 2027 ini, kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif memberikan masukan demi kemajuan Desa Candiwulan. Dengan perencanaan yang matang dan melibatkan semua pihak, pembangunan desa diharapkan semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat," katanya. (Pendim 0702/Purbalingga)

Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Serayu Larangan Masuki Tahap Pengecoran Pondasi

 

 




PURBALINGGA – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, terus menunjukkan progres positif. Saat ini Pembangunan memasuki tahap pengecoran pondasi, pekerjaan dilaksanakan secara gotong royong oleh personel TNI bersama masyarakat, Rabu (29/7/2026).

Danramil 10/Mrebet, Kapten Cba Heri Susanto, mengatakan pembangunan Jembatan Garuda kini telah memasuki tahapan penting, yakni pengecoran pondasi yang menjadi dasar kekuatan konstruksi jembatan.

"Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Serayu Larangan saat ini memasuki tahap pengecoran pondasi. Seluruh proses pengecoran dilakukan secara gotong royong antara personel TNI dan masyarakat. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi modal utama agar pekerjaan dapat berjalan lancar," katanya.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan menunjukkan tingginya kepedulian warga terhadap pembangunan infrastruktur yang nantinya akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, Suwito (47), warga Desa Serayu Larangan, mengaku senang dapat terlibat langsung dalam proses pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Jembatan Garuda sudah lama dinantikan masyarakat karena akan mempermudah akses dan meningkatkan aktivitas perekonomian warga.

"Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang telah membantu pembangunan jembatan ini. Warga dengan sukarela bergotong royong karena kami ingin jembatan ini segera selesai. Semoga pembangunannya berjalan lancar dan selesai tepat waktu sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh seluruh masyarakat," kata Suwito. (Pendim 0702/Purbalingga)


Senin, 27 Juli 2026

Srikandi Desa Danasari Turut Ambil Bagian dalam Pembangunan Jalan TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0702/Purbalingga

 




PURBALINGGA – Semangat gotong royong terus mewarnai pelaksanaan program TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 Kodim 0702/Purbalingga. Tidak hanya kaum pria, para ibu-ibu yang tergabung sebagai srikandi Desa Danasari juga turut ambil bagian membantu pembangunan jalan bersama personel Satgas TMMD di Desa Danasari, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Selasa (28/7/2026).

Dengan penuh semangat, para ibu bergotong royong mengangkut material dan membantu berbagai pekerjaan sesuai kemampuan mereka. Kehadiran para srikandi desa tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dalam membangun desa melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Dalam Kesempatan tersebut, Serma Fajar Triono anggota Satgas TMMD Kodim 0702/Purbalingga, mengatakan keterlibatan ibu-ibu dalam kegiatan TMMD menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pembangunan yang sedang dilaksanakan.

"Partisipasi ibu-ibu Desa Danasari sangat luar biasa. Mereka dengan sukarela meluangkan waktu untuk ikut bergotong royong bersama Satgas TMMD. Antusiasme ini menjadi penyemangat bagi kami dalam menyelesaikan sasaran fisik sesuai target yang telah ditentukan," ujar Serma Fajar Triono.

Sementara itu, salah satu warga Desa Danasari Endah Lestari (37), mengaku senang dapat ikut berkontribusi dalam pembangunan jalan yang nantinya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

"Kami merasa bangga bisa ikut membantu pembangunan jalan ini. Meski tenaga kami terbatas, kami ingin memberikan dukungan agar pekerjaan cepat selesai. Jalan yang bagus tentu akan memudahkan aktivitas warga dan meningkatkan perekonomian desa," ungkapnya.

Melalui kebersamaan antara Satgas TMMD dan masyarakat, diharapkan pembangunan jalan di Desa Danasari dapat selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh seluruh warga. (Pendim 0702/Purbalingga)

Minggu, 26 Juli 2026

Gotong Royong Terjalin Erat dalam Pembangunan Talud TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 Kodim 0702/Purbalingga

 

 




PURBALINGGA – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat terus terlihat dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 Kodim 0702/Purbalingga. Kali ini, kebersamaan tersebut tampak saat pembangunan talud di Desa Danasari, Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, Senin (27/7/2026).

Sejak pagi, anggota Satgas TMMD bersama warga bergotong royong mengerjakan pembangunan talud yang menjadi salah satu sasaran fisik program TMMD. Kehadiran warga yang ikut bekerja secara sukarela menunjukkan tingginya semangat kebersamaan dalam mendukung percepatan pembangunan desa.

Dalam kesempatan tersebut, Kapten Cba Heri Susanto selaku Danki Satgas TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 Kodim 0702/Purbalingga, mengatakan bahwa antusiasme masyarakat menjadi penyemangat tersendiri bagi personel Satgas dalam menyelesaikan seluruh sasaran fisik TMMD.

"Alhamdulillah, masyarakat Desa Danasari sangat antusias membantu pembangunan talud. Semangat gotong royong yang terjalin antara TNI dan warga menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan kebersamaan ini, pekerjaan menjadi lebih ringan dan diharapkan dapat selesai tepat waktu serta memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Sukoco (57), warga Desa Danasari, mengaku senang dapat ikut bergotong royong bersama anggota Satgas TMMD.

"Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah membantu membangun desa kami. Kehadiran TMMD sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kami juga merasa bangga bisa ikut bergotong royong sehingga pekerjaan cepat selesai dan hasilnya bisa dinikmati bersama," ungkap Sukoco.

Melalui program TMMD Sengkuyung Tahap III, diharapkan pembangunan infrastruktur di Desa Danasari dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempererat sinergi dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat sebagai kekuatan utama dalam membangun bangsa. (Pendim 0702/Purbalingga)


Kamis, 23 Juli 2026

Tingkatkan Kesejahteraan dan Aksesibilitas Warga, Pangdam IV/Diponegoro Resmikan Jembatan Garuda Secara Serentak

 


Pekalongan – Komitmen Kodam IV/Diponegoro dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat dan mendorong percepatan ekonomi daerah kembali diwujudkan secara nyata. Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayor Jenderal TNI Achiruddin, S.E., M.Han., meresmikan penggunaan Jembatan Gantung Garuda di Desa Galangpengampon, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Kamis (23/7/2026).


Peresmian ini menjadi penanda dibukanya kembali akses yang sangat dinantikan oleh warga Dukuh Galangwolu dan Dukuh Sibetok. Sebelumnya, infrastruktur vital penghubung kedua wilayah tersebut lumpuh total akibat diterjang banjir bandang pada 20 Januari 2025 lalu.


Dalam sambutannya, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin menyampaikan bahwa kehadiran Jembatan Gantung Garuda sepanjang 60 meter dan lebar 1,2 meter yang membentang di atas Sungai Sengkarang tersebut merupakan urat nadi baru bagi kehidupan sosial dan ekonomi warga setempat.


Beliau menjelaskan bahwa Kodim 0710/Pekalongan mengambil langkah nyata guna memulihkan akses ekonomi, pendidikan, serta kesehatan masyarakat pascabencana melalui sinergi dan semangat gotong royong kemanunggalan TNI bersama rakyat.


Pangdam menambahkan, pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional yang diinisiasi oleh Bapak Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto dan dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat untuk memastikan pemerataan aksesibilitas di wilayah yang membutuhkan. Peresmian Jembatan Garuda di Desa Galangpengampon tersebut dilakukan secara serentak bersama 52 titik jembatan lainnya di 19 Kodim jajaran Kodam IV/Diponegoro.


Guna menunjang ketersediaan infrastruktur secara menyeluruh, Kodam IV/Diponegoro secara bertahap merealisasikan pembangunan 313 titik Jembatan Garuda yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Tengah dan DIY.


Hingga saat ini, progres pembangunan mencakup 156 unit jembatan gantung (51 unit telah selesai dan 105 unit dalam proses), 36 unit jembatan Armco sebagai jembatan sementara di daerah bencana (34 unit telah selesai dan 2 unit dalam proses), 119 unit jembatan beton (25 unit telah selesai dan 94 unit dalam proses), serta 2 unit jembatan Bailey.


Kehadiran jembatan-jembatan ini disambut antusias oleh masyarakat. Akses anak-anak menuju sekolah, mobilitas warga ke fasilitas kesehatan, hingga jalur distribusi hasil pertanian dan perdagangan antar-dukuh kini kembali pulih tanpa hambatan.


Atas terselesaikannya pembangunan infrastruktur tersebut, Jenderal Bintang Dua itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Pemkab Pekalongan, jajaran Kodim 0710/Pekalongan, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah bahu-membahu bergotong-royong sejak peletakan batu pertama pada 31 Maret 2026.


"Semoga apa yang dilakukan oleh TNI bersama-sama dengan masyarakat dan Pemerintah Daerah setempat ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan bisa membantu mengatasi kesulitan masyarakat", tegas Pangdam IV/Diponegoro.


Pangdam juga mengimbau kepada seluruh warga masyarakat agar senantiasa merawat dan menjaga fasilitas umum tersebut secara swadaya. Ia mengingatkan bahwa jembatan tersebut merupakan aset bersama, sehingga masyarakat diharapkan menggunakannya secara bijak dengan memperhatikan batasan kapasitas serta melakukan pemeliharaan rutin agar manfaatnya dapat terus dirasakan hingga generasi mendatang. (Pendam IV/Diponegoro)

Negara Hadir untuk Rakyat, Jembatan Perintis Garuda Resmi Perkuat Konektivitas Desa Serang

 


​PURBALINGGA – Komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa kembali diwujudkan. Komandan Kodim (Dandim) 0702/Purbalingga, Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., menghadiri peresmian serentak Jembatan Perintis Garuda secara virtual melalui video conference bersama Panglima Kodam (Pangdam) IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., pada Kamis (23/7/2026).


​Kegiatan yang mengusung tema "Negara Hadir untuk Rakyat" tersebut dipusatkan di lokasi pembangunan jembatan gantung Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Acara ini menjadi bagian dari agenda peresmian infrastruktur publik secara serentak di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).


​Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan salah satu wujud nyata Program Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pengerjaan fisiknya dilakukan secara intensif oleh prajurit TNI Angkatan Darat yang bahu-membahu dengan warga setempat melalui budaya gotong royong.


​Hingga saat ini, sebanyak 101 titik jembatan telah berhasil diselesaikan dan diresmikan. Khusus pada hari peresmian tersebut, sebanyak 53 titik jembatan diresmikan secara serentak di wilayah Jateng dan DIY, menegaskan kehadiran pemerintah dalam membuka akses mobilitas bagi masyarakat di daerah pelosok.


​Dalam arahannya melalui video conference, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat atas kerja keras serta kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan.


​"Saya mengucapkan apresiasi kepada jajaran Kodim, Forkopimda, seluruh pihak yang terlibat, dan seluruh warga masyarakat. TNI bekerja tulus dan ikhlas dengan niat murni membantu masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan. Hal ini merupakan kewajiban TNI yang lahir dari rahim rakyat," tegas Pangdam.


​Senada dengan hal tersebut, Dandim 0702/Purbalingga yang berada langsung di Desa Serang menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah mencurahkan tenaga dan pikiran demi terwujudnya jembatan gantung ini.


​"Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh unsur yang terlibat dan warga masyarakat yang telah bersama-sama membangun jembatan gantung Perintis Garuda di Desa Serang ini. Harapannya ke depan, jembatan gantung ini dapat dimanfaatkan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari," ungkap Dandim.


​Antusiasme dan keharuan juga dirasakan langsung oleh warga lokal. Suherman, salah satu warga Desa Serang, mengaku sangat bersyukur atas selesainya pembangunan jembatan yang sudah lama diidamkan tersebut.


​"Kami warga Desa Serang mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah membangun jembatan gantung di desa kami, sehingga akses ke desa lain dan ke lahan kami lebih mudah dan dekat," ucapnya. 


Dalam rangkaian kegiatan peresmian tersebut, juga diselenggarakan pengobatan gratis serta penyaluran bantuan beras kepada warga setempat sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. (Sw)

Rabu, 22 Juli 2026

Pembangunan Jembatan Garuda Terus Dikebut, Pengecoran Pondasi Diperkuat

 




PURBALINGGA - Pembangunan Jembatan Garuda di Kabupaten Purbalingga terus menunjukkan progres positif. Memasuki tahap pengecoran pondasi, proyek jembatan gantung yang menghubungkan Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, dengan Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, itu menjadi langkah penting dalam mewujudkan akses transportasi yang lebih aman, cepat, dan efisien bagi masyarakat.

Tahapan pengecoran pondasi menjadi bagian krusial dalam pembangunan, karena akan menjadi penopang utama konstruksi jembatan. Seluruh proses dikerjakan secara bertahap dengan mengedepankan kualitas pekerjaan agar jembatan memiliki kekuatan dan ketahanan yang optimal saat nantinya digunakan masyarakat.

Danramil 10/Mrebet, Kapten Inf Bambang Sulistyo mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan salah satu program Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto dalam menghadirkan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan warga.

"Kehadiran Jembatan Garuda nantinya diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Mrebet dan Bobotsari," ujarnya, pada Kamis (23/07/2026). 

Danramil menambahkan, jika semangat gotong royong yang ditunjukkan personel TNI bersama masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat proses pembangunan. Meski medan menuju lokasi cukup menantang, seluruh pihak tetap bekerja dengan penuh semangat demi mewujudkan jembatan yang telah lama dinantikan warga.

"Dengan terus berlanjutnya proses pembangunan, Jembatan Garuda diharapkan segera rampung dan menjadi penghubung strategis yang membuka keterisolasian wilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Purbalingga," imbuhnya. 

Sementara itu, Babinsa Desa Serayularangan, Sertu Muhtarom mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pembangunan Jembatan Garuda sangat tinggi. Menurutnya, warga secara sukarela ikut membantu berbagai tahapan pekerjaan sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan di desanya.

"Memasuki tahap pengecoran pondasi menandakan pembangunan berjalan sesuai rencana. Kami terus mengawal setiap tahapan pekerjaan agar hasilnya maksimal. Kami berharap jembatan ini segera selesai, sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah," pungkasnya. (Mk/Pen0702).

Penyuluhan Bahaya Narkoba, Sasaran Nonfisik TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 Kodim 0702/Purbalingga

 

 




PURBALINGGA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 Kodim 0702/Purbalingga tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh pembangunan sumber daya manusia melalui kegiatan sasaran nonfisik. Salah satunya adalah penyuluhan bahaya narkoba yang digelar di Aula Balai Desa Sanguwatang, Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, Rabu (23/7/2026).

Penyuluhan menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga, Tarsito, S.Sos., yang memberikan edukasi kepada puluhan warga Desa Sanguwatang mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, dampaknya terhadap kesehatan, keluarga, hingga masa depan generasi bangsa.

Dalam penyampaiannya, Tarsito mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak kehidupan individu maupun lingkungan.

"Pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dimulai dari keluarga dan lingkungan sekitar. Kami berharap masyarakat dapat menjadi pelopor dalam menjaga diri, keluarga, serta melaporkan apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan narkoba," ujarnya.

 Sementara itu Babinsa Desa Sanguwatang, Serda Sobirin, mengatakan bahwa penyuluhan tersebut merupakan upaya membangun kesadaran masyarakat agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

"Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat, khususnya para pemuda, semakin memahami bahaya narkoba dan memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika. Sinergi antara TNI, BNN, pemerintah desa, dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan Desa Sanguwatang yang bersih dari narkoba," ungkap Serda Sobirin.

Ia menambahkan, kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari sasaran nonfisik TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 yang bertujuan tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga membangun karakter, wawasan, dan ketahanan masyarakat terhadap berbagai ancaman sosial. (Pendim 0702/Purbalingga)


Selasa, 21 Juli 2026

Jembatan Garuda Dibangun, Harapan Baru Warga Menuju Akses yang Lebih Baik

 




PURBALINGGA – Harapan masyarakat untuk menikmati akses transportasi yang lebih mudah segera terwujud melalui pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, dengan Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga.

Pembangunan jembatan tersebut dikerjakan secara gotong royong dengan melibatkan anggota Koramil 10/Mrebet bersama masyarakat setempat. Kehadiran Jembatan Garuda diharapkan mampu membuka konektivitas antar wilayah, memperlancar mobilitas warga, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Danramil 10/Mrebet, Kapten Inf Bambang Sulistyo mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk sinergi TNI bersama masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Menurutnya, akses yang selama ini terbatas menjadi salah satu kendala aktivitas masyarakat, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan sosial. Dengan hadirnya jembatan tersebut, diharapkan waktu tempuh menjadi lebih singkat serta aktivitas masyarakat semakin lancar.

"Semangat gotong royong yang ditunjukkan anggota Koramil bersama warga menjadi kekuatan utama dalam proses pembangunan. Kami berharap keberadaan Jembatan Garuda nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang," ujarnya, Senin (20/7/2026). 

Sementara itu, Babinsa Desa Serayularangan, Sertu Muhtarom, menuturkan antusiasme masyarakat sangat tinggi sejak awal pembangunan. Warga secara sukarela bergotong royong membantu proses pengerjaan sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan fasilitas umum di desa mereka.

"Jembatan Garuda bukan sekadar sarana penghubung antardesa, melainkan menjadi simbol kebersamaan antara TNI dan rakyat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat luas," tutur Sertu Muhtarom.(MK)

Minggu, 19 Juli 2026

Jembatan Garuda Dibangun, Harapan Baru Warga Menuju Akses yang Lebih Baik

 

 

PURBALINGGA – Harapan masyarakat untuk menikmati akses transportasi yang lebih mudah segera terwujud melalui pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, dengan Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga.

Pembangunan jembatan tersebut dikerjakan secara gotong royong dengan melibatkan anggota Koramil 10/Mrebet bersama masyarakat setempat. Kehadiran Jembatan Garuda diharapkan mampu membuka konektivitas antar wilayah, memperlancar mobilitas warga, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Danramil 10/Mrebet, Kapten Inf Bambang Sulistyo mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk sinergi TNI bersama masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Menurutnya, akses yang selama ini terbatas menjadi salah satu kendala aktivitas masyarakat, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan sosial. Dengan hadirnya jembatan tersebut, diharapkan waktu tempuh menjadi lebih singkat serta aktivitas masyarakat semakin lancar.

"Semangat gotong royong yang ditunjukkan anggota Koramil bersama warga menjadi kekuatan utama dalam proses pembangunan. Kami berharap keberadaan Jembatan Garuda nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang," ujarnya, Senin (20/7/2026). 

Sementara itu, Babinsa Desa Serayularangan, Sertu Muhtarom, menuturkan antusiasme masyarakat sangat tinggi sejak awal pembangunan. Warga secara sukarela bergotong royong membantu proses pengerjaan sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan fasilitas umum di desa mereka.

"Jembatan Garuda bukan sekadar sarana penghubung antardesa, melainkan menjadi simbol kebersamaan antara TNI dan rakyat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat luas," tutur Sertu Muhtarom.(MK)



Ribuan Warga Padati Taman Usman Janatin Nobar Kebangsaan Final Piala Dunia 2026

 

 




PURBALINGGA–Kodim 0702/Purbalingga menggelar Nonton Bareng (Nobar) Kebangsaan Match Final Piala Dunia 2026 secara serentak di 13 titik yang tersebar di seluruh wilayah Koramil jajaran Kodim 0702/Purbalingga, (20/7/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang mempererat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat melalui kejuaraan sepak bola yang mampu menyatukan berbagai kalangan.

Salah satu titik Nobar yang paling ramai berada di Taman Usman Janatin Purbalingga, dimana ribuan masyarakat memadati lokasi untuk menyaksikan laga puncak Piala Dunia 2026 dengan tertib, aman, dan penuh semangat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub., Int., M.H.I., Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, S.E., M.M., unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, serta masyarakat Kabupaten Purbalingga.

Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub., Int., M.H.I. mengatakan bahwa Nobar Kebangsaan bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.

"Melalui Nobar Kebangsaan ini, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan bagi seluruh elemen masyarakat. Semangat sportivitas yang ditunjukkan para atlet diharapkan dapat menginspirasi kita untuk terus menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, serta memperkokoh rasa cinta tanah air," ujar Dandim.

Sementara itu, Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, S.E., M.M. berharap melalui Nobar Piala Dunia yang dilaksanakan dapat memupuk jiwa nasionalisme, persatuan dan kesatuan bangsa.

"Kegiatan ini menjadi sarana hiburan yang sehat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat. Antusiasme warga yang sangat tinggi menunjukkan bahwa kebersamaan seperti ini sangat dibutuhkan dan patut terus dilaksanakan untuk memperkuat jiwa nasionalosme, persatuan dan kesatuan  bangsa," ungkapnya.

Salah seorang warga yang turut menyaksikan Nobar, Althof, mengaku senang dapat menyaksikan laga  pertandingan final Piala Dunia bersama ribuan warga lainnya.

"Suasananya sangat meriah dan penuh kekeluargaan. Terima kasih kepada Kodim 0702/Purbalingga dan pemerintah daerah yang telah memfasilitasi kegiatan ini sehingga kami bisa menikmati pertandingan bersama dengan aman dan nyaman," katanya.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Nobar Kebangsaan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun kebersamaan serta memperkuat semangat persatuan melalui olahraga. (SF)


Kamis, 16 Juli 2026

Bahu Membahu, Warga Bersama TNI Bangun Jembatan Garuda Penghubung Dua Kecamatan

 

 




PURBALINGGA – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh prajurit TNI bersama masyarakat dalam pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan Desa Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, dengan Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga. Pembangunan jembatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan rakyat dalam mewujudkan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat, Jumat (17/7/2026).

Anggota Koramil 10/Mrebet bersama warga bahu membahu mengerjakan pembangunan jembatan dengan penuh semangat. Kehadiran Jembatan Garuda diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah akses pendidikan, kesehatan, serta mendukung pertumbuhan perekonomian warga di kedua desa.

Danramil 10/Mrebet, Kapten Inf Bambang Sulistio, mengatakan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Melalui budaya gotong royong, kami ingin terus memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Pembangunan Jembatan Garuda ini bukan hanya membangun sarana penghubung, tetapi juga membangun semangat persatuan dan kepedulian demi kesejahteraan warga," ujar Kapten Inf Bambang Sulistio.

Ia menambahkan, dengan selesainya pembangunan Jembatan Garuda nantinya, masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan saat beraktivitas antardesa. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan menjadi penggerak peningkatan ekonomi sekaligus mempererat hubungan sosial masyarakat di Kecamatan Mrebet dan Kecamatan Bobotsari. 

Semangat kebersamaan yang ditunjukkan TNI dan warga dalam pembangunan Jembatan Garuda menjadi cerminan bahwa dengan gotong royong, berbagai tantangan dapat diatasi demi terwujudnya pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (Pendim 0702/Purbalingga)


Kodim 0702/Purbalingga Gelar Upacara 17-an, Inspektur Upacara Bacakan Amanat Kasad

 

 




PURBALINGGA – Kodim 0702/Purbalingga menggelar Upacara Bendera 17-an yang berlangsung di Lapangan Upacara Makodim 0702/Purbalingga, Jalan Letjen S. Parman, Kelurahan Bancar, Kabupaten Purbalingga, Jumat (17/7/2026).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Danramil 04/Kutasari Kapten Arm Kadi Suryanto yang membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). Upacara diikuti oleh seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodim 0702/Purbalingga dengan penuh khidmat.

Dalam amanatnya, Kasad menegaskan bahwa pengabdian sejati yang selalu digaungkan TNI Angkatan Darat bukan sekadar menjalankan tugas atau profesi, melainkan manifestasi tertinggi dari tanggung jawab moral, lahir dan batin, serta panggilan nurani yang mengandung nilai-nilai kemuliaan yang luhur. Oleh karena itu, setiap prajurit dituntut untuk terus menjaga integritas, loyalitas, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kasad juga mengingatkan agar prajurit senantiasa taat asas, berdedikasi, serta menunjukkan prestasi terbaik sehingga layak memperoleh penghargaan sebagai bentuk pengakuan atas kinerja dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Lebih lanjut, Kasad mengajak seluruh prajurit untuk memperkuat pengabdian melalui karya nyata, sigap dalam mengatasi setiap kesulitan masyarakat, serta selalu hadir memberikan solusi di tengah berbagai tantangan yang dihadapi rakyat. Hal tersebut merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang harus terus dipelihara dan ditingkatkan.

Melalui pelaksanaan Upacara 17-an ini, diharapkan seluruh personel Kodim 0702/Purbalingga semakin termotivasi untuk meningkatkan disiplin, profesionalisme, serta semangat pengabdian dalam menjalankan tugas, sehingga kehadiran TNI AD benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (Pendim 0702/Purbalingga)


Kehadiran TNI di MPLS Jadi Motivasi Bangun Disiplin Siswa Baru





PURBALINGGA – Kehadiran anggota TNI dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di MTs NU 07 Selakambang, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, memberikan semangat, sekaligus motivasi bagi para peserta didik baru untuk membangun karakter disiplin sejak awal memasuki lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan pembinaan karakter dan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang digelar pada Kamis (16/7/2026), Koramil 02/Kaligondang membekali para siswa dengan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, serta semangat cinta tanah air sebagai fondasi dalam menempuh pendidikan.

Materi disampaikan oleh Babinsa Koramil 02/Kaligondang, Pelda Haryana bersama satu anggota. Kegiatan berlangsung dengan pendampingan para guru dan diikuti antusias oleh seluruh peserta MPLS MTs NU 07 Selakambang.

Pelda Haryana mengatakan, jika pembinaan karakter melalui latihan PBB bukan sekadar melatih ketangkasan fisik saja, melainkan membentuk sikap dan mental generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dalam kehidupan sehari-hari.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa mampu menerapkan sikap disiplin, menghormati guru, menjaga kekompakan, dan memiliki karakter positif yang menjadi bekal dalam proses belajar maupun kehidupan bermasyarakat," ujarnya.

Sementara itu, salah satu peserta MPLS, Nur Aini, mengaku senang dapat mengikuti pembinaan yang menghadirkan personel TNI sebagai pemateri. Menurutnya, materi yang diberikan menjadi pengalaman baru sekaligus menambah motivasi untuk menjadi pelajar yang disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab.

"Kehadiran Bapak TNI membuat kami semakin bersemangat mengikuti MPLS. Kami belajar tentang pentingnya disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab sebagai bekal selama menempuh pendidikan di sekolah," tuturnya. (MK/PEN0702)



Rabu, 15 Juli 2026

Semangat Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda di Purbalingga

 

PURBALINGGA – TNI bersama warga bergotong royong membangun Jembatan Garuda yang melintasi Sungai Soso. Jembatan ini menghubungkan Desa Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, dengan Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, kamis(16/7/2026). 

Pembangunan jembatan dilakukan untuk mempermudah akses masyarakat yang selama ini terkendala, terutama saat musim hujan ketika debit Sungai Soso meningkat. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat memperlancar aktivitas warga, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga mengangkut hasil pertanian.

Dalam proses pengerjaan, personel TNI dan warga harus memikul material bangunan secara manual karena lokasi pembangunan sulit dijangkau kendaraan. Meski demikian, semangat kebersamaan tetap menjadi kekuatan utama untuk menyelesaikan pembangunan.

Sementara itu, Danramil 10/Mrebet, Kapten Inf Bambang Sulistyo, menyampaikan bahwa jembatan ini akan mempermudah akses antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

"Kami berharap Jembatan Garuda dapat memperlancar mobilitas warga serta membantu meningkatkan perekonomian masyarakat di kedua wilayah," katanya.

Dengan selesainya pembangunan nanti, Jembatan Garuda diharapkan menjadi sarana yang mempermudah hubungan antara Kecamatan Mrebet dan Kecamatan Bobotsari serta memberikan manfaat bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.(Pendim PBG)


Koramil 12/Karanganyar Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Kemanunggalan TNI dengan Rakyat

 




PURBALINGGA – Koramil 12/Karanganyar Kodim 0702/Purbalingga menggelar kegiatan nonton bareng (Nobar) pertandingan sepak bola Piala Dunia 2026 bersama masyarakat sebagai sarana komunikasi sosial (komsos) untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kegiatan berlangsung di Makoramil 12/Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, KAbupaten Purbalingga, Kamis (16/7/2026).

Nobar tersebut diikuti oleh anggota Koramil 12/Karanganyar bersama warga binaan. Suasana penuh keakraban tampak mewarnai jalannya kegiatan, di mana prajurit TNI dan masyarakat berkumpul menikmati pertandingan sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Dalam kesempatan tersebut, Danramil 12/Karanganyar Kapten Cke Kamiyono, mengatakan bahwa kegiatan nobar merupakan salah satu bentuk komunikasi sosial yang efektif untuk membangun kedekatan antara TNI dan masyarakat.

"Melalui kegiatan nonton bareng ini kami ingin mempererat hubungan kekeluargaan, meningkatkan kebersamaan, serta mendukung terciptanya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan hubungan yang harmonis, diharapkan sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah akan semakin kuat," ujar Danramil.

Sementara itu, Agus (36) warga Desa Karanganyar yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada Koramil 12/Karanganyar.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Koramil 12/Karanganyar yang telah mengadakan kegiatan nobar ini. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga membuat kami semakin dekat dengan anggota TNI. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan," ungkapnya. (Pendim 0702/Purbalingga)

Selasa, 14 Juli 2026

TMMD Perkuat Sinergi TNI, Pemerintah Daerah dan Masyarakat Bangun Desa

 

 




PURBALINGGA–Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 Kodim 0702/Purbalingga yang akan dilaksanakan di Desa Danasari Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga resmi dibuka melalui Upacara Pembukaam TMMD di Halaman Pendopo Dipokusumo Purbalingga, Rabu (15/7/2026).

Upacara dipimpin Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, S.E., M.M., selaku inspektur upacara dan dihadiri Dandim 0702/Purbalingga bersama Forkopimda,  kepala OPD, serta tamu undangan lainnya dan peserta upacara baik dari unsur TNI-Polri, Ormas, dan  pelajar.

Dalam amanat Bupati Purbalingga H. Fahmi Muhammad Hanif yang dibacakan Wakil Bupati, disampaikan jika TMMD dinilai sebagai program lintas sektoral yang efektif dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa,” program TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 dilaksanakan di Desa Danasari, Kecamatan Karangjambu dari tanggal 15 Juli - 13 Agustus 2026 dengan harapan mampu mempercepat pemerataan pembangunan melalui semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., saat dikonfirmasi mengatakan bahwa TMMD merupakan wujud nyata pengabdian TNI bersama pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan wilayah sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Melalui TMMD, kami berharap seluruh sasaran fisik maupun nonfisik dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan seluruh pihak. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama untuk mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Dandim.

Selain itu Dandim juga menjelaskan sasaran yang akan dilaksanakan pada TMMD kali ini yaitu terdapat sasaran fisik maupun non fisik.

" Pada TMMD ini kami akan melaksanakan sasaran fisik berupa membuka Jalan Baru volume : P. 230 M x L. 5 M, Pembangunan Drainase volume : P.  230 M x L. 1 M x T. 0,95 M, pembangunan talud dan  gorong gorong yang akan menghubungkan Dusun Danareja ke Dukuh Gomblang.
Pada sasaran non fisik akan dilaksanakan berbagai penyuluhan sesuai kebutuhan masyarakat ," jelas Dandim.

Melalui pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026, diharapkan hasil pembangunannya nanti baik fisik maupun non fisik dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa. (SF)


Kedekatan Koramil 11/Karangmoncol dan Masyarakat, Nobar Piala Dunia 2026 Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat

 




PURBALINGGA – Koramil 11/Karangmoncol Kodim 0702/Purbalingga menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan semifinal Piala Dunia 2026  bersama masyarakat sebagai sarana mempererat komunikasi sosial (Komsos) antara TNI dan warga. Kegiatan berlangsung di rumah Azis Kepala Desa Baleraksa, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga, Rabu (15/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Danramil 11/Karangmoncol Letda Inf Sutarna, mengatakan bahwa kegiatan nobar ini merupakan salah satu bentuk komunikasi sosial yang bertujuan menjalin kedekatan antara aparat teritorial dengan masyarakat.

"Melalui kegiatan sederhana seperti nonton bareng ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin akrab antara TNI dan masyarakat. Dengan kebersamaan tersebut, kemanunggalan TNI dengan rakyat akan semakin kuat," ujar Danramil.

Sementara itu, Kepala Desa Baleraksa, Aziz, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Koramil 11/Karangmoncol. Menurutnya, kegiatan seperti ini mampu mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat serta menciptakan suasana yang penuh kebersamaan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Koramil 11/Karangmoncol yang telah mengadakan kegiatan nobar bersama warga. Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, dan menunjukkan bahwa TNI selalu hadir di tengah-tengah masyarakat," ungkap Aziz.

Selain menikmati pertandingan Piala Dunia 2026, suasana penuh keakraban terlihat saat anggota Koramil dan masyarakat saling berdiskusi serta berbincang mengenai berbagai hal. Momentum ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. (Pendim 0702/Purbalingga)

Senin, 13 Juli 2026

TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda Dongkrak Ekonomi Desa

 

 




PURBALINGGA - Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat mewarnai pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, dengan Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, Selasa (14/7/2026). Kehadiran jembatan ini diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses antarwilayah sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

Selama ini, warga di kedua desa menghadapi kendala mobilitas, terutama saat musim hujan ketika debit sungai meningkat. Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat, mulai dari bekerja, hingga mengangkut hasil pertanian, menjadi lebih sulit dan membutuhkan waktu tempuh yang lebih lama.

Danramil 10/Mrebet, Kapten Inf Bambang Sulistyo mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan langkah strategis untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

"Jembatan ini nantinya tidak hanya mempermudah akses masyarakat, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi warga, mulai dari sektor pertanian, perdagangan, hingga distribusi hasil usaha masyarakat desa," ujarnya.

Menurut Kapten Inf Bambang, keberadaan jembatan juga akan mempercepat akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, serta berbagai kegiatan sosial yang melibatkan warga di dua kecamatan tersebut.

"Selama ini masyarakat harus menempuh jalur yang lebih jauh untuk mencapai wilayah seberang. Kondisi itu tidak hanya menambah waktu perjalanan, tetapi juga meningkatkan biaya transportasi yang harus dikeluarkan warga," ungkapnya. 

Sementara itu, Babinsa Desa Serayularangan, Sertu Muhtarom, mengatakan proses pembangunan dilakukan dengan melibatkan pemerintah desa, personel TNI, dan masyarakat melalui budaya gotong royong. Kolaborasi tersebut menjadi wujud kepedulian bersama dalam menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat luas.

"Semangat kebersamaan terlihat dalam setiap tahapan pengerjaan. Kami berharap Jembatan Garuda dapat selesai sesuai target sehingga segera dimanfaatkan masyarakat untuk memperlancar mobilitas, memperkuat konektivitas antarwilayah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan," kata Serda Muhtarom. (Mk/Pen0702)


Koramil 08/Bobotsari Tanamkan Disiplin dan Jiwa Nasionalisme kepada Siswa Baru

 



PURBALINGGA – Dalam rangka membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat kebangsaan, Koramil 08/Bobotsari Kodim 0702/Purbalingga memberikan materi Pembinaan Karakter dan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) MTs Negeri 2 Purbalingga.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Desa Gandasuli, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga tersebut diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta didik baru. Suasana pelatihan berlangsung tertib dan penuh semangat, di mana para siswa mendapatkan pembekalan tentang pentingnya disiplin, kekompakan, kepemimpinan, serta rasa tanggung jawab sebagai pelajar, Selasa (14/7/2026). 

Materi disampaikan langsung oleh Batuud Koramil 08/Bobotsari, Serma Tikyono, bersama lima Babinsa. Selain memberikan teori mengenai pembinaan karakter, para Babinsa juga melatih siswa praktik dasar Peraturan Baris Berbaris (PBB) untuk menanamkan sikap disiplin, kerja sama, dan kepatuhan terhadap aturan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut guru pembimbing MTs Negeri 2 Purbalingga yang mendampingi jalannya pelatihan sejak awal hingga selesai. Sinergi antara pihak sekolah dan Koramil 08/Bobotsari diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik yang berkarakter, berakhlak baik, serta memiliki semangat cinta tanah air.

Batuud Koramil 08/Bobotsari Serma Tikyono mengatakan, jika pembinaan karakter sejak dini menjadi salah satu langkah strategis dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkarakter, disiplin, dan berwawasan kebangsaan.

"Melalui materi pembinaan karakter dan latihan PBB, kami berharap para siswa mampu menerapkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan rasa hormat, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Ia menambahkan, pembiasaan sikap disiplin dan kepedulian terhadap sesama sejak usia sekolah akan menjadi bekal bagi para siswa dalam menghadapi tantangan di masa depan. Melalui sinergi antara TNI dan dunia pendidikan, diharapkan lahir generasi muda yang tangguh, berakhlak mulia, memiliki jiwa nasionalisme yang kuat, serta siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara. (Mk/Pen 0702)



Dandim 0702/Purbalingga Ikuti Vicon Evaluasi KDKMP yang Dipimpin Wakil Panglima TNI

 

 

PURBALINGGA – Komandan Kodim (Dandim) 0702/Purbalingga, Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., mengikuti kegiatan Video Conference (Vicon) Evaluasi Percepatan Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dipimpin langsung oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita. Kegiatan Vicon berlangsung di Gedung KDKMP, Desa Kalimanah Wetan, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Selasa (14/7/2026).

 Vicon tersebut diikuti oleh seluruh Pangdam, Danrem, dan Dandim se-Indonesia. Vicon ini digelar untuk memantau secara langsung progres pembangunan gedung KDKMP di berbagai wilayah Indonesia serta mengevaluasi pelaksanaannya agar berjalan sesuai dengan rencana dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Dalam arahannya, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menekankan pentingnya percepatan pembangunan Gedung KDKMP agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Beliau juga menegaskan bahwa pembangunan KDKMP merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dan seluruh elemen bangsa dalam menjawab tantangan pembangunan di berbagai wilayah.

Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Dengan pengawasan yang baik dan koordinasi yang berkesinambungan, diharapkan Gedung KDKMP dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Diharapkan dukungan penuh seluruh elemen dalam menyukseskan program strategis KDKMP sebagai penggerak perekonomian desa. (Pendim PBG)



TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung Penghubung Dua Desa di Sungai Soso

 

 




PURBALINGGA – Semangat gotong royong terus ditunjukkan anggota TNI bersama masyarakat dalam pembangunan Jembatan Gantung yang menghubungkan Desa Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, dengan Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari. Pembangunan jembatan yang melintasi Sungai Soso tersebut dilakukan secara bertahap dengan melibatkan personel TNI dan warga setempat. Senin 13/7/2026).

Pada tahap pekerjaan saat ini, personel bersama masyarakat melaksanakan perakitan rangka besi, pemasangan tulangan, serta pembangunan pondasi dan pasangan batu sebagai penyangga utama jembatan. Meski di bawah terik matahari, semangat kebersamaan tetap terlihat dalam setiap proses pekerjaan.

Keberadaan Jembatan Gantung ini diharapkan menjadi akses yang lebih aman dan efisien bagi masyarakat kedua desa. Selain mempermudah mobilitas warga, jembatan juga akan memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, serta memudahkan akses menuju fasilitas pelayanan publik.

Gotong royong yang terjalin selama pembangunan menjadi bukti kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Kebersamaan tersebut diharapkan mampu mempercepat penyelesaian proyek sehingga jembatan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Dengan hadirnya Jembatan Gantung yang melintasi Sungai Soso ini, diharapkan konektivitas antara Desa Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, dan Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari, semakin baik sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat hubungan sosial dan ekonomi masyarakat di kedua wilayah. (Pendim PBG)


Sabtu, 11 Juli 2026

Sorak Pendukung Pecah, Nobar Argentina vs Swiss di Koramil 13/Rembang Berlangsung Meriah

 


PURBALINGGA – Suasana penuh semangat mewarnai kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Swiss yang digelar Koramil 13/Rembang. Kegiatan berlangsung di Markas Koramil 13/Rembang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, dan diikuti personel TNI bersama masyarakat setempat, Minggu(12/7/2026). 


Sejak pertandingan dimulai, para penonton tampak antusias menyaksikan setiap jalannya laga. Sorak-sorai menggema di ruangan setiap kali kedua tim menciptakan peluang. Pendukung Argentina maupun Swiss sama-sama memberikan dukungan dengan penuh semangat, sehingga suasana nobar terasa semakin meriah.


Danramil 13/Rembang Kapten Arm Mindoko, mengatakan bahwa kegiatan nobar tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan antara TNI dan warga.


"Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun kebersamaan dan memperkuat komunikasi dengan masyarakat. Antusiasme warga menunjukkan bahwa kegiatan sederhana seperti nobar mampu menjadi ajang mempererat tali silaturahmi," ujarnya.


Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Kebersamaan yang terjalin selama nobar diharapkan semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menumbuhkan semangat persatuan melalui olahraga sepak bola.(Pendim PBG)

Kamis, 09 Juli 2026

Semangat Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Garuda Desa Serayularangan

 



PURBALINGGA - Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang dikerjakan Kodim 0702/Purbalingga di Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga
terus mengalami kemajuan signifikan, Jumat (10/7/2026). 

Infrastruktur yang menjadi salah satu proyek strategis tersebut diproyeksikan menjadi jalur penghubung baru antara Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet dengan Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari, sehingga mampu meningkatkan konektivitas dan memperlancar mobilitas masyarakat.

Dibalik capaian pembangunan itu, proses pengerjaan di lapangan tidak lepas dari berbagai tantangan. Medan yang sulit dijangkau kendaraan roda empat membuat distribusi material konstruksi harus dilakukan secara manual oleh personel TNI bersama warga.

Dengan semangat kebersamaan, prajurit Koramil 10/Mrebet dan masyarakat bahu-membahu memikul material bangunan melewati jalan setapak yang sempit menuju lokasi pembangunan.

Material diangkut secara bertahap dari titik terakhir yang dapat dilalui kendaraan agar kebutuhan konstruksi tetap terpenuhi dan pekerjaan berjalan sesuai target.

Babinsa Desa Serayularangan, Sertu Muhtarom menegaskan, bahwa kondisi medan yang cukup sulit tidak menyurutkan tekad seluruh personel maupun masyarakat dalam menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut.

"Keterbatasan akses tidak menjadi hambatan bagi kami. Bersama masyarakat, kami terus bergotong royong agar pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat diselesaikan sesuai rencana dan segera dimanfaatkan oleh warga," ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antara TNI dan masyarakat menjadi faktor utama yang membuat pekerjaan terus berjalan meski dihadapkan pada keterbatasan sarana.

"Dengan semangat gotong royong yang terbangun menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan di daerah," ungkap Serda Muhtarom. 

Keberadaan Jembatan Perintis Garuda nantinya diharapkan mampu membuka akses yang lebih cepat dan aman bagi masyarakat, memperpendek waktu tempuh antarwilayah, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas pendidikan, pertanian, perdagangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Mrebet, Bobotsari, dan wilayah sekitarnya. (Mk/Pen0702).

TNI Sahabat Rakyat, Koramil 03/Kalimanah Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia

 

 



PURBALINGGA–Perkuat Sinergitas TNI dengan rakyat, Koramil 03/Kalimanah Kodim 0702/Purbalingga menggelar Nonton Bareng (Nobar) Kebangsaan Pertandingan Sepak Bola Piala Dunia 2026  bersama masyarakat antara Prancis melawan Maroko, (10/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut,  Danramil 03/Kalimanah  Kapten Inf Walyadi  mengatakan bahwa Nobar merupakan media komunikasi sosial yang efektif untuk membangun kedekatan dengan masyarakat.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat kebersamaan dan komunikasi dengan masyarakat. TNI akan terus hadir di tengah rakyat karena kemanunggalan TNI dengan rakyat merupakan kekuatan utama dalam menjaga persatuan dan keamanan wilayah," ujarnya.

Sementara itu Agil salah seorang warga yang ikut kegiatan Nobar di Koramil 03/Kalimanah turut  menanggapi jika kegiatan Nobar yang di gelar TNI bersama masyarakat  tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

"Dengan adanya Nobar ini, kami merasa TNI semakin dekat dengan rakyat. TNI adalah sahabat rakyat," ungkapnya.

Melalui kegiatan Nobar Kebangsaan, Koramil 03/Kalimanah berharap sinergi dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan wilayah yang aman, kondusif, dan penuh semangat persatuan.(SF)


Rabu, 08 Juli 2026

Tembus Medan Terjal, Material Bangunan Jembatan Garuda Dilangsir Secara Manual

 

 



PURBALINGGA – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang dilaksanakan Kodim 0702/Purbalingga di Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan, Kamis (9/7/2026). 

Proyek strategis tersebut nantinya akan menjadi akses penghubung antara Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet dengan Desa Talagening Kecamatan Bobotsari Kabupaten Purbalingga.

Dibalik progres pembangunan yang terus berjalan, para prajurit TNI bersama warga dihadapkan pada tantangan medan yang cukup berat. Lokasi pembangunan berada di wilayah yang sulit dijangkau kendaraan roda empat, sehingga proses distribusi material harus dilakukan secara manual.

Kondisi tersebut tidak memadamkan semangat anggota Koramil 10/Mrebet bersama masyarakat. Dengan mengandalkan tenaga dan kebersamaan, material bangunan dipikul secara bergantian menyusuri jalur sempit dan terjal menuju titik pembangunan jembatan.

Proses pelangsiran dilakukan bertahap dari lokasi terakhir yang dapat dijangkau kendaraan. Cara ini menjadi solusi agar pasokan material tetap tersedia, sehingga pekerjaan konstruksi dapat terus berlangsung sesuai tahapan yang telah direncanakan.

Babinsa Desa Serayularangan, Sertu Muhtarom, mengatakan, jika keterbatasan akses bukan menjadi penghalang untuk menyelesaikan pembangunan. Menurutnya, sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai kendala di lapangan.

"Meski akses terbatas, kami bersama warga tetap berupaya semaksimal mungkin agar pembangunan jembatan ini dapat selesai tepat waktu," ujarnya di sela kegiatan.

Semangat gotong royong yang terjalin selama proses pembangunan menjadi cerminan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran masyarakat yang turut membantu mengangkut material menunjukkan besarnya harapan agar jembatan tersebut segera dapat dimanfaatkan.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan mampu membuka konektivitas antar desa dan kecamatan, memangkas waktu tempuh masyarakat, serta mendukung kelancaran aktivitas pendidikan, pertanian, dan perekonomian warga di wilayah Kecamatan Mrebet dan sekitarnya. (Mk/Pen0702)

Selasa, 07 Juli 2026

Angkut Pasir Estafet , Warnai Pembangunan Jembatan Gantung Garuda

 




PURBALINGGA–Semangat gotong royong warga masih sangat kental terasa dalam pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga. Demi mempercepat pengecoran tiang pancang, warga bersama anggota Kodim 0702/Purbalingga mengangkut pasir secara estafet menggunakan ember dari tangan ke tangan di atas aliran sungai, (8/7/2026).

Cara sederhana ini jadi solusi yang paling efektif untuk membawa material ke titik pengecoran yang memang sulit dijangkau kendaraan atau alat berat.

Puluhan warga nampak kompak bekerja tanpa kenal lelah, saling oper ember berisi pasir secara berantai. Hal ini menunjukkan jika budaya gotong royong masih kuat di tengah masyarakat.

Salah satu warga Desa Wanogara Wetan, Yati, mengaku senang bisa ikut langsung dalam pembangunan jembatan yang sudah lama dinantikan warga.

"Kami dengan ikhlas bergotong royong karena jembatan ini nantinya akan memudahkan aktivitas masyarakat. Semoga pembangunannya berjalan lancar dan segera dapat dimanfaatkan bersama," ujarnya.

Sementara itu, anggota Kodim 0702/Purbalingga, Sertu Yatin Subagyo, mengatakan bahwa keterlibatan aktif warga jadi salah satu hal penting untuk mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Garuda.

"Antusiasme warga sangat luar biasa. Meski harus melangsir pasir secara estafet menggunakan ember, mereka tetap semangat. Kebersamaan seperti ini jadi modal penting untuk menyelesaikan pembangunan jembatan demi kepentingan masyarakat," ungkapnya.

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mempermudah mobilitas warga. Kehadiran jembatan ini diharapkan bisa mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat, sekaligus jadi bukti nyata kerja sama antara TNI dan rakyat dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.(SF)

Dandim 0702/Purbalingga Ikuti Zoom Meeting Bersama Wapang TNI Bahas Percepatan Pembangunan Gedung KDKMP

 

 




PURBALINGGA – Komandan Kodim (Dandim) 0702/Purbalingga, Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., mengikuti kegiatan Zoom Meeting yang dipimpin oleh Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, dalam rangka mendukung percepatan pembangunan Gedung KDKMP. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Koperasi Desa Merah Putih, Desa Karangjambe, Kecamatan Padamara , Kabupaten Purbalingga, Selasa (7/7/2026). 

Dalam arahannya, Wakil Panglima TNI menekankan pentingnya percepatan pembangunan Gedung KDKMP agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Selain itu, seluruh pihak diminta memastikan pembangunan dilaksanakan sesuai perencanaan, tepat sasaran, serta mengutamakan kualitas sehingga gedung yang dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Usai mengikuti Zoom Meeting, Dandim 0702/Purbalingga meninjau langsung progres pembangunan gedung bersama anggota untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana. Peninjauan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Kodim 0702/Purbalingga dalam mendukung program pemerintah serta mewujudkan fasilitas yang mampu meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

Dandim menegaskan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Dengan pengawasan yang baik dan koordinasi yang berkesinambungan, diharapkan Gedung KDKMP dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Karangjambe dan sekitarnya. (Pendim PBG)


Koramil 11/Karangmoncol Ajak Santri dan Masyarakat Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di Ponpes Mathali Ul Falah

 

 

PURBALINGGA–Dalam rangka mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus menumbuhkan semangat persatuan dan nasionalisme, Koramil 11/Karangmoncol Kodim 0702/Purbalingga menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Kebangsaan pertandingan Sepak Bola Piala Dunia 2026 bersama para santri dan masyarakat di Pondok Pesantren Mathali Ul Falah, Desa Pekiringan, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga, Rabu (8/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut mendapat sambutan antusias dari para santri, tokoh agama, dan warga sekitar. Selain menjadi sarana hiburan, nobar juga dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat silaturahmi serta membangun kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Danramil 11/Karangmoncol, Letda Inf Sutarna, mengatakan bahwa Nobar Kebangsaan merupakan salah satu media komunikasi sosial TNI dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa persatuan, mempererat hubungan emosional, serta meningkatkan semangat kebangsaan di tengah masyarakat.

"Sepak bola merupakan olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan. Melalui Nobar Kebangsaan ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi antara TNI, para santri, dan masyarakat sekaligus menanamkan nilai-nilai persatuan, kebersamaan, serta semangat cinta tanah air," ujar Letda Inf Sutarna.

Sementara itu, salah satu santri Pondok Pesantren Mathali Ul Falah, Rifai, menyampaikan apresiasi kepada Koramil 11/Karangmoncol atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran TNI di lingkungan pondok pesantren memberikan energi positif dan semakin mendekatkan hubungan antara aparat dengan masyarakat.

"Kami sangat berterima kasih kepada Koramil 11/Karangmoncol yang telah mengajak para santri dan masyarakat mengikuti Nobar Kebangsaan. Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga mempererat ukhuwah serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan cinta kepada bangsa Indonesia," ungkap Sobirin.

Melalui kegiatan seperti ini, Koramil 11/Karangmoncol berharap sinergi antara TNI, santri pondok pesantren, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta kondusivitas wilayah.(SF)



Senin, 06 Juli 2026

Semangat Gotong Royong Warnai Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Serayularangan



PURBALINGGA – Semangat gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat terus mengiringi pembangunan Jembatan Gantung di Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. Hingga Selasa (7/7/2026), progres pembangunan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan dengan sejumlah tahapan pengerjaan pengecoran pondasi terus dipercepat.

Pembangunan jembatan tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan akses transportasi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kehadiran jembatan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan memperlancar konektivitas antarwilayah.

Program ini merupakan wujud kepedulian TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0702/Purbalingga dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Babinsa Desa Serayularangan, Serda Muhtarom, mengatakan pembangunan jembatan menjadi bagian dari komitmen Kodim 0702/Purbalingga untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang layak.

"Melalui semangat gotong royong bersama warga, kami berharap pembangunan jembatan ini dapat selesai sesuai target sehingga segera dimanfaatkan masyarakat. Kehadiran jembatan ini nantinya akan mempermudah akses warga dan mendukung aktivitas ekonomi maupun sosial," ujarnya.

Pengerjaan jembatan dilakukan secara bergotong royong oleh personel Koramil 10/Mrebet bersama warga Desa Serayularangan. Kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan menjadi bukti kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan di daerah.

Salah seorang warga, Suradi, mengaku senang dapat terlibat langsung dalam proses pembangunan tersebut. Menurutnya, jembatan gantung yang sedang dibangun merupakan harapan lama masyarakat karena akan mempermudah akses menuju lahan pertanian maupun ke wilayah sekitar.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI yang telah membantu membangun jembatan ini. Warga juga bersemangat ikut bergotong royong karena manfaatnya akan kami rasakan bersama," tutur Suradi.

Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, Jembatan Gantung Desa Serayularangan diharapkan segera selesai dan menjadi sarana penghubung yang mampu meningkatkan mobilitas, memperkuat perekonomian, serta mendukung aktivitas masyarakat secara lebih aman dan efisien. (Mk/Pen0702)



Minggu, 05 Juli 2026

Semangat Gotong Royong Warnai Persiapan Pengecoran Pondasi Jembatan Gantung Garuda di Desa Wanogara Wetan

 


PURBALINGGA–Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga terus menunjukkan perkembangan signifikan. Memasuki tahap persiapan pengecoran pondasi tiang pancang, semangat gotong royong antara anggota Kodim 0702/Purbalingga dan masyarakat semakin terlihat dalam setiap tahapan pekerjaan.


Puluhan warga dengan penuh antusias bersama personel TNI bergotong royong mengumpulkan material batu dan pasir yang diambil dari dasar sungai. Material tersebut akan digunakan sebagai bahan utama dalam pelaksanaan pengecoran pondasi tiang pancang sebagai struktur penyangga utama jembatan, (6/7/2026).


Babinsa Koramil 13/Rembang, Kodim 0702/Purbalingga, Serda Supriyohadi yang membina Desa Wanogara Wetan mengatakan, tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti kuat bahwa pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan harapan bersama yang telah lama dinantikan.


"Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Mereka secara sukarela bergotong royong mengumpulkan batu dan pasir dari sungai sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan jembatan. Semangat kebersamaan ini menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian pekerjaan sekaligus mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat," ungkapnya.


Hal senada disampaikan Sugeng, salah seorang warga Desa Wanogara Wetan. Menurutnya, keberadaan Jembatan Gantung Garuda akan memberikan dampak positif bagi masyarakat karena mampu memperlancar mobilitas warga serta meningkatkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial.


"Kami sangat bersyukur dan bersemangat ikut bergotong royong karena jembatan ini merupakan impian masyarakat sejak lama. Semoga pembangunannya berjalan lancar sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh warga," ujarnya.


Pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan bantuan dari Presiden Republik Indonesia yang bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah, membuka akses transportasi yang lebih aman dan efisien, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

Melalui sinergi antara TNI dan masyarakat yang terus terjalin dengan baik, diharapkan seluruh tahapan pembangunan dapat diselesaikan sesuai rencana sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga dan sekitarnya. Semangat gotong royong yang terus dipelihara menjadi cerminan nyata bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat merupakan kekuatan utama dalam mendukung percepatan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.(SF)