Senin, 31 Agustus 2026

Cangkul Jadi Teman TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda di Wanogara Wetan

 

 


PURBALINGGA – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat terus terlihat dalam pembangunan Jembatan Garuda di Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Selasa (1/9/2026). 

Dengan menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, Serda Supriyo Hadi selaku Babinsa Koramil 13/Rembang bersama warga bahu-membahu memindahkan tanah sebagai bagian dari proses pembangunan Jembatan Garuda.

Aktivitas tersebut dilakukan secara gotong royong untuk mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Serda Supriyo Hadi mengatakan, kebersamaan antara TNI dan warga dalam setiap kegiatan pembangunan menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Cangkul menjadi salah satu alat sederhana yang kami gunakan bersama warga untuk memindahkan tanah. Dengan semangat gotong royong, pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan dan dapat diselesaikan bersama-sama,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam pembangunan Jembatan Garuda menunjukkan tingginya semangat kebersamaan dan kepedulian warga terhadap pembangunan di desanya.

Pembangunan Jembatan Garuda tersebut diharapkan dapat segera rampung sehingga dapat membantu dan mempermudah aktivitas masyarakat serta meningkatkan akses dan konektivitas antarwilayah.

Melalui kerja sama dan gotong royong yang terus terjalin, TNI bersama rakyat membuktikan bahwa kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.(Pendim 0702/Purbalingga)

 



Minggu, 30 Agustus 2026

Pembangunan Jembatan Garuda di Purbalingga Terus Dikebut

 



PURBALINGGA – Pembangunan Jembatan Garuda yang dikerjakan Koramil 10/Mrebet Kodim 0702/Purbalingga bersama masyarakat terus menunjukkan progres signifikan. Saat ini, pembangunan akses penghubung tersebut telah memasuki tahap penting, yakni pengecoran pondasi tiang utama jembatan.
Pengerjaan dilakukan di lokasi proyek Jembatan Garuda, Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Senin (31/8/2026).

Tahap pengecoran pondasi menjadi bagian krusial dalam pembangunan jembatan karena berkaitan langsung dengan kekuatan konstruksi dan keselamatan masyarakat yang nantinya akan menggunakan akses tersebut.

Babinsa Desa Serayularangan, Sertu Muhtarom, mengatakan, jika seluruh proses pengerjaan dilakukan secara teliti dengan mengedepankan kualitas dan kekuatan konstruksi agar jembatan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

"Pengerjaan dilakukan secara teliti dan penuh kehati-hatian agar hasil yang dicapai maksimal serta memiliki daya tahan dalam jangka panjang," ujar Sertu Muhtarom.

Menurutnya, percepatan pembangunan Jembatan Garuda tidak terlepas dari keterlibatan aktif anggota TNI bersama masyarakat. Semangat gotong royong yang terjalin di lokasi pembangunan menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Prajurit TNI dan warga bahu-membahu, menyatukan tenaga dan semangat untuk menghadirkan infrastruktur yang nantinya diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

"Prajurit bersama warga setempat bekerja sama menyelesaikan setiap tahapan pembangunan dengan penuh tanggung jawab, guna menghadirkan akses penghubung yang aman dan nyaman bagi masyarakat," katanya.

Sementara itu, Bati Tuud Koramil 10/Mrebet Serma Raswan menuturkan, jika pembangunan Jembatan Garuda diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi.

"Keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta mempermudah aktivitas masyarakat dalam menjalankan kegiatan sehari-hari," tuturnya. 

Lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur, proyek Jembatan Garuda juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, TNI bersama masyarakat terus berupaya menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi warga. (Pendim Pbg).



Festival Kenthongan Meriahkan HUT Ke- 81 RI di Purbalingga

 




PURBALINGGA – Festival Kenthongan 2026 menjadi salah satu warna dalam rangkaian perayaan HUT Ke- 81 Kemerdekaan RI di Purbalingga. Di tengah semangat memperingati kemerdekaan, dentuman kenthongan yang menggema di Alun-alun Purbalingga, pada Sabtu (29/8/2026) malam. 

Festival tersebut tidak hanya menyuguhkan kemeriahan saja, akan tetapi menjadi panggung bagi para seniman untuk menunjukkan kreativitas sekaligus menjaga eksistensi kesenian tradisional khas Banyumasan di tengah perkembangan zaman.

Kegiatan ini turut dihadiri Komandan Kodim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta ribuan warga tampak antusias menyaksikannya. 

Sebanyak 10 grup kenthongan asal Kabupaten Purbalingga ambil bagian dalam festival tersebut. Masing-masing grup tampil dengan konsep pertunjukan yang menarik serta memadukan berbagai ikon khas Purbalingga.

Penampilan diawali oleh grup ELJA yang membuka kemeriahan festival. Selanjutnya, satu per satu grup menunjukkan kebolehannya, mulai dari Citra Nada, Sadawira, Soul Play, Kholokatung, Pablo, Irama Sabuk Wulung, Krida Kukila, Balamoeda hingga Sameday. Setiap penampilan menghadirkan karakter dan kreativitas tersendiri. 

Setelah melalui proses penilaian dewan juri, grup Citra Nada berhasil keluar sebagai juara pertama Festival Kenthongan 2026, posisi juara kedua diraih oleh Balamoeda, sementara Kholokatung berhasil menempati posisi juara ketiga. Untuk kategori juara harapan, Soul Play meraih juara harapan pertama, Irama Sabuk Wulung sebagai juara harapan kedua, dan Pablo meraih juara harapan ketiga.

Komandan Kodim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria turut menyerahkan hadiah kepada para pemenang. Dalam kesempatan itu, Ia menyampaikan selamat kepada seluruh grup yang berhasil meraih prestasi dalam Festival Kenthongan 2026. Menurut Dandim, terselenggaranya Festival Kenthongan menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian bersama dalam menjaga dan melestarikan kesenian tradisional khas Banyumasan.

"Festival ini bukan sekedar hiburan saja, akan tetapi menjadi upaya kita bersama untuk menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi penerus," ujar Letkol Inf Aries Ika Satria.

Dandim menuturkan, jika pelestarian budaya membutuhkan dukungan dan peran aktif dari berbagai pihak. Pemerintah, pelaku seni, hingga masyarakat harus saling bersinergi untuk menjaga kekayaan budaya lokal agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

"Budaya adalah identitas kita. Karena itu, perlu dukungan bersama yang saling menguatkan agar kesenian tradisional tetap lestari dan mampu diwariskan kepada generasi mendatang," pungkasnya. (Pendim Pbg)

Festival Kenthongan Meriahkan HUT Ke- 81 RI di Purbalingga

 




PURBALINGGA – Festival Kenthongan 2026 menjadi salah satu warna dalam rangkaian perayaan HUT Ke- 81 Kemerdekaan RI di Purbalingga. Di tengah semangat memperingati kemerdekaan, dentuman kenthongan yang menggema di Alun-alun Purbalingga, pada Sabtu (29/8/2026) malam. 

Festival tersebut tidak hanya menyuguhkan kemeriahan saja, akan tetapi menjadi panggung bagi para seniman untuk menunjukkan kreativitas sekaligus menjaga eksistensi kesenian tradisional khas Banyumasan di tengah perkembangan zaman.

Kegiatan ini turut dihadiri Komandan Kodim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta ribuan warga tampak antusias menyaksikannya. 

Sebanyak 10 grup kenthongan asal Kabupaten Purbalingga ambil bagian dalam festival tersebut. Masing-masing grup tampil dengan konsep pertunjukan yang menarik serta memadukan berbagai ikon khas Purbalingga.

Penampilan diawali oleh grup ELJA yang membuka kemeriahan festival. Selanjutnya, satu per satu grup menunjukkan kebolehannya, mulai dari Citra Nada, Sadawira, Soul Play, Kholokatung, Pablo, Irama Sabuk Wulung, Krida Kukila, Balamoeda hingga Sameday. Setiap penampilan menghadirkan karakter dan kreativitas tersendiri. 

Setelah melalui proses penilaian dewan juri, grup Citra Nada berhasil keluar sebagai juara pertama Festival Kenthongan 2026, posisi juara kedua diraih oleh Balamoeda, sementara Kholokatung berhasil menempati posisi juara ketiga. Untuk kategori juara harapan, Soul Play meraih juara harapan pertama, Irama Sabuk Wulung sebagai juara harapan kedua, dan Pablo meraih juara harapan ketiga.

Komandan Kodim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria turut menyerahkan hadiah kepada para pemenang. Dalam kesempatan itu, Ia menyampaikan selamat kepada seluruh grup yang berhasil meraih prestasi dalam Festival Kenthongan 2026. Menurut Dandim, terselenggaranya Festival Kenthongan menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian bersama dalam menjaga dan melestarikan kesenian tradisional khas Banyumasan.

"Festival ini bukan sekedar hiburan saja, akan tetapi menjadi upaya kita bersama untuk menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi penerus," ujar Letkol Inf Aries Ika Satria.

Dandim menuturkan, jika pelestarian budaya membutuhkan dukungan dan peran aktif dari berbagai pihak. Pemerintah, pelaku seni, hingga masyarakat harus saling bersinergi untuk menjaga kekayaan budaya lokal agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

"Budaya adalah identitas kita. Karena itu, perlu dukungan bersama yang saling menguatkan agar kesenian tradisional tetap lestari dan mampu diwariskan kepada generasi mendatang," pungkasnya. (Pendim Pbg)

Jumat, 28 Agustus 2026

Serda Wisnuaji Hadiri Musdes Penetapan Badan Permusyawaratan Desa Pengadegan

 



Purbalingga – Serda Wisnuaji, Babinsa Koramil 07/Kejobong Kodim 0702/Purbalingga, menghadiri kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) Penetapan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pengadegan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Desa Pengadegan, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, Jumat malam (28/08/2026).

Musyawarah Desa Penetapan BPD ini dihadiri oleh Kepala Desa Pengadegan, perangkat desa, Babinsa Pengadegan, tokoh masyarakat, serta warga yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran Serda Wisnuaji selaku Babinsa Pengadegan dalam kegiatan Musdes merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program dan kegiatan pemerintahan desa, sekaligus untuk menjalin komunikasi serta mempererat sinergi antara TNI dengan pemerintah desa dan masyarakat.

Kepala Desa Pengadegan, Wasilah, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Babinsa Koramil 07/Kejobong atas kehadirannya dalam kegiatan Musyawarah Desa tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa Koramil 07/Kejobong yang telah hadir dalam kegiatan Musdes Penetapan BPD Desa Pengadegan. Kehadiran Babinsa memberikan rasa aman dan nyaman sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar,” ujar Wasilah.

Sementara itu, Serda Wisnuaji selaku Babinsa Pengadegan mengatakan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas Babinsa untuk selalu mendampingi dan mendukung kegiatan masyarakat serta pemerintahan desa di wilayah binaannya.

“Semoga melalui Musyawarah Desa ini dapat menghasilkan keputusan yang terbaik dan membawa manfaat bagi kemajuan Desa Pengadegan serta seluruh masyarakat,” pungkasnya. (Pendim 0702/Purbalingga)

Kamis, 27 Agustus 2026

Semangat, Bangun Jembatan Perintis Garuda di Desa Serayu Larangan

 



PURBALINGGA – Semangat gotong royong ditunjukkan Babinsa Sertu Muhtarom bersama warga dalam pembangunan jembatan perintis garuda di Desa Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Jumat(28/8/2026). 

Kegiatan tersebut menjadi wujud kebersamaan dalam mendukung pembangunan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.
Dalam proses pembangunan, Sertu Muhtarom turut terlibat langsung bersama warga. Dengan penuh semangat, mereka bekerja secara bersama-sama menyiapkan bagian konstruksi jembatan perintis garuda yang berada di atas aliran sungai.

Sejumlah warga tampak mengerjakan rangka besi sebagai bagian dari konstruksi jembatan. Sementara itu, bambu digunakan sebagai penyangga sementara untuk membantu kelancaran proses pekerjaan di lokasi.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sebagai bentuk pendampingan, tetapi juga untuk mendorong semangat gotong royong. Kebersamaan antara TNI dan warga diharapkan dapat mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan tersebut.

Saat dii lokasi, Sertu Muhtarom mengatakan bahwa pekerjaan pembangunan jembatan membutuhkan kerja sama dan kehati-hatian karena dilakukan di atas aliran sungai. Oleh karena itu, seluruh warga yang terlibat diharapkan tetap mengutamakan keselamatan selama bekerja.

“Pembangunan ini merupakan bentuk kebersamaan. Dengan semangat gotong royong, pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan dan dapat diselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Kehadiran TNI di tengah masyarakat dinilai semakin mempererat hubungan dan menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun lingkungan desa.
Melalui kegiatan ini, semangat gotong royong diharapkan terus terjaga. Pembangunan jembatan Perintis Garuda di Desa Serayu Larangan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas warga setelah nantinya selesai dan dapat digunakan.(PendimPBG)



Kodim 0702/Purbalingga Galang Bantuan Untuk Korban Bencana Alam NTT

 



PURBALINGGA – Kepedulian terhadap saudara-saudara yang tertimpa musibah bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengalir dari berbagai daerah, salah satunya dari Kabupaten Purbalingga. Melalui Komando Distrik Militer (Kodim) 0702/Purbalingga, di gelar aksi penggalangan bantuan kemanusiaan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat Kabupaten Purbalingga, Jumat (28/8/2026). 

Kegiatan pengumpulan bantuan ini merupakan wujud nyata solidaritas dan kepedulian warga Purbalingga terhadap masyarakat NTT yang tengah mengalami kesusahan akibat bencana alam yang melanda Provinsi tersebut. Bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan langsung ke lokasi-lokasi terdampak di NTT.

Komandan Kodim 0702/Purbalingga, 
Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., menyampaikan bahwa gerakan ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan meringankan beban penderitaan yang dirasakan oleh masyarakat NTT.

"Bantuan ini adalah bentuk kepedulian kami dari warga Purbalingga. Mudah-mudahan apa yang kita kumpulkan dapat sedikit meringankan kesulitan yang sedang dihadapi oleh saudara-saudara kita di NTT," ujarnya. 

Dandim 0702/Purbalingga juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Purbalingga yang telah berpartisipasi dalam penggalangan bantuan ini. Ia berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial ini terus terjaga dan menjadi bagian dari karakter bangsa.

Kodim 0702/Purbalingga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memanjatkan doa agar korban bencana di NTT diberikan ketabahan dan kekuatan, serta proses pemulihan dapat berjalan dengan cepat dan lancar. (PendimPBG)

Rabu, 26 Agustus 2026

Tetap Semangat, TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda Permudah Akses Warga

 

 




PURBALINGGA – Semangat gotong royong terus ditunjukkan TNI bersama warga  dalam pembangunan Jembatan Garuda di Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga. Pembangunan jembatan tersebut dilakukan untuk mempermudah akses dan mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, Kamis (27/08/2026).

Babinsa Koramil 13/Rembang, Serda Supriyo Hadi, bersama warga terus bergotong royong mengerjakan pembangunan jembatan. Meski pekerjaan membutuhkan tenaga dan waktu, semangat kebersamaan tetap terjaga demi mempercepat penyelesaian jembatan agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Serda Supriyo Hadi mengatakan, keterlibatan TNI bersama warga merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan warga, khususnya dalam menyediakan akses yang lebih mudah dan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.

“Pembangunan jembatan ini kami lakukan bersama warga dengan semangat gotong royong. Harapannya, setelah selesai nanti jembatan ini dapat memberikan manfaat dan mempermudah akses warga dalam beraktivitas,” ujarnya.

Ia menambahkan, kekompakan antara TNI dan warga menjadi kekuatan tersendiri dalam mempercepat proses pembangunan.
Sementara itu, warga menyambut baik pembangunan Jembatan Garuda tersebut. 

Warga berharap jembatan dapat segera selesai sehingga akses warga menjadi lebih mudah dan aktivitas sehari-hari dapat berjalan dengan lebih lancar.
Pembangunan Jembatan Garuda menjadi salah satu wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat gotong royong.(Pendim 0702/Purbalingga).


Cegah HIV/AIDS dan Penyakit Menular Seksual, Kodim 0702/Purbalingga Perkuat Edukasi Kesehatan Prajurit

 




PURBALINGGA - Kodim 0702/Purbalingga memperkuat upaya menjaga kesehatan dan kesiapan prajurit melalui penyuluhan kesehatan terpadu tentang pencegahan penyebarluasan HIV/AIDS serta bahaya penyakit menular seksual. Kegiatan tersebut digelar di Aula Makodim 0702/Purbalingga, Rabu (26/8/2026).

Penyuluhan dibuka oleh Kasdim 0702/Purbalingga Mayor Cpm Tarjono dan diikuti para Perwira Staf, Danramil jajaran, prajurit, serta PNS Kodim 0702/Purbalingga.

Dalam sambutannya, Mayor Cpm Tarjono menegaskan, jika kesehatan menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas. Prajurit yang sehat, baik secara fisik maupun mental, dinilai akan lebih siap menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan satuan.

Menurutnya, pemahaman yang benar mengenai HIV/AIDS menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan tidak hanya mengetahui penyebab, cara penularan, dan penanganan penyakit, tetapi juga mampu menyikapi persoalan tersebut secara tepat dan bertanggung jawab.

"Dengan pengetahuan yang benar, kita dapat meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan diri sendiri sekaligus lingkungan sekitar," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Penanggung Jawab Klinik Pratama Kartika 03 Purbalingga, dr. Puspitasari, hadir sebagai narasumber. Ia menyampaikan materi mengenai pencegahan penyebarluasan HIV/AIDS, bahaya penyakit menular seksual, serta pentingnya menerapkan pola hidup sehat dan perilaku yang bertanggung jawab.

Menurut dr. Puspitasari, edukasi menjadi langkah awal yang penting untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS maupun penyakit menular seksual, baik di lingkungan masyarakat maupun institusi.

"HIV/AIDS bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut kesadaran dan tanggung jawab setiap individu. Dengan memahami cara penularan, langkah pencegahan, serta menghindari perilaku berisiko, kita dapat melindungi diri sendiri, keluarga, dan orang-orang di sekitar kita," ujarnya.

Ia juga mengingatkan peserta agar tidak mudah mempercayai informasi yang keliru. Edukasi yang tepat, menurutnya, menjadi salah satu kunci dalam membangun kesadaran dan mencegah penyebaran penyakit.

"Melalui penyuluhan ini, kami berharap kesadaran prajurit dan seluruh peserta terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat. Bekal pengetahuan tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat serta kesiapan personel dalam melaksanakan tugas," pungkasnya. (MK/Pendim Pbg)

Jelang Jambore Ranting, Siswa MI Ma'arif NU Karangreja 2 Gembleng Disiplin Lewat PBB

 

 




PURBALINGGA – Semangat dan kekompakan tampak di halaman MI Ma'arif NU Karangreja 2, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Puluhan siswa-siswi mengikuti latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) sebagai bekal menghadapi Jambore Ranting Kwartir Ranting (Kwarran) Karangreja.

Kegiatan pembinaan tersebut mendapat pendampingan dari Koramil 09/Karangreja. Pelatih PBB, Pelda Fajar Triono, memberikan materi dasar baris-berbaris dengan cara yang komunikatif dan mudah dipahami oleh para siswa.

Pelda Fajar Triono mengatakan, jika latihan PBB merupakan salah satu sarana efektif untuk menumbuhkan karakter positif sejak usia dini.

"PBB bukan hanya tentang bagaimana barisannya terlihat rapi. Yang lebih penting adalah bagaimana anak-anak belajar disiplin, mematuhi aturan, percaya diri dan mampu bekerja sama dengan teman-temannya. Kami berharap bekal ini tidak hanya digunakan saat jambore, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya, Kamis (27/8/2026). 

Ia berharap, dengan bekal latihan tersebut, siswa-siswi MI Ma'arif NU Karangreja 2 harapannya mampu tampil maksimal dalam Jambore Ranting Kwarran Karangreja. Lebih jauh, semangat disiplin dan kebersamaan yang ditempa di lapangan diharapkan tumbuh menjadi karakter yang melekat dalam diri mereka.

Kepala MI Ma'arif NU Karangreja 2, Ni'matun, S.Pd.I, mengapresiasi pendampingan yang diberikan jajaran Koramil 09/Karangreja. Menurutnya, pembinaan tersebut memberikan pengalaman berharga sekaligus motivasi bagi para siswa untuk tampil lebih siap dalam kegiatan kepramukaan.

"Kami sangat berterima kasih atas pendampingan yang diberikan. Anak-anak terlihat sangat antusias dan senang mengikuti latihan. Selain sebagai persiapan Jambore Ranting, kegiatan ini juga sangat baik untuk membentuk karakter mereka agar lebih disiplin, mandiri, dan kompak," tutur Ni'matun. (Pendim 0702/Pbg)


Selasa, 25 Agustus 2026

Babinsa Koramil 01/Purbalingga Hadiri Pengajian Dalam Rangka HUT SMAN 2 Purbalingga dan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

 

 



PURBALINGGA — Babinsa Koramil 01/Purbalingga, Kodim 0702/Purbalingga turut hadir dan mendukung pelaksanaan kegiatan pengajian akbar yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun SMAN 2 Purbalingga sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1448 Hijriah, bertempat di SMAN 2 Purbalingga, Selasa malam (25/08/2026).
 
Kegiatan keagamaan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan, dihadiri oleh unsur dewan guru SMAN 2 Purbalingga, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan siswa-siswi dan warga masyarakat yang hadir sebagai jamaah. Kehadiran unsur TNI dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan dan kepedulian terhadap kegiatan pendidikan dan keagamaan di tengah masyarakat, khususnya dalam lingkungan pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Sofyan H W Babinsa Koramil 01/Purbalingga menyampaikan kehadiran pihak TNI dalam kegiatan ini bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan wujud nyata kepedulian dan dukungan TNI terhadap dunia pendidikan serta kegiatan keagamaan yang membentuk karakter generasi muda. Kegiatan seperti ini sangat penting karena menggabungkan nilai-nilai pendidikan dengan nilai-nilai keagamaan, yang sama-sama bertujuan mencetak generasi bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berbudi pekerti luhur, berakhlak mulia, dan bertakwa.
 
"Kami sangat mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini. Menggabungkan peringatan hari jadi sekolah dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah langkah yang sangat baik, karena selain bersyukur atas kemajuan sekolah, kita juga bersama-sama meneladani akhlak dan sifat-sifat mulia Rasulullah SAW sebagai teladan kehidupan sehari-hari,"katanya.

Di tempat yang sama, Nur Samsudin S.Pd., Fis Kepala Sekolah SMAN 2 Purbalingga menyampaikan, rasa terima kasih dan apresiasi yang sangat mendalam atas kehadiran serta dukungan penuh dari Babinsa Koramil 01/Purbalingga, dalam kegiatan Pengajian Akbar yang merangkai peringatan HUT Sekolah sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di lingkungan sekolah kami.
 
"Kami ucapkan berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari Babinsa Koramil 01/Purbalingga. Kehadiran ini semakin mempererat tali silaturahmi antara institusi sekolah dengan TNI, sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk terus menyelenggarakan kegiatan yang bernilai ibadah dan kebajikan seperti ini,"ujarnya.

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan peringatan hari jadi sekolah ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW, memperkokoh nilai ketakwaan, serta mempererat persaudaraan dan kerukunan di antara warga sekolah maupun masyarakat umum.(Pendim 0702/Purbalingga)


TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Garuda, Semangat Gotong Royong Tak Pernah Padam

 




PURBALINGGA – Semangat gotong royong antara TNI dan warga kembali terlihat dalam pembangunan Jembatan Garuda di Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Rabu (26/8/2026).

Personel TNI bersama warga bahu membahu mengerjakan berbagai tahapan pembangunan jembatan. Dengan penuh semangat, warga turut membantu pekerjaan secara bersama-sama sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Danramil 13/Rembang Letda Inf Teguh Rahayu mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda dilaksanakan sinergi dan kerja sama antara TNI dengan masyarakat.

“Pembangunan jembatan ini dilaksanakan secara sinergi antara TNI dan warga. Dengan semangat gotong royong, pekerjaan dapat dilakukan bersama-sama sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ungkapnya.

Menurutnya, keterlibatan warga dalam pembangunan menjadi bukti bahwa kebersamaan dan kepedulian dapat menjadi kekuatan dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.

“Yang paling utama adalah kebersamaan. TNI hadir bersama warga, bekerja bersama dan saling membantu agar pembangunan jembatan ini dapat segera selesai dan nantinya memberikan manfaat bagi warga,” tambah Letda Inf Teguh Rahayu.

Sementara itu, Hasanudin (39), warga Desa Wanogara Wetan, mengapresiasi keterlibatan TNI dalam pembangunan Jembatan Garuda. Menurutnya, kebersamaan antara TNI dan warga membuat pekerjaan terasa lebih ringan serta meningkatkan semangat masyarakat untuk ikut bergotong royong.

“Kami sebagai warga sangat senang dan terbantu dengan adanya TNI yang ikut bersama-sama membangun jembatan ini. Dengan gotong royong seperti ini pekerjaan menjadi lebih ringan dan cepat. Semoga jembatan ini segera selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Hasanudin.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi gambaran nyata semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, di mana pembangunan tidak hanya dilakukan dengan tenaga dan material, tetapi juga dengan semangat kebersamaan dan gotong royong. (Pendim 0702/Purbalingga)

Minggu, 23 Agustus 2026

Jembatan Perintis Garuda di Wanogara Wetan Mulai Kokoh, Pondasi Jadi Struktur Utama

 

 


#PURBALINGGA – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, terus menunjukkan perkembangan. Pondasi jembatan kini telah terbangun dan menjadi salah satu struktur utama sebagai penopang bangunan jembatan.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata sinergi TNI AD bersama masyarakat dalam membantu membuka dan memperlancar akses warga, khususnya dalam mendukung aktivitas sehari-hari serta mobilitas menuju lahan pertanian.

Babinsa Koramil 13/Rembang Kodim 0702/Purbalingga untuk Desa Wanogara Wetan, Sertu Supriyo Hadi, mengatakan bahwa pembangunan pondasi menjadi tahapan penting karena merupakan struktur dasar yang nantinya menopang konstruksi jembatan, (24/8/2026).

“Pondasi merupakan bagian penting dari jembatan karena menjadi struktur utama yang menopang bangunan. Dengan selesainya pembangunan pondasi, proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda akan dilanjutkan ke tahapan berikutnya,” ujar Sertu Supriyo Hadi.

Menurutnya, pembangunan dilakukan dengan mengutamakan kekuatan dan ketahanan konstruksi sehingga jembatan nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat secara aman dan berkelanjutan.

Sementara itu, Fikri, warga Desa Wanogara Wetan, menyambut baik pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat dinantikan warga karena akan memberikan kemudahan akses dalam menjalankan berbagai aktivitas.

“Kami sebagai warga sangat bersyukur dengan adanya pembangunan jembatan ini. Semoga setelah selesai nanti dapat mempermudah warga untuk beraktivitas dan membawa hasil pertanian,” ungkap Fikri.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi warga.(SF)

Babinsa Koramil 02/Kaligondang hadiri Pagelaran Wayang Rakyat di Desa Sidareja

 



 
PURBALINGGA —Babinsa Koramil 02/Kaligondang Kodim 0702/Purbalingga turut serta dan mendukung pelaksanaan kegiatan Pagelaran Wayang Rakyat yang bertempat di Desa Sidareja, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Minggu malam (23/08/2026).

Kegiatan pagelaran wayang rakyat ini dihadiri oleh unsur perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh budaya, serta warga masyarakat yang hadir untuk menyaksikan dan menikmati kesenian tradisional yang menjadi warisan budaya bangsa. Kehadiran Babinsa Koramil 02/Kaligondang dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan dan kepedulian TNI terhadap pelestarian budaya daerah serta kegiatan kemasyarakatan di wilayah binaan.
 
Dalam kesempatan tersebut, Serda Anton Sugiyarto Babinsa Koramil 02/Kaligondang menyampaikan kehadiran TNI juga bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, sekaligus mempererat tali silaturahmi dan kedekatan antara TNI dengan masyarakat. 

"Selain itu, TNI senantiasa hadir berdampingan dengan masyarakat dalam setiap kegiatan positif, termasuk upaya menjaga dan melestarikan budaya Leluhur bangsa agar tetap hidup, dikenal, dan dicintai oleh generasi mendatang,"katanya.

Di tempat yang sama, Kades Sidareja Suminto menyampaikan, rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran Babinsa koramil 02/Kaligondang, dalam kegitan pagelaran Wayang Rakyat.

"Kehadiran Babinsa Koramil 02/Kaligondang membuat suasana semakin hangat dan penuh kebersamaan. Semoga sinergi yang baik ini terus terjaga, agar kita selalu bersatu dalam menjaga budaya luhur serta menciptakan lingkungan yang aman, rukun, dan harmonis di Desa Sidareja," ujarnya.
 
Pagelaran wayang rakyat ini tidak sekadar hiburan, melainkan juga sarana penyampaian nilai-nilai luhur, moral, serta kebijaksanaan yang dapat memperkokoh persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat. Suasana kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh kekeluargaan hingga selesai.(Pendim 0702/Purbalingga)

Kamis, 20 Agustus 2026

Dandim 0702/Purbalingga Kunjungi Koramil 03/Kalimanah, Tekankan Keselamatan Berkendara dan Kepedulian Babinsa

 



PURBALINGGA - Dandim 0702/Purbalingga bersama Ketua Persit KCK Cabang XVII Kodim 0702/Purbalingga melaksanakan kunjungan kerja ke Koramil 03/Kalimanah, Kamis (20/8/2026).

Kunjungan berlangsung dalam suasana sederhana dan penuh keakraban.
Kedatangan Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.,Int.,M.H.I dan Ketua Persit KCK Cab XVII Kodim 0702/Purbalingga Ny. Inggrit Aries Ika Satria disambut langsung oleh Danramil 03/Kalimanah Kapten Inf Walyadi beserta anggota dan Persit Ranting 4/Kalimanah.

Kunjungan kerja tersebut menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan arahan dan penekanan kepada seluruh anggota serta Persit sekaligus sebagai sarana komunikasi.

Dalam arahannya, Dandim  mengingatkan pentingnya keselamatan dalam berkendara, terlebih dengan meningkatnya data kecelakaan lalu lintas pada tahun 2026.

Dandim menekankan kepada anggota dan Persit untuk menerapkan lima pilar keselamatan berkendara, yakni menggunakan helm dan memastikan terkunci dengan benar, berdoa sebelum berkendara, tidak mengemudi dengan kecepatan tinggi, tetap berkonsentrasi selama perjalanan, serta melengkapi surat-surat kendaraan dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik.

Selain keselamatan berkendara, Dandim juga mengingatkan seluruh anggota dan Persit agar bijak dalam bermedia sosial, menjaga keharmonisan rumah tangga, serta menjaga kesehatan sebagai modal utama dalam mendukung pelaksanaan tugas.

Menghadapi musim kemarau, Dandim juga meminta seluruh anggota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran. Anggota diminta memberikan edukasi kepada masyarakat serta segera melaporkan apabila ditemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Kepada para Babinsa, Dandim menekankan agar senantiasa hadir di tengah masyarakat. Setiap kesulitan dan kebutuhan warga di wilayah binaan agar segera dicatat dan dilaporkan secara berjenjang, termasuk kebutuhan pembangunan sumur bor, jembatan, pompanisasi, maupun sarana lain yang dapat mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Babinsa harus peka terhadap kondisi masyarakat. Setiap kesulitan yang ditemukan di lapangan harus dicatat dan dilaporkan, sehingga dapat dicarikan solusi secara bersama-sama,” tegas Dandim.

Kunjungan kerja tersebut diharapkan semakin memperkuat soliditas, kekeluargaan dan semangat pengabdian anggota Kodim 0702/Purbalingga bersama Persit, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan anggota dan kebutuhan masyarakat di wilayah binaan.



Rabu, 19 Agustus 2026

TNI dan Warga Estafet Material Cor Pondasi Jembatan Garuda

 

 



PURBALINGGA – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat terus terlihat dalam pembangunan Jembatan Garuda. TNI bersama warga secara estafet mengangkut material untuk mendukung proses pengecoran pondasi jembatan.Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Kamis (20/8/2026).

Babinsa Koramil 10/Mrebet, Sertu Muhtarom, mengatakan kegiatan pengangkutan material dilakukan secara estafet dengan melibatkan TNI dan warga. Cara tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pengerjaan sekaligus meringankan beban dalam memindahkan material menuju lokasi pengecoran.

“Pengangkutan material ini kami lakukan secara estafet bersama warga. Dengan gotong royong seperti ini, pekerjaan menjadi lebih ringan dan proses pembangunan pondasi Jembatan Garuda dapat berjalan lebih cepat,” ujar Sertu Muhtarom.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam pembangunan jembatan merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain mempercepat pembangunan, kegiatan tersebut juga semakin mempererat kebersamaan dan kepedulian warga terhadap pembangunan di wilayahnya.

Dengan semangat gotong royong, TNI dan masyarakat terus bahu-membahu menyelesaikan pembangunan Jembatan Garuda yang nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi aktivitas dan mobilitas masyarakat sekitar.(Pendim 0702/Purbalingga)


Pangdam IV/Diponegoro Pastikan Yonif TP 455/Satria Pandanaran Siap Hadapi Tugas

 

 




Semarang – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., meninjau langsung kondisi personel dan lingkungan Yonif TP 455/Satria Pandanaran di Marshalling Area (MA) Kolat Rindam IV/Diponegoro, Bantir, Desa Losari, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Rabu (19/8/2026).

Setibanya di lokasi, Pangdam menerima hormat jajar dan paparan dari Pasipers Yonif TP 455/SP yang mewakili Danyonif, terkait gambaran mengenai kondisi personel, kesiapan satuan serta berbagai kebutuhan yang mendukung pelaksanaan tugas.

Usai menerima paparan, Pangdam kemudian melihat langsung kondisi di lapangan. Area barak latihan di Kolat Rindam IV/Diponegoro menjadi salah satu sasaran peninjauan, termasuk kawasan perkebunan di seputaran Kolat yang menjadi bagian dari lingkungan pembinaan dan kegiatan personel.

Usai di Sumowono, peninjauan berlanjut menuju lokasi pembangunan Mako Yonif TP 455/SP di Bancak, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang. Di lokasi tersebut, Pangdam melihat secara langsung kondisi area yang dipersiapkan sebagai bagian dari pengembangan satuan.

Rangkaian peninjauan tersebut menggambarkan bagaimana pembinaan satuan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari melihat kesiapan personel hingga kondisi sarana dan lingkungan tempat satuan akan menjalankan tugas. Kesiapan itu mencakup kekuatan personel, kondisi fisik, moril, disiplin, kemampuan dasar prajurit serta kesiapan menghadapi tugas.

Dari kesiapan personel hingga kesiapan satuan, semuanya bermuara pada satu tujuan, yakni untuk memastikan seluruh prajurit selalu siap ketika tugas memanggil. Melalui peninjauan langsung tersebut, Kodam IV/Diponegoro berkomitmen untuk membangun Yonif TP 455/SP menjadi satuan yang solid, tangguh dan siap memberikan pengabdian terbaik. 

Turut mendampingi Pangdam pada peninjauan tersebut, Irdam Brigjen TNI Denny Marantika, M.Han., Asrendam Kolonel Arm Edy Susanto, S. Sos., M.M., M.Han., Asops Kolonel Inf Mahmud, S.I.P., Aslog Kolonel Kav Sungudi, S.H., M.Si., Kabalakdam, Kasrem 073/MKT, Dandim 0714/Salatiga, Danden Inteldam dan Dandenpom lV/3 Salatiga. (Pendam IV/Diponegoro)


Kodim 0702/Purbalingga Terima Kunjungan Polres Purbalingga, Perkuat Sinergi untuk Menjaga Stabilitas Keamanan

 

 




PURBALINGGA – Kodim 0702/Purbalingga menerima kunjungan kerja Kapolres Purbalingga, AKBP Hendry Susanto Sianipar, S.I.K., M.H., beserta jajarannya, di Aula Indoor Makodim 0702/Purbalingga, Jalan Letjen S. Parman, Kelurahan Bancar, Kabupaten Purbalingga, pada Rabu (19/8/2026).

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Komandan Kodim 0702/Purbalingga, Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., beserta staf. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya penguatan sinergi antara TNI dan Polri.

Kegiatan silaturahmi tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus meningkatkan koordinasi dan kerja sama dalam menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Purbalingga.

Dalam suasana penuh keakraban, pimpinan kedua instansi membahas berbagai aspek pelaksanaan tugas di lapangan, termasuk langkah-langkah memperkuat koordinasi dalam menghadapi potensi tantangan keamanan. Mereka juga berkomitmen untuk mendukung terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan kondusif bagi warga.

Di kesempatan yang sama, Dandim 0702/Purbalingga menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen Kodim untuk terus menjalin kerja sama yang harmonis dengan Polres Purbalingga. Ia optimistis sinergi TNI-Polri akan menjadi kekuatan utama dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Purbalingga.

Sementara itu, Kapolres Purbalingga, AKBP Hendry Susanto Sianipar, menyampaikan bahwa sinergi yang kokoh antara Polres Purbalingga dan Kodim 0702/Purbalingga merupakan fondasi penting bagi stabilitas keamanan daerah. Menurutnya, komunikasi yang efektif dan koordinasi yang terpadu akan semakin memperkuat kinerja aparat dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Melalui silaturahmi ini, kedua instansi berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Dengan keselarasan kerja sama, TNI dan Polri diharapkan semakin solid dalam mengawal keamanan serta mewujudkan rasa aman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Purbalingga. (PendimPBG)


Selasa, 18 Agustus 2026

Panas Terik Matahari, TNI dan Warga Tetap Semangat Bangun Pondasi Jembatan Garuda

 

 




PURBALINGGA – Terik matahari tak menyurutkan semangat TNI bersama warga dalam melanjutkan pembangunan Pondasi Jembatan Garuda di Desa Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan pembangunan dilakukan secara gotong royong dengan penuh semangat. Meski cuaca cukup panas, personel TNI bersama masyarakat tetap bahu membahu mengerjakan pondasi jembatan yang menjadi salah satu akses penting bagi warga.

Sertu Muhtarom, Babinsa Koramil 10/Mrebet Kodim 0702/Purbalingga, mengatakan bahwa kondisi cuaca yang panas bukan menjadi penghalang bagi TNI dan warga untuk menyelesaikan pembangunan Jembatan Garuda.

“Walaupun panas terik matahari, kami bersama warga tetap semangat bergotong royong membangun pondasi Jembatan Garuda. Kami berharap pembangunan ini dapat segera selesai dan nantinya memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sertu Muhtarom.

Sementara itu, Nurkolis (43), salah satu warga Desa Sangkanayu, menyampaikan apresiasinya kepada TNI dan seluruh warga yang ikut bergotong royong dalam pembangunan jembatan tersebut.

“Terima kasih kepada TNI yang sudah bersama-sama membangun Jembatan Garuda. Semoga pembangunannya cepat selesai sehingga warga bisa segera melewati dan memanfaatkan akses Jembatan Garuda,” ungkapnya.

Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat tersebut menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan kerja sama dan kebersamaan, pembangunan di wilayah pedesaan diharapkan dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (Pendim 0702/Purbalingga)


Rangkaian HUT RI ke-81, Danposramil Pengadegan Hadiri Pentas Budaya Kesenian Warok

 




PURBALINGGA — Danposramil Pengadegan Koramil 07/Kejobong Kodim 0702/Purbalingga turut serta dan mendukung pelaksanaan kegiatan Pentas Budaya Kesenian Warok yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-81. Kegiatan bertempat di Lapangan Bola Desa Pengadegan, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga, Selasa malam (18/8/2026).
 
Kegiatan pentas budaya ini dihadiri oleh unsur Forkopincam, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh budaya, serta ribuan warga masyarakat yang antusias menyaksikan kesenian khas daerah tersebut. Kehadiran Danpos Pengadegan dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan dan kepedulian TNI terhadap pelestarian budaya daerah serta kegiatan kemasyarakatan di wilayah binaan.
 
Dalam kesempatan tersebut, Danposramil Pengadegan Peltu Didik Tri H menyampaikan, bahwa kehadiran TNI juga bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, serta mempererat tali silaturahmi dan kedekatan antara TNI dengan masyarakat.

"Selain itu, TNI senantiasa hadir berdampingan dengan masyarakat dalam setiap kegiatan positif, termasuk upaya melestarikan budaya lokal yang menjadi identitas bangsa,"ujarnya.

Di tempat yang sama, Camat Pengadegan Ir. Heru Budi Hartono, M.Si menyampaikan, apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Desa Pengadegan dan seluruh pihak, khususnya Posramil Pengadegan, yang telah mendukung suksesnya pentas kesenian warok ini.

"Kegiatan ini tidak hanya memeriahkan HUT RI ke-81, tetapi juga menjadi bukti nyata sinergi yang kuat antara pemerintah, TNI, dan warga dalam merawat identitas budaya lokal serta menjaga kebudayaan agar tidak punah ditelan zaman. Semoga kebersamaan dan kebanggaan akan budaya daerah ini terus terjaga,"katanya.
 
Melalui peringatan HUT RI ke-81 yang dirangkai dengan pentas budaya ini, diharapkan dapat memperkokoh rasa cinta tanah air, menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan, serta menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang.(Pendim 0702/Purbalingga)

Senin, 17 Agustus 2026

Dandim 0702/Purbalingga Jadi Irup Persemayaman Bendera Merah Putih

 

 

PURBALINGGA–Komandan Kodim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I. bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara  Persemayaman Bendera Merah Putih dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/8/2026).

Prosesi persemayaman berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Purbalingga, TNI-Polri, Paskibraka, Purna Paskibraka serta peserta upacara lainnya.

Dalam prosesi upacara tersebut, Bendera Merah Putih diperlakukan dengan penuh penghormatan sebagai simbol perjuangan, persatuan dan kedaulatan bangsa Indonesia. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan sikap tertib dan penuh penghormatan.

Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria usai melaksanakan Upacara menyampaikan bahwa Upacara Persemayaman Bendera Merah Putih bukan hanya sekadar rangkaian seremonial dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI, namun memiliki makna dan filosofi tersendiri.

“Persemayaman Bendera Merah Putih adalah prosesi khidmat penyimpanan sementara Sang Merah Putih atau bendera duplikat di tempat khusus sesudah upacara Hari Kemerdekaan RI, tujuannya adalah memuliakan lambang negara, sedangkan filosofinya mencakup penghormatan atas perjuangan darah dan kesucian jiwa raga bangsa.” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI hendaknya semakin memperkuat semangat nasionalisme dan kebersamaan seluruh komponen bangsa, termasuk TNI dan masyarakat.

“Jadikan peringatan kemerdekaan ini sebagai momentum untuk memperkokoh persatuan, meningkatkan kepedulian serta bersama-sama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.



Minggu, 16 Agustus 2026

Kodim 0702/Purbalingga Gelar Upacara Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI

 




PURBALINGGA – Kodim 0702/Purbalingga menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Makodim 0702/Purbalingga, Jalan Letjen S. Parman, Kelurahan Bancar, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Senin (17/8/2026).

Upacara tersebut diikuti oleh Prajurit dan PNS Kodim 0702/Purbalingga dengan penuh semangat nasionalisme sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus momentum untuk memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kapten Arm Kadi Suryanto membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. Dalam amanatnya, Panglima TNI menegaskan bahwa untuk menjaga bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur, TNI harus terlebih dahulu kuat dan bersih dari dalam. Kehebatan TNI tidak hanya diukur dari Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) modern yang dimiliki, tetapi juga dari kehormatan, integritas, dan disiplin setiap prajurit.

“TNI tidak akan menoleransi segala bentuk pelanggaran hukum dan disiplin. Oleh sebab itu, jauhi judi online, narkoba, desersi, penyalahgunaan wewenang, hingga tindakan indisipliner. Jangan biarkan kesalahan individu merusak nama baik satuan dan institusi TNI,” tegas Panglima TNI dalam amanatnya.

Panglima TNI juga mengingatkan seluruh prajurit agar tidak menyalahartikan makna jiwa korsa. Menurutnya, jiwa korsa harus menjadi kekuatan untuk mempererat kekompakan dan bukan sebagai upaya melindungi pelanggaran.

“Jiwa korsa harus memperkuat kekompakan, bukan melindungi pelanggaran. Tegakkan aturan secara adil, saling mengingatkan, dan berani mencegah kesalahan sejak awal,” tambahnya.

Lebih lanjut, Panglima TNI menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan sinergi Tri Matra TNI serta soliditas bersama Polri dan seluruh komponen bangsa. Kepercayaan rakyat merupakan kehormatan yang harus senantiasa dijaga oleh seluruh prajurit TNI.

Dalam menghadapi tugas yang semakin kompleks menuju Indonesia Emas, seluruh prajurit diminta untuk melaksanakan TNI PRIMA, yaitu Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.
“Kepercayaan rakyat adalah kehormatan yang harus dijaga. Dalam menghadapi tugas yang semakin kompleks menuju Indonesia Emas, laksanakan TNI PRIMA, yaitu Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif,” jelasnya.

Sejalan dengan itu, pimpinan TNI akan terus berkomitmen memperjuangkan peningkatan kesejahteraan prajurit dan keluarganya, termasuk pemenuhan kebutuhan perumahan, layanan kesehatan, serta hak-hak seluruh prajurit dan keluarga.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Kodim 0702/Purbalingga menjadi momentum untuk memperkokoh semangat nasionalisme, meningkatkan disiplin dan profesionalisme prajurit, serta memperkuat tekad untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.(Pendim 0702/Purbalingga)

Pangdam IV/Diponegoro Pimpin AKRS HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tingkat Provinsi Jateng

 

 




Semarang– Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah, yang digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Semarang, Minggu malam (16/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hening dan penuh penghormatan tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Polda Jawa Tengah, DPRD, Pemerintah Kota Semarang, serta unsur TNI, Polri dan ASN. Kehadiran lintas instansi tersebut menjadi wujud kebersamaan dalam mengenang dan memberikan penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Kesakralan suasana semakin terasa ketika cahaya obor dan lilin yang menyala di antara makam-makam para pahlawan menerangi kawasan TMP Giri Tunggal. Dalam suasana tersebut, pembacaan naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci berlangsung dengan penuh penghayatan, mengajak seluruh peserta untuk sejenak mengenang jasa serta pengorbanan para pahlawan.

AKRS menjadi momentum untuk merefleksikan kembali perjuangan para pendahulu bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan. Nilai keberanian, keikhlasan dan pengabdian yang diwariskan para pahlawan menjadi bagian penting yang harus terus dijaga dan diteruskan oleh generasi penerus.

Bagi generasi saat ini, penghormatan kepada para pahlawan bukan hanya melalui upacara dan renungan, tetapi juga dengan melanjutkan cita-cita perjuangan melalui pengabdian terbaik sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Semangat tersebut menjadi landasan untuk menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan dan mengisi kemerdekaan dengan karya nyata.

Melalui pelaksanaan AKRS, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Tengah diawali dengan penghormatan kepada para pahlawan. Semangat perjuangan dan pengorbanan mereka menjadi warisan yang harus terus dirawat untuk memperkuat persatuan dan membangun Indonesia yang maju, aman dan berdaulat. (Pendam IV/Diponegoro)


Kamis, 13 Agustus 2026

Semangat TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda di Desa Serayu Larangan

 




PURBALINGGA – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat terus ditunjukkan dalam pembangunan Jembatan Garuda di Desa Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. Kebersamaan tersebut menjadi kekuatan dalam mempercepat pembangunan jembatan yang nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi aktivitas masyarakat, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan pembangunan dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan personel TNI bersama warga setempat. Mereka bahu-membahu mengerjakan berbagai tahapan pembangunan dengan penuh semangat dan kebersamaan.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Koramil 10/Mrebet Sertu Muhtarom, mengatakan bahwa keterlibatan TNI bersama masyarakat merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Semangat gotong royong antara TNI dan warga sangat luar biasa. Kami bersama-sama bekerja agar pembangunan Jembatan Garuda ini dapat berjalan lancar dan segera selesai sehingga nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Sertu Muhtarom.

Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas warga sehari-hari.

Semangat kebersamaan yang ditunjukkan TNI dan warga juga menjadi gambaran nyata bahwa pembangunan fasilitas umum dapat dilakukan dengan kekuatan gotong royong. Hal tersebut sejalan dengan pembangunan Jembatan Garuda yang sebelumnya diberitakan sebagai penghubung Desa Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, dengan Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari.(Pendim 0702/Purbalingga)

Simulasi Penanganan Bencana Karhutla, Minimalkan Potensi Korban

 


PURBALINGGA – Komando Distrik Militer  0702/Purbalingga melaksanakan simulasi penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun Pakejen, Desa Karangjengkol, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Kamis (13/8/2026). 

Kegiatan simulasi bencana alam tersebut di ikuti , TNI, BPBD, dan Relawan kabupaten Purbalingga. 
Melalui simulasi ini di harapkan, Kodim 0702/Purbalingga dan instansi terkait serta masyarakat semakin memahami prosedur penanganan dini karhutla serta mampu berkoordinasi secara cepat dan tepat dengan instansi terkait.

​Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Kodim 0702/Purbalingga, Kapten Inf. Sulistyo Widodo, menjelaskan bahwa simulasi ini dilaksanakan guna meminimalkan dampak bencana, baik berupa korban jiwa maupun kerusakan lahan.

​"Simulasi bencana karhutla ini kita lakukan untuk meminimalkan potensi timbulnya korban, baik warga maupun kerusakan lahan," ujarnya. 

​Ia menegaskan, kegiatan tersebut menjadi langkah antisipasi strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel Kodim 0702/Purbalingga dan instansi terkait lainnya serta masyarakat, khususnya saat musim kemarau yang rentan memicu kebakaran.

​Selain itu, Kodim 0702/Purbalingga mengimbau warga agar tidak membakar lahan secara sembarangan guna mencegah potensi kebakaran yang dapat merugikan lingkungan dan pemukiman sekitar.(PendimPBG)


Rabu, 12 Agustus 2026

TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 Kodim 0702/Purbalingga Resmi Ditutup, Seluruh Sasaran 100 Persen Selesai

 



PURBALINGGA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 Kodim 0702/Purbalingga di Desa Danasari resmi ditutup. Seluruh sasaran pembangunan yang telah ditetapkan berhasil diselesaikan hingga mencapai 100 persen.Upacara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 dilaksanakan di Pendopo Dipokusumo Kabupaten Purbalingga, Kamis (13/8/2026).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Komandan Kodim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I. Dalam kesempatan tersebut, Dandim membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achiruddin, S.E., M.Han.

Dalam amanatnya, Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan bahwa sejalan dengan arah kebijakan pembangunan nasional, program TMMD tahun ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.”

“Tema tersebut menegaskan pentingnya membangun desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional. Saya sangat optimis desa memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi, merawat kehidupan sosial, dan menjaga budaya masyarakat,” demikian amanat Pangdam yang dibacakan Dandim.

Lebih lanjut disampaikan, pembangunan yang merata di desa akan semakin memperkokoh kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). TMMD merupakan program kerja sama terpadu dan berkelanjutan antara TNI, Polri, kementerian/lembaga pemerintah non kementerian (LPNK), serta pemerintah daerah.

Sinergi lintas sektoral tersebut memadukan langkah masing-masing instansi dalam membantu mempercepat pembangunan di daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendukung aspek pertahanan.

“Sasaran utama program ini difokuskan terutama pada kawasan pedesaan yang tergolong tertinggal atau miskin, terisolasi atau terpencil, wilayah perbatasan, daerah kumuh perkotaan, dan lokasi yang terdampak bencana,” lanjutnya.

Melalui pembangunan yang berfokus di desa, program TMMD diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkecil kesenjangan sosial, serta mewujudkan pembangunan yang semakin merata.

Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 ini sekaligus menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat dalam membangun desa.

Untuk diketahui sasaran fisik TMMD Sengkuyung tahap III Tahun 2026 Kodim 0702/Purbalingga di Desa Danasari, Kecamatan Karangjambu dengan membuka jalan baru sepanjang 230 M dengan Lebar 5 M, pembagunan drainase panjang 230 M lebar 1 M dan tinggi 0,95 M, pembangunan talud panjang 30 M lebar 0,3 M dan tinggi 4,7 M dan Pembangunan gorong-gorong 4 titik dengan volume masing masing panjang 5 M lingkaran 0,6 M tercapai 100 persen selesai. Sasaran tambahan pembagunan 2 unit RTLH 100 persen selesai.

Dengan seluruh sasaran yang telah mencapai 100 persen, hasil pembangunan TMMD diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses, perekonomian, serta kesejahteraan warga. (Pendim 0702/Purbalingga)

Sinergi TNI dan Warga, Pasang Besi Cor Pondasi Jembatan Garuda di Serayu Larangan

 




PURBALINGGA — Sinergi antara TNI dan warga kembali terlihat dalam kegiatan pembangunan Jembatan Garuda di Desa Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet. Babinsa Koramil 10 Mrebet bersama warga setempat melaksanakan pemasangan besi cor untuk memperkuat pondasi jembatan, Kamis (13/8/2026).

Sertu Muhtarom, Babinsa Koramil 10 Mrebet Kodim 0702/Purbalingga, mengatakan pemasangan besi cor dilakukan secara gotong royong bersama warga. Kegiatan tersebut menjadi wujud kebersamaan sekaligus kepedulian TNI terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah binaan.

“Pemasangan besi cor ini kami lakukan bersama warga secara gotong royong. Harapannya, pondasi jembatan semakin kuat dan pembangunan dapat berjalan dengan lancar,” ujar Sertu Muhtarom.

Sementara itu, Dayun(48) warga Desa Serayu Larangan, menyampaikan bahwa pemasangan besi cor sangat penting untuk memastikan pondasi jembatan memiliki kekuatan yang memadai.

“Pemasangan besi cor ini agar pondasi jembatan kuat dan nantinya jembatan bisa digunakan dengan aman oleh masyarakat,” kata Dayun.

Kegiatan gotong royong tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan fasilitas umum yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga Serayu Larangan dan sekitarnya. (Pendim 0702/Purbalingga)

Dandim 0702/Purbalingga Pimpin Upacara Korps Raport Alih Tugas dan Penerimaan Anggota Baru

 




PURBALINGGA – Komandan Kodim (Dandim) 0702/Purbalingga, Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub.Int., M.H.I., memimpin Upacara Korps Raport (Kopraport) dalam rangka alih tugas personel dan penerimaan anggota baru yang digelar di Indoor Makodim 0702/Purbalingga, Jalan Letjen S. Parman, Kelurahan Bancar, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh para perwira, anggota Kodim 0702/Purbalingga, serta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVII Kodim 0702/Purbalingga.

Dalam amanatnya, Dandim 0702/Purbalingga, menyampaikan bahwa alih tugas merupakan bagian dari dinamika organisasi TNI AD yang bertujuan meningkatkan profesionalisme serta memberikan pengalaman penugasan yang lebih luas bagi setiap prajurit.

"Alih tugas merupakan hal yang lazim dalam sebuah organisasi dan dilaksanakan sesuai kebutuhan satuan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pimpinan untuk mengoptimalkan kinerja organisasi, sekaligus memberikan pengalaman baru kepada personel sehingga mampu meningkatkan kemampuan dan profesionalismenya," tegasnya. 

Pada kesempatan tersebut, Dandim juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada personel yang baru bergabung di Kodim 0702/Purbalingga. Ia berharap para anggota baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan tugas, menjalin kerja sama yang baik, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan satuan.

Sementara itu, dalam penyampaian kesan dan pesan, Kapten Cba Heri Susanto yang mewakili personel alih tugas mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Kodim 0702/Purbalingga atas kebersamaan, dukungan, dan kerja sama yang telah terjalin selama bertugas.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan atas kerja sama, kebersamaan, dan kekeluargaan yang telah terjalin selama ini. Semoga silaturahmi tetap terjaga meskipun kami melanjutkan pengabdian di satuan yang baru," ungkapnya.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian personel yang melaksanakan alih tugas, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian tali asih dari Dandim 0702/Purbalingga beserta Ketua Persit KCK Cabang XVII kepada anggota yang melaksanakan alih tugas. (PendimPBG)

Selasa, 11 Agustus 2026

Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Gotong Royong Cor Pondasi Jembatan Garuda di Wanogara Wetan

 



PURBALINGGA – Semangat gotong royong terus ditunjukkan oleh TNI bersama warga dalam pembangunan Jembatan Garuda di Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga. Meski di tengah aktivitas pembangunan yang cukup menguras tenaga, TNI dan warga tetap bekerja bersama menyelesaikan pengecoran pondasi jembatan, Rabu (12/8/2026).

Babinsa Koramil 13/Rembang, Serda Supriyo Hadi, terjun langsung bersama warga dalam proses pengecoran pondasi Jembatan Garuda. Kegiatan tersebut dilakukan secara gotong royong sebagai wujud kepedulian TNI terhadap pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Serda Supriyo Hadi mengatakan, keterlibatan TNI bersama warga merupakan bagian dari upaya membantu mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Pengecoran pondasi Jembatan Garuda ini kami lakukan bersama warga secara gotong royong. Kami berharap pembangunan dapat berjalan lancar dan nantinya jembatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sudiro (48), salah satu warga Desa Wanogara Wetan, mengungkapkan rasa senangnya atas semangat gotong royong yang terjalin antara TNI dan warga.

“Kami sangat senang dengan adanya gotong royong ini. Dengan kebersamaan seperti ini pekerjaan terasa lebih ringan dan kami berharap jembatan ini bisa cepat selesai sehingga warga segera bisa melewatinya,” ungkapnya. (Pendim 0702/Purbalingga)

Babinsa Koramil 05/Bukateja Jalin Silaturahmi Melalui Komsos Malam di Desa Karanggedang

 

 



PURBALINGGA — Babinsa Koramil 05/Bukateja Kodim 0702/Purbalingga melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) Malam bertempat di Desa Karanggedang, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, pada malam hari, dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan menjaga kedekatan antara TNI dengan masyarakat, Selasa (11/08/2026).
 
Kegiatan komsos ini dilaksanakan sebagai wujud nyata kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat, sekaligus sarana untuk mendengar aspirasi, mengetahui perkembangan situasi di wilayah, serta memperkuat hubungan yang harmonis antara prajurit Koramil dengan warga Desa Karanggedang.
 
Dalam kesempatan tersebut, Serka Siswo Hartono selaku Babinsa Koramil 05/Bukateja menyampaikan melalui kegiatan ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI semakin meningkat, serta terjalin kerja sama yang erat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

"Kegiatan komsos ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna mempererat ikatan batin antara TNI dan rakyat, sehingga tercipta suasana yang aman, rukun, dan damai,"katanya.

Sementara itu, Rohmat (64) warga Desa Karanggedang sangat menyambut baik dan berterima kasih atas kehadiran Babinsa Koramil 05/Bukateja, yang berkenan hadir di tengah-tengah kami pada malam hari. Kegiatan Komsos seperti ini membuat warga merasa diperhatikan dan diayomi.

"Selain bisa menyampaikan aspirasi terkait keamanan lingkungan secara langsung, hubungan warga dengan TNI juga jadi makin dekat dan luwes,"ujarnya
 
Kegiatan komsos malam ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pembinaan teritorial yang terus dilakukan secara terus-menerus oleh Babinsa Koramil 05/Bukateja agar selalu dekat dan menjadi sahabat bagi masyarakat.(Pendim 0702/Purbalingga)


Jembatan Garuda Bakal Satukan Dua Desa di Purbalingga

 



PURBALINGGA – Penantian warga untuk memiliki akses penghubung yang lebih mudah antara dua wilayah di Kabupaten Purbalingga mulai menemukan titik terang. Pembangunan Jembatan Garuda yang melintasi Sungai Soso kini terus dikebut.

Jembatan tersebut nantinya akan menghubungkan Desa Serayularangan, Kecamatan Mrebet, dengan Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga.

Kehadirannya diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus membuka akses yang lebih mudah bagi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Pembangunan jembatan yang berada di kawasan perbatasan dua desa dan kecamatan itu terus berproses. Sejumlah pekerjaan fisik dilakukan secara bertahap agar pembangunan dapat rampung sesuai waktu yang telah ditentukan.

Babinsa Koramil 10/Mrebet, Sertu Muhtarom, mengatakan, saat ini pembangunan memasuki tahap pemasangan pondasi. “Untuk saat ini proses pembangunan masih pada tahap pemasangan pondasi. Pengerjaan terus dilakukan agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana,” ujar Muhtarom saat di lokasi, pada Selasa (11/8/2026). 

Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda tidak hanya menjadi pekerjaan fisik semata, melainkan menjadi bagian dari upaya membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat di kedua wilayah.

"Dengan terbangunnya Jembatan Garuda, jarak dan akses antarwilayah diharapkan semakin terbuka. Tidak hanya memudahkan warga dalam beraktivitas, jembatan ini juga diharapkan dapat mendukung kelancaran perekonomian masyarakat di kedua desa," tuturnya. 

Sukiyo, salah satu warga setempat mengatakan, masyarakat menyambut baik pembangunan jembatan tersebut. Ia bahkan ikut bergotong royong bersama personel TNI dan warga lainnya.

“Kami senang dengan adanya pembangunan jembatan ini. Nantinya akses warga dari kedua desa akan lebih mudah,” kata Sukiyo. (Mk)

Senin, 10 Agustus 2026

Talud TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim Purbalingga Masuki Finishing, TNI dan Warga Kompak Gotong Royong

 




PURBALINGGA – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat terus terlihat dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Kodim 0702/Purbalingga.

Memasuki tahap finishing, pembangunan talud di Desa Danasari, Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, terus dikebut. Personel Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan agar sasaran pembangunan dapat segera rampung, Selasa (11/8/2026),

Suasana gotong royong tampak mewarnai proses penyelesaian talud. TNI dan masyarakat bekerja bersama, menunjukkan kekompakan serta kepedulian dalam membangun fasilitas yang nantinya akan memberikan manfaat bagi warga.

Dalam kesempatan tersbut, Danki Satgas TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0702/Purbalingga, Kapten Cba Heri Susanto, mengatakan pembangunan talud saat ini telah memasuki tahap finishing.

“Pembangunan talud saat ini sudah memasuki tahap finishing. Kami bersama warga terus bergotong royong menyelesaikan pekerjaan ini, sehingga hasilnya dapat segera dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kapten Cba Heri Susanto.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD. Gotong royong bukan hanya membantu mempercepat pekerjaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Semangat warga sangat luar biasa. Kebersamaan seperti ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tambahnya.

Pembangunan talud tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Danasari, khususnya dalam mendukung kondisi lingkungan dan menunjang aktivitas warga. (Pendim 0702/Purbalingga)

Minggu, 09 Agustus 2026

Pemasangan Besi Rangka Cor Pondasi Jembatan di Wanogara Wetan

 



PURBALINGGA – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, terus menunjukkan progres. Salah satu tahapan pekerjaan yang saat ini dilakukan adalah pemasangan besi rangka untuk cor pondasi jembatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Senin (10/8/2026). Personel TNI bersama masyarakat turut bergotong royong dalam proses pengerjaan guna mempercepat pembangunan jembatan.

Babinsa Wanogara Wetan Koramil 13/Rembang, Serda Supriyo Hadi, mengatakan pemasangan rangka besi merupakan salah satu tahapan penting sebelum proses pengecoran pondasi dilakukan.

“Pemasangan besi rangka ini dilakukan untuk mempersiapkan pondasi jembatan sebelum masuk tahap pengecoran. Kami bersama warga terus bekerja secara gotong royong agar pengerjaan dapat berjalan lancar dan sesuai dengan tahapan yang telah direncanakan,” ujar Serda Supriyo Hadi.

Menurutnya, keterlibatan warga dalam pembangunan jembatan menjadi wujud nyata semangat gotong royong sekaligus kepedulian masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya.

“Kami berharap dengan adanya kebersamaan antara TNI dan masyarakat, pembangunan jembatan ini dapat segera selesai dan nantinya memberikan manfaat bagi warga, khususnya dalam menunjang kelancaran akses dan aktivitas sehari-hari,” tambahnya.

Pemasangan rangka besi tersebut menjadi bagian dari tahapan pembangunan Jembatan Garuda di Desa Wanogara Wetan. Pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan personel TNI dan masyarakat sehingga proses pembangunan dapat terus berjalan. (Pendim 0702/Purbalingga)



Sinergi TNI dan Dinkes Gelar Tracing TBC Terintegrasi di Desa Bukateja

 

 


PURBALINGGA – Dalam rangka mendukung upaya percepatan penanggulangan dan pengendalian penyakit Tuberkulosis (TBC), Koramil 05/Bukateja Kodim 0702/Purbalingga melaksanakan kegiatan Tracing TBC Terintegrasi yang bertempat di Desa Bukateja, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud nyata dukungan dan kepedulian TNI khususnya jajaran Koramil terhadap program kesehatan masyarakat, Minggu (9/8/2026).

Dalam pelaksanaan Dinkes Pengendalian Penduduk Kabupaten Purbalingga Abidin Solihin, S.Si., M.Si. mengatakan kehadiran dan dukungan Babinsa Koramil 05/Bukateja sangat membantu memperkuat jangkauan penyuluhan serta meningkatkan kepercayaan dan kesadaran masyarakat untuk mau diperiksa dan mengikuti penanganan TBC dengan benar.

"Penyuluhan ini sangat penting tentang bahaya, gejala, cara pencegahan dan penanganan TBC, serta upaya penelusuran kasus secara terpadu agar penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat dan menyeluruh", ujarnya.
 
Di tempat yang sama, Babinsa Bukateja Sertu Wirawan mengatakan kehadiran unsur TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap program kesehatan nasional, khususnya dalam upaya mewujudkan masyarakat yang sehat, bebas dari ancaman penyakit menular TBC.

" Sinergi yang terjalin antara TNI, instansi kesehatan, pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan utama dalam membangun kesadaran bersama untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan lingkungan sekitar", katanya.
 
Diharapkan melalui kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang TBC, mempercepat penemuan kasus baru, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan mendukung proses pemulihan bagi penderita. Semangat gotong royong dan kerja sama lintas sektor yang terjalin akan terus dipupuk demi terwujudnya Desa Bukateja yang sehat, bersih dan sejahtera. (Pendim 0702/Purbalingga)