PURBALINGGA
- Selain menjalankan tugas sebagai aparat teritorial, Babinsa Kodim
0702 Purbalingga mengaplikasikan kreasinya dalam pengenalan dan
pembuatan Eco enzyme maupun cara mempraktekannya dari limbah dapur
organik, seperti sampah dari kulit buah-buahan maupun yang lainnya.
Pengembangan
diaplikasikan dengan mempraktekan secara langsung, dalam Program
Kegiatan Kemampuan Teritorial (Puanter), Peningkatan Kemampuan
(Katpuan), Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil) Tersebar Tahun 2002
Kodim 0702/Purbalingga yang bertempat di Aula Klenteng Hok Tek Bio
Purbalingga.
Menanggapi hal tersebut Perwira Seksi
Teritorial Kapten Arm Wahyudi Seno mengungkapkan, jika Katpuanter
bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme insan teritorial TNI,
sehingga aparatur teritorial TNI dapat menjalankan tugas pembinaan
teritorial secara optimal, sekaligus sebagai sarana dalam meningkatkan
sinergitas dan kemanunggalan antar aparatur teritorial TNI, baik aparat
komando wilayah.
"Selama kegiatan para anggota akan
memperoleh beberapa materi cara mengaplikasikan dalam pengenalan dan
cara pembuatan Eco enzyme dari limbah dapur atau kulit buah-buahan,''
ungkap Kapten Arm Wahyudi Seno (22/11/2022).
Selain itu
pihaknya berharap kepada semua peserta agar mengikuti rangkaian materi
dengan sungguh-sungguh, sehingga semua materi yang disampaikan dari
narasumber baik secara teori maupun praktek dapat dipahami dan
dimengerti serta nantinya dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan
tugas di wilayah.
Sementara itu Amin selaku pemateri
teori Eco enzyme menyampaikan, jika eco enzyme merupakan larutan hasil
fermentasi sisa bahan organik, gula dan air. Larutan berwarna coklat tua
dengan bau mirip cuka ini dapat memberikan manfaat dan dampak luas bagi
masyarakat terutama bagi segi lingkungan, ekonomi, kesehatan serta
kecantikan.
''Disini kita akan menggunakan bahan dasar
kulit buah-buahan, pembuatannya cukup sederhana namun membutuhkan
ketelatenan, caranya adalah dengan mencampurkan air, kulit buah-buahan
yang sudah dicuci bersih dan gula ke dalam sebuah wadah tertutup,
komposisinya mengikuti rumus 1:3:10 artinya 10 bagian air, 3 bagian
kulit buah-buahan dan 1 bagian gula,'' ujar Amin.
Selanjutnya
Amin menjelaskan, jika gula yang dimaksud adalah gula merah dengan
kualitas terbaik, setelah semua bahan sudah dicampur di wadah tertutup
kemudian simpan ditempat yang kering dan sejuk. Buka penutup wadah
setiap hari pada minggu pertama untuk menghilangkan gas hasil
fermentasi. Kemudian buka penutup wadah setiap dua hari sekali pada
minggu kedua, ketiga dan tutup terus sampai tiga bulan penyimpanan
sebelum siap dipanen. (Mk)