Sabtu, 11 Juli 2020

Bak Artis, Kedatangan Anggota Satgas TMMD Purbalingga Dirubung Anak-anak





PURBALINGGA__
Menjadi anggota TNI merupakan dambaan sebagian besar anak - anak di Indonesia ketika ditanya cita-cita," mau menjadi apa kelak?." Di mata mereka menjadi tentara itu gagah, pemberani dan disegani oleh banyak orang karenanya kedatangan TNI di suatu tempat pasti mendapat perhatian secara khusus dari anak-anak.
Di Desa Patemon sebagai tempat digelarnya TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2020 Kodim 0702/Purbalingga pun demikian, sebelum anggota Satgas datang di lokasi pembangunan TMMD dengan antusias dan penuh keceriaan anak-anak  selalu hadir terlebih dahulu untuk melihat TNI yang akan melaksanakan tugasnya membuat jalan penghubung di desanya.
Sebagai contoh kedatangan Serka Tikyono anggota Satgas TMMD yang memang dikenal ramah terhadap anak-anak, kedatangannya langsung disambut bak artis yang datang (9/7/2020).


Tak hanya melayani permintaan bersalaman saja yang dilakukan Serka Tikyono terhadap anak-anak, kesempatan baik ini selalu digunakannya untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada anak-anak.


" Kami berharap cita-cita adik-adik untuk menjadi TNI dapat terwujud untuk ikut menjaga keutuhan negara ini," katanya.

" Jangan lupa adik-adik harus taat kepada lambang Negara Indonesia, antara lain pada saat pelaksanaan upacara bendera hari Senin harus hormat kepada Sang Merah Putih, karena untuk mempertahankan negara ini para pejuang dahulu atau para pahlawan mengorbankan jiwa dan raga mereka," ujarnya.


Tak lupa pesan pun selalu diberikan Serka Tikyono kepada anak-anak untuk selalu belajar dengan rajin agar kelak menjadi pemimpin bangsa di masa yang akan datang, taati perintah guru di sekolah dan orang tua di rumah karena dari disiplin orang akan menjadi sukses.

(Pendim 0702/Purbalingga)

Giliran di Kecamatan Bobotsari, Babinsa Turut Memantau Warga Terima Bantuan Untuk ODKB





PURBALINGGA__Seperti diketahui, warga yang termasuk dalam kategori ODKB, adalah mereka yang sudah tidak bisa beraktivitas sendiri, kecuali dibantu oleh orang lain. Kondisi keterbatasan tersebut dapat disebabkan oleh cacat bawaan sejak lahir, maupun akibat suatu hal semasa hidup, yang menyebabkan dirinya mengalami kecacatan berat.
Adanya fenomena kondisi warganya di Kabupaten Purbalingga yang masuk kategori ODKB membuat pemerintah turun tangan  seperti yang dilaksanakan di Kecamatan Bobotsari.

Bupati Purbalingga beserta rombongan menghadiri acara penyerahan bantuan sosial ODKB yang dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Bobotsari (9/7/2020).


Bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah antara lain kepada penerima manfaat yaitu  Yatin (40) salah satu warga di Kecamatan Bobotsari.

Diungkapkan oleh Bupati Purbalingga bantuan tersebut diharapkan menjadi pendorong semangat para orang tua dari warga penerima manfaat, yang telah berjuang mendampingi anak-anaknya sebagai ODKB. " Semoga diberikan kesabaran keikhlasan untuk terus mendampingi dalam hidupnya. Apapun kondisinya, mereka adalah titipan dari Tuhan Yang Maha Esa yang harus didampingi terus, dan semoga menjadi ladang pahala bagi Bapak/Ibu yang merawatnya,” pesan bupati.

Di tempat yang sama Sertu Saeful Babinsa Koramil 08/Bobotsari yang turut hadir mewakili Danramil dalam acara tersebut mengungkapkan hal senada sebagai rasa syukur dengan adanya program bantuan sosial kepada ODKB di wilayah binaannya.

" Kami turut bersyukur ada perhatian pemerintah kepada warga yang termasuk dalam kategori ODKB di wilayah binaan Koramil 08/Bobotsari. Harapannya dengan bantuan ini penerima manfaat bantuan dapat menggunakannya untuk keperluan yang bijak dalam merawat anaknya yang masuk kategori ODKB," harapnya.

(Pendim 0702/Purbalingga)

Kasdim Tekankan Pentingnya Olah Raga Kepada Anggota




PURBALINGGA--Kesehatan dan kebugaran anggota TNI menjadi perhatian utama Kodim 0702/Purbalingga. Kesehatan sangat berpengaruh dalam  menunjang tugas utama yang harus dilaksanakan sebagai abdi negara dan masyarakat. Hari ini, anggota Makodim dan Koramil yang tidak ada kegiatan khusus melaksanakan olah raga bersama di Makodim, Jalan Letjen S. Parman, Bancar, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten  Purbalingga (09/07/2020).

Kegiatan diawali dengan apel pagi yang diambil langsung Oleh Kasdim 0702/Purbalingga Mayor Inf Saeroji. Anggota yang mengikuti apel olah raga di Makodim sejumlah 64 orang karena hari ini anggota dibagi menjadi 2 kegiatan. Sisa anggota yang lain mengikuti kegiatan karya bhakti di Koramil 07/Kejobong .

“Hari ini kita akan melaksanakan olah raga bersama lari joging menempuh jarak 3,5 Km. Bagi anggota yang nanti merasa tidak kuat atau hari ini tidak fit jangan malu untuk beristirahat lebih dahulu daripada terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, " ungkap Kasdim.

“Mari olah raga ini kita jadikan sarana untuk membina dan menjaga kebugaran untuk menunjang pelaksananaan tugas ke depan yang semakin tidak ringan,” Pungkas Mayor Inf Saeroji.

(Pendim 0702/Purbalinga)

Babinsa Hadiri Rapat Koordinasi di Desa Kandanggampang




PURBALINGGA--Pembagian Bantuan Langsung Tunai dari pemerintah diharapkan tepat sasaran dan membantu mereka yang benar-benar membutuhkan. Oleh karena itu diadakan rakor verifikasi dan vasilidasi calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) terdampak Covid -19. Babinsa Koramil 01/Purbalingga turut  menghadiri  Rakor yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Kandanggampang, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Prbalingga (07/07/2020).

Selain turut mengawal bantuan agar tepat sasaran, pada kesempatan tersebut Serma Rudiyanto juga mengajak para Kadus dan Ketua RT/RW Desa Kandanggampang untuk tetap waspada pada ancaman covid-19 yang belum benar-benar hilang. Aparat desa dapat mensosialisasikan kepada masyarakat agar tetap mematuhi himbauan pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona
seperti mengunakan masker bila ke luar rumah, membiasakan mencuci tangan dengan sabun, serta hindari keramaian.

"Kita tidak boleh lengah dan menganggap ancaman virus covid - 19 sudah usai karena masih ada penambahan jumlah positif Covid-19 setiap harinya. Ikuti protokol kesehatan pemerintah yang sudah ditetapkan," ujarnya.

Sementara itu, Kades Kandanggampang Darni S.Sos menjelaskan bahwa dana desa tahun ini sesuai instruksi Kemendes, sebagian dialihkan untuk penanganan Covid-19 dalam bentuk bantuan langsung tunai.Bantuan bagi masyarakat kurang mampu sebesar Rp600 ribu per bulan untuk tiga bulan kedepan.

"Kami akan bekerja sama dengan Babinsa, Babinkamtibmas dan perangkat desa dalam menyalurkan bantuan kepada warga yang sudah kita tentukan sesuai kriteria yang ada," tambahnya.

(Pendim 0702/Purbalingga)

Tak Sabar Jalan TMMD Yang Dibangun Segera Usai, Anak-anak Desa Patemon Bersepeda Jajal Jalan





PURBALINGGA__Rasa penasaran dari anak-anak Desa Patemon pun ada ketika proyek pembangunan jalan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2020 berjalan.
Tak sabar jalan penghubung proyek pembangunan TMMD yang menghubungkan desanya dengan Desa Karangturi usai, nampak anak-anak hilir mudik cek rute jalan yang secara bertahap sedang dibangun (9/7/2020).

Layaknya pengawas proyek, anak-anak rajin bertanya kepada anggota satgas TMMD yang tengah berjibaku dengan batu dan teriknya panas untuk membangun jalan tersebut.

" Om Tentara kapan jalannya jadi, sudah nggak sabar mau saya lewati untuk menerobos ke Desa Karangturi rumah kawan sekolahku biar lebih dekat," kata Irfan(9) anak Desa Patemon.

Kedekatan TNI dengan masyarakat di Desa Patemon tempat dilaksanakan proyek TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2020 kali ini tak hanya mendekatkan TNI dengan masyarakat dewasa, anak-anak pun menjadi dekat akrab dengan TNI seperti diungkapkan Sutini (30) Ibu dari Irfan saat dikonfirmasi Tim liputan Pendim 0702/Purbalingga.

" Anak saya hampir tiap hari berada di lokasi TMMD bergaul akrab dengan TNI,  ketika di rumah yang selalu diceritakan tadi ngobrol bermain dengan Om TNI di lokasi TMMD," ungkapnya.

Pembangunan jalan penghubung Desa Patemon dan Desa Karangturi merupakan Botton Up atau usulan dari masyarakat kepada pemerintah sehingga memang diharapkan pembangunannya oleh masyarakat.

(Pendim 0702/Purbalingga)

Hangatnya Kopi di Tengah Mentari Pagi Yang Menghangatkan Kedekatan TNI Dengan Masyarakat





PURBALINGGA__Pelaksanaan pembangunan proyek TMMD Sengkuyung Tahap II tahun 2020 Kodim 0702/Purbalingga sebagai sarana manunggalnya TNI dengan rakyat dalam membantu Pemerintah Daerah melaksanakan percepatan pembangunan di wilayah menyisakan sebuah cerita tersendiri di hati masyarakat Desa Patemon khususnya.

Melalui segelas kopi yang dinikmati saat istirahat disela-sela pengerjaan pembangunan jalan, komunikasi TNI dengan rakyat menjadi makin dekat dan akrab (8/7/2020).


Seperti diungkapkan Rama (24) warga Desa Patemon yang hari ini turut membantu pelaksanaan pembangunan jalan TMMD, ternyata ngobrol dengan TNI mengasyikan.

" Bapak TNI yang ikut membangun jalan desa kami melalui TMMD ternyata  humanis dan mengasyikan, tidak seperti yang saya bayangkan selama ini. Sambil minum kopi saat istirahat ada banyak cerita terutama pengalaman bapak TNI saat tugas di daerah konflik maupun pulau terluar Indonesia yang di ceritakan membuat kami menjadi lebih mencintai NKRI," ungkapnya.

Di tempat yang sama di ungkapkan Serka Yono Setiadi," masyarakat adalah bagian dari kami TNI karena rakyat adalah ibu kandung TNI, melalui kegiatan TMMD ini kami berharap TNI dengan rakyat semakin dekat untuk bersama-sama menjaga NKRI dari berbagai ancaman , tantangan, hambatan maupun rongrongan yang dapat menghancurkan keutuhan NKRI," terangnya.

(Pendim 0702/Purbalingga)

Tidak Asal, Pembangunan RTLH di TMMD Purbalingga Juga Diukur Presisinya Agar Aman Dihuni





PURBALINGGA__Dalam dunia pembangunan dan perancangan seorang arsitek harus memperhatikan ketelitian dan kecermatan ketika sedang merancang sebuah bangunan, hal ini sangatlah penting sebab saat perancangan sangat menentukan kekuatan dan kestabilan bangunan.

Seperti yang diungkapkan Pelda Sutrisno anggota Satgas TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2020 Kodim 0702/Purbalingga selaku Kepala Tim pembangunan RTLH di rumah milik Yusmanto (60) warga RT 02/RW 01 Desa Patemon Kecamatan Bojongsari, ketelitian dan presisi kontruksi mutlak dilakukan untuk menahan berbagai risiko (9/7/2020).


" Bila dilakukan dengan kurang cermat akan dapat menimbulkan bahaya bagi yang menghuni bangunan tersebut, bermacam risiko dapat menghantui kapan saja, bila konstruksi bangunan tidak kuat bisa saja bangunan tersebut tiba-tiba miring dan akhirnya roboh, tidak kuat menahan angin maupun lainnya karenanya presisi dan kemiringan konstruksi bangunan harus diukur dengan cermat dan teliti,  Ada juga hal yang penting dari itu semua yaitu melakukan leveling survey yang berfungsi untuk menentukan jarak horizontal maupun vertikal suatu titik (stasiun), untuk menentukan jarak horizontal ataupun vertikal juga tidak asal karena bila tidak dihitung dan diukur secara tepat bangunan tersebut akan miring atau pun tidak seperti yang kita inginkan," ungkapnya.

Dalam program TMMD Sengkuyung kali ini Kodim 0702/Purbalingga bersama  masyarakat dan unsur lainnya selain membangun jalan penghubung 2 desa yaitu Patemon dan Karangturi yang juga sekaligus jalan penghubung 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Bojongsari dan Kecamatan Mrebet juga merehab 1 unit RTLH.

(Pendim 0702/Purbalingga)