Selasa, 27 Agustus 2024

Pemerintah Desa Onje Salurkan BLT-DD Bulan Agustus 2024

 

 


PURBALINGGA - Pemerintah Desa Onje, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) bulan Agustus Tahun 2024, bertempat di Aula Balai Desa Onje, (28/8/2024).


Penyaluran bantuan tersebut didampingi oleh Serka Sugiantoro Babinsa Koramil 10/Mrebet, Kodim 0702/Purbalingga. 


Babinsa Serka Sugiantoro turut menjelaskan, jika BLT-DD bulan Agustus 2024 akan disalurkan kepada 36 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan setiap KPM akan menerima bantuan senilai Rp. 300.000 (tiga ratus ribu rupiah).


"Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari", jelasnya.


Babinsa Serka Sugiantoro berharap, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dari pemerintah dapat meringankan beban Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sehingga kebutuhan pokok setiap harinya bisa tercukupi.

Babinsa Koramil 07 Kejobong Berikan Penguatan Pendidikan Karakter Pelajar SMK

 


PURBALINGGA - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 07 Kejobong Sertu Slamet Riyadi memberikan pembekalan penguatan pendidikan karakter kepada para pelajar SMKN 1 Kejobong.


Penguatan pendidikan karakter yang bertemakan "Keberanian" berlangsung di Lapangan Upacara SMKN 1 Kejobong, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, (28/8/2024).


Menurut Babinsa Sertu Slamet Riyadi, kegiatan tersebut merupakan sebagai wujud perhatian kepada para generasi muda dengan memberikan pembekalan pembinaan karakter dan mental, khususnya para pelajar di Wilayah Kejobong.


"Adapun materi yang kami berikan, yaitu pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB), guna membentuk mental, sikap, kedisiplinan, kekompakan, loyalitas, kepedulian, rasa tanggung jawab dan rasa persatuan", ungkapnya.


Sertu Slamet Riyadi berharap dengan adanya kegiatan pembekalan dan latihan nantinya dapat menumbuhkan sikap percaya diri serta mempunyai mental yang kuat bagi generasi muda, terutama para pelajar.


"Harapannya setelah mendapat pembekalan dan latihan ini, para pelajar mempunyai mental dan keberanian dalam menyampaikan pendapat maupun menampilkan dirinya dihadapan umum pada saat kegiatan belajar mengajar atau kegiatan lainnya", harapnya.


Danramil 07 Kejobong Kapten Arm Wahyudi Seno turut menjelaskan, jika penguatan pendidikan karakter dengan dilaksanakannya pelatihan Peraturan Baris Berbaris merupakan bentuk kepedulian Koramil 07 Kejobong di lingkungan pendidikan dan sebagai wujud rasa tanggung jawab TNI, khususnya TNI-AD dalam mempersiapkan generasi muda dalam menghadapi tantangan hidup dimasa depan.


"Dengan penguatan pendidikan karakter kepada para pelajar, diharapkan dapat mengerti maksud dan tujuannya, sehingga nantinya mereka mampu menerapkannya baik disekolah maupun dilingkungan tempat tinggalnya masing-masing," pungkas Danramil.

Minggu, 25 Agustus 2024

Danramil 07 Kejobong Hadiri Upacara Peringatan Hari Pramuka Ke- 63 Tahun 2024

 

 


PURBALINGGA - Danramil 07 Kejobong Kapten Arm Wahyudi Seno bersama unsur Forkopimda Kabupaten Purbalingga menghadiri Upacara Hari Pramuka Ke- 63 Tahun 2024 Tingkat Kabupaten Purbalingga.


Upacara tersebut digelar di Lapangan Reformasi Desa Pangempon, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, (26/8/2024).


Bertindak sebagai pembina upacara Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Purbalingga, Tri Gunawan Setyadi dengan peserta Upacara Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega perwakilan dari seluruh Kabupaten Purbalingga.


Hari Pramuka Ke- 63 dengan mengusung tema "Pramuka Berjiwa Pancasila Menjaga NKRI", tema ini tidak hanya menggambarkan semangat kebangsaan, akan tetapi pentingnya Pancasila sebagai dasar negara yang menjadi landasan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Pada kesempatan tersebut, Danramil 07 Kejobong Kapten Arm Wahyudi Seno menyampaikan Ucapan Selamat Peringatan Hari Pramuka Ke- 63, "Selamat Hari Pramuka yang Ke-63 tahun 2024, Pramuka Berjiwa Pancasila Menjaga NKRI", ucap Kapten Arm Wahyudi Seno.

Warga Kelurahan Karangmanyar Gelar Karnaval HUT RI Ke- 79

 


PURBALINGGA - Bulan Agustus merupakan moment istimewa bagi seluruh masyarakat Indonesia, seperti halnya gelaran pawai karnaval dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-79 Tahun 2024 oleh Warga Kelurahan Karangmanyar, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, (25/8/2024).

Kegiatan pawai karnaval dihadiri oleh Unsur Forkopimcam bersama Danramil 03 Kalimanah Kapten Arm Kadi Suryanto beserta para Babinsa.

Menurut Danramil 03 Kalimanah Kapten Arm Kadi Suryanto menuturkan, dengan digelarnya pawai karnaval di Wilayah Kelurahan Karangmanyar, Babinsa Koramil 03 Kalimanah bersama angggota Kepolisian turut berperan aktif melaksanakan pengamanan karnaval mengantisipasi terjadinya ketersendatan dan kemacetan arus lalulintas ataupun gangguan lainnya.

"Kehadiran Babinsa dalam acara karnaval yaitu membantu menciptakan suasana yang aman dan gembira serta mendukung keberhasilan acara terutama memastikan keamanan semua peserta", tutur Danramil.

Sementara Babinsa Sertu Hadmino turut menjelaskan, jika kegiatan karnaval diberangkatkan dengan titik start, mulai dari Balai Kelurahan Karangmanyar dilanjutkan dengan melintasi jalan di Wilayah Kelurahan Karangmanyar.

"Babinsa Koramil 03 Kalimanah bersama Babinkamtibmas Polsek Kalimanah melakukan upaya pengamanan maupun mengatur kelancaran arus, sehingga dalam pelaksanaan kegiatan karnaval dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar", jelas Sertu Hadmino.

Jumat, 23 Agustus 2024

Peran Babinsa Gambarsari Cegah Penyakit Demam Berdarah

 

 



PURBALINGGA - Sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) harus menjalani tugas dan tanggungjawab di desa binaannya, adalah Serma Sakuri salah satu Babinsa Koramil 06 Kemangkon turut berperan aktif dalam mencegah penyakit demam berdarah.


Babinsa Serma Sakuri bersama Tim Kesehatan Puskesmas beserta Kader Kesehatan setempat melaksanakan agenda rutin Pemberantasan Jentik Berkala (PJB) di Desa Gambarsari, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, (23/8/2024).


Babinsa Serma Sakuri menuturkan, jika kegiatan tersebut merupakan pemantauan secara rutin jentik nyamuk penyebab penyakit demam berdarah dan hasilnya akan dievaluasi serta akan ditindaklanjuti oleh Instansi terkait.


"Kami sangat mendukung, karena hal ini merupakan tindakan prefentip dalam mencegah penyakit demam berdarah yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti", tuturnya.


Selanjutnya Serma Sakuri berpesan, selain peran kader kesehatan, diharapkan masyarakat harus turut berperan aktif memantau jentik secara mandiri, sehingga perkembangannya dapat dicegah.


"Pemantauan jentik dengan cara mengecek pada penampungan air di dalam rumah (bak mandi, bak WC, ember, alat masak, dst) dan di sekitar rumah dengan memberikan penerangan menggunakan senter ke obyek tujuan serta memperhatikan apakah terdapat jentik atau tidak", ujarnya.


Bidan Desa Gambarsari Anisa Kurnia Vigati menjelaskan, jika tujuan Pemberantasan Jentik Berkala (PJB) yaitu memastikan bahwa setiap rumah bebas dari jentik nyamuk yang menjadi sarang penyakit dan menurunkan populasi nyamuk serta memberantas sarang nyamuk.


"Kegiatan rutin ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat, tentang pentingnya menjaga kesehatan pribadi maupun kebersihan lingkungan, guna mengantisipasi wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) dan penularannya", jelasnya.

Kodim 0702 Purbalingga Tanam Padi Varietas Protani

 

 

PURBALINGGA - Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan diwilayah, Kodim 0702/Purbalingga menanam padi varietas Protani di Demplot Desa Bukateja, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, (23/8/2024).

Menurut Serma Romadhon Batiwanwil Kodim 0702 Purbalingga menjelaskan, jika penanaman padi merupakan upaya mendukung ketahanan pangan yang berkolaborasi Kelompok Tani Gemah Ripah II dengan mengembangkan padi varietas Protani yang memiliki masa tanam selama 85 hari, yang akan ditanam dilahan seluas 2 Hektar.

"Proses penanamannya melibatkan unsur Babinsa dan Kelompok Tani Gemah Ripah II", jelasnya.

Serma Romadhon berharap, jika kerjasama tersebut dapat memotivasi para petani dalam meningkatkan produksi padi dan Perluasan Areal Tanam (PAT) diwilayah, sehingga program tersebut dapat meningkatkan swasembada pangan di Kabupaten Purbalingga.

"Diharapkan program ini dapat berdampak positif bagi para petani, khususnya dalam meningkatkan produksi padi dan kesejahteraan petani serta mensukseskan program swasembada pangan nasional," pungkasnya.

Kamis, 22 Agustus 2024

Babinsa Koramil 07/Kejobong Dampingi Pembagian Sertifikat PTSL Warga Binaannya

 


PURBALINGGA—Sertu Imam Mutholib Babinsa Koramil 07/Kejobong Kodim 0702/Purbalingga Korem 071/Wijayakusuma melaksanakan pendampingan penyerahan sertifikat massal Program Nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) oleh tim Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Purbalingga di Aula Balai Desa Karangjoho, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga (23/08/2024).


Program Nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang populer dengan istilah sertifikasi tanah ini merupakan wujud pelaksanaan kewajiban pemerintah untuk menjamin kepastian dan perlindungan hukum atas kepemilikan tanah masyarakat seluruh Indonesia.


Sertu Imam Mutholib selaku Babinsa Karangjoho mengatakan, sebagai Babinsa sudah semestinya berada di desa untuk memantau dan mengamankan setiap kegiatan desa apalagi seperti yang saat ini dilaksanakan pembagian sertifikat tanah program PTSL.


“Keberadaan saya dalam kegiatan ini salah satunya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat saat penerimaan sertifikat tanah dari program PTSL agar pelaksanaannya berjalan dengan aman dan lancar,” katanya.


lanjut Babinsa, Penyerahan sertifikat ini sebanyak 93 orang warga Desa Karangjoho dan diambil secara langsung oleh yang bersangkutan sendiri di kantor balai desa. Babinsa juga mengimbau kepada masyarakat yang hadir, untuk selalu mematuhi aturan agar pelaksanaan pembagian bisa berjalan aman dan lancar.


Di tempat terpisah, Danramil 07/Kejobong Kapten Arm Wahyudi Seno membenarkan bahwa sudah menjadi tugas dan kewajiban seorang Babinsa, untuk selalu hadir di tengah kegiatan warga binaannya.


“Dampingi setiap desa binaan yang melaksanakan kegiatan dan melibatkan orang banyak, hal itu bertujuan untuk menjalin hubungan yang baik dengan warga binaan dan sekaligus mengamankan wilayah binaan,” tegasnya.