Jumat, 23 Agustus 2024

Peran Babinsa Gambarsari Cegah Penyakit Demam Berdarah

 

 



PURBALINGGA - Sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) harus menjalani tugas dan tanggungjawab di desa binaannya, adalah Serma Sakuri salah satu Babinsa Koramil 06 Kemangkon turut berperan aktif dalam mencegah penyakit demam berdarah.


Babinsa Serma Sakuri bersama Tim Kesehatan Puskesmas beserta Kader Kesehatan setempat melaksanakan agenda rutin Pemberantasan Jentik Berkala (PJB) di Desa Gambarsari, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, (23/8/2024).


Babinsa Serma Sakuri menuturkan, jika kegiatan tersebut merupakan pemantauan secara rutin jentik nyamuk penyebab penyakit demam berdarah dan hasilnya akan dievaluasi serta akan ditindaklanjuti oleh Instansi terkait.


"Kami sangat mendukung, karena hal ini merupakan tindakan prefentip dalam mencegah penyakit demam berdarah yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti", tuturnya.


Selanjutnya Serma Sakuri berpesan, selain peran kader kesehatan, diharapkan masyarakat harus turut berperan aktif memantau jentik secara mandiri, sehingga perkembangannya dapat dicegah.


"Pemantauan jentik dengan cara mengecek pada penampungan air di dalam rumah (bak mandi, bak WC, ember, alat masak, dst) dan di sekitar rumah dengan memberikan penerangan menggunakan senter ke obyek tujuan serta memperhatikan apakah terdapat jentik atau tidak", ujarnya.


Bidan Desa Gambarsari Anisa Kurnia Vigati menjelaskan, jika tujuan Pemberantasan Jentik Berkala (PJB) yaitu memastikan bahwa setiap rumah bebas dari jentik nyamuk yang menjadi sarang penyakit dan menurunkan populasi nyamuk serta memberantas sarang nyamuk.


"Kegiatan rutin ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat, tentang pentingnya menjaga kesehatan pribadi maupun kebersihan lingkungan, guna mengantisipasi wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) dan penularannya", jelasnya.

Kodim 0702 Purbalingga Tanam Padi Varietas Protani

 

 

PURBALINGGA - Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan diwilayah, Kodim 0702/Purbalingga menanam padi varietas Protani di Demplot Desa Bukateja, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, (23/8/2024).

Menurut Serma Romadhon Batiwanwil Kodim 0702 Purbalingga menjelaskan, jika penanaman padi merupakan upaya mendukung ketahanan pangan yang berkolaborasi Kelompok Tani Gemah Ripah II dengan mengembangkan padi varietas Protani yang memiliki masa tanam selama 85 hari, yang akan ditanam dilahan seluas 2 Hektar.

"Proses penanamannya melibatkan unsur Babinsa dan Kelompok Tani Gemah Ripah II", jelasnya.

Serma Romadhon berharap, jika kerjasama tersebut dapat memotivasi para petani dalam meningkatkan produksi padi dan Perluasan Areal Tanam (PAT) diwilayah, sehingga program tersebut dapat meningkatkan swasembada pangan di Kabupaten Purbalingga.

"Diharapkan program ini dapat berdampak positif bagi para petani, khususnya dalam meningkatkan produksi padi dan kesejahteraan petani serta mensukseskan program swasembada pangan nasional," pungkasnya.

Kamis, 22 Agustus 2024

Babinsa Koramil 07/Kejobong Dampingi Pembagian Sertifikat PTSL Warga Binaannya

 


PURBALINGGA—Sertu Imam Mutholib Babinsa Koramil 07/Kejobong Kodim 0702/Purbalingga Korem 071/Wijayakusuma melaksanakan pendampingan penyerahan sertifikat massal Program Nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) oleh tim Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Purbalingga di Aula Balai Desa Karangjoho, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga (23/08/2024).


Program Nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang populer dengan istilah sertifikasi tanah ini merupakan wujud pelaksanaan kewajiban pemerintah untuk menjamin kepastian dan perlindungan hukum atas kepemilikan tanah masyarakat seluruh Indonesia.


Sertu Imam Mutholib selaku Babinsa Karangjoho mengatakan, sebagai Babinsa sudah semestinya berada di desa untuk memantau dan mengamankan setiap kegiatan desa apalagi seperti yang saat ini dilaksanakan pembagian sertifikat tanah program PTSL.


“Keberadaan saya dalam kegiatan ini salah satunya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat saat penerimaan sertifikat tanah dari program PTSL agar pelaksanaannya berjalan dengan aman dan lancar,” katanya.


lanjut Babinsa, Penyerahan sertifikat ini sebanyak 93 orang warga Desa Karangjoho dan diambil secara langsung oleh yang bersangkutan sendiri di kantor balai desa. Babinsa juga mengimbau kepada masyarakat yang hadir, untuk selalu mematuhi aturan agar pelaksanaan pembagian bisa berjalan aman dan lancar.


Di tempat terpisah, Danramil 07/Kejobong Kapten Arm Wahyudi Seno membenarkan bahwa sudah menjadi tugas dan kewajiban seorang Babinsa, untuk selalu hadir di tengah kegiatan warga binaannya.


“Dampingi setiap desa binaan yang melaksanakan kegiatan dan melibatkan orang banyak, hal itu bertujuan untuk menjalin hubungan yang baik dengan warga binaan dan sekaligus mengamankan wilayah binaan,” tegasnya.

Upacara Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2024, Dandim 0702/Purbalingga Bacakan Amanat Pangdam IV/Diponegoro

 

 



PURBALINGGA - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2024, Kodim 0702/Purbalingga Korem 071/Wijayakusuma dengan sasaran pembangunan jalan baru dan rabat beton di Desa Bodaskarangjati, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga resmi ditutup.

Upacara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2024 dipimpin oleh Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Dipo Sabungan Lumban Gaol, dihadiri oleh Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi beserta unsur Forkopimda serta penandatanganan berita acara dari Komandan Kodim 0702/Purbalingga Letkol Inf Dipo Sabungan Lumban Gaol diserahkan kepada Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi di Halaman Pendopo Dipokusumo Kabupaten Purbalingga, Kamis (22/08/2024).

Pada kesempatan tersebut, Komandan Kodim 0702/Purbalingga Letkol Inf Dipo Sabungan Lumban Gaol, selaku Inspektur upacara, membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Dedi Suryadi, S.I.P., M.Si.,. Pada hari ini kita masih diberikan kesehatan, sehingga dapat mengikuti upacara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2024 di masing-masing wilayah. Program TMMD yang dilaksanakan selama lebih dari delapan dekade ini merupakan salah satu program bakti TNI untuk membantu pemerintah daerah dalam percepatan program pembangunan sarana prasarana dan infrastruktur bagi masyarakat yang tinggal di pedesaan dan di daerah terpencil.

“Hal ini sesuai dengan tema TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2024 yaitu "Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan Di Wilayah”.

Tema ini mengandung makna bahwa TNI bersama dengan Pemerintah Daerah (Pemda), Polri, dan masyarakat secara bersama - sama melaksanakan proses percepatan pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai bentuk pengabdian TNI bersama seluruh unsur diwilayah kepada bangsa dan negara” jelasnya.

Lanjutnya, Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan apresiasi kepada pihak aparat atau pemerintah, elemen-elemen masyarakat yang sudah mendukung dan membantu penyelesaian pembangunan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2024 dapat selesai tepat waktu.

"Tentu saja TNI, dalam hal ini kodam lV/Diponegoro, tidak dapat bergerak sendiri tanpa dukungan semua pihak. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati/Walikota beserta OPD terkait, unsur Polri setempat, unsur TNI lainnya dan masyarakat yang selama kurang lebih dalam waktu satu bulan bersama TNI telah bahu membahu menyelesaikan program TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2024," ucapnya.

Adapun sasaran fisik yang di laksanakan di Desa Bodaskarangjati Kecamatan Rembang yaitu pembuatan jalan baru sepanjang 1.150 meter dengan lebar 6 meter, pembangunan rabat beton sepanjang 538 meter, lebar 2 meter tinggi 0, 20 meter, pembangunan gorong-gorong 2 unit dengan panjang 6 meter, lebar 0,50 meter dan pembangunan gorong-gorong 2 unit dengan panjang 6 meter, lebar 1 meter. Adapun sasaran tambahan yaitu pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 2 unit.


Selasa, 20 Agustus 2024

Pemerintah Kecamatan Kejobong Gelar Karnaval, Meriahkan HUT RI Ke- 79

 



PURBALINGGA - Dalam rangka turut memeriahkan Perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-79, Pemerintah Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga menggelar Karnaval, dengan Star dari Lapangan Pangempon menuju Jalan Raya Kejobong, (20/8/2024).

Kegiatan tersebut melibatkan semua pihak, diantaranya unsur forkopimcam, unsur pemdes, para pelajar, masyarakat dan unsur pendukung lainnya.

Disampaikan Danramil 07 Kejobong Kapten Arm Wahyudi Seno, jika gelaran tersebut merupakan sebagai edukasi bagi generasi muda dan masyarakat mengenai budaya di Indonesia, sekaligus memupuk rasa nasionalisme bagi masyarakat.

"Dengan digelarnya kegiatan ini,  diharapkan dapat memupuk kembali makna dari Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 1945 silam, baik di lingkungan pemerintah kecamatan maupun kalangan masyarakat," ujar Danramil.

Selain itu, pihaknya sangat mendukung gelaran karnaval, karena dapat menggali potensi dan kreativitas generasi muda maupun masyarakat, karnaval ini juga menjadi tontonan sekaligus hiburan yang paling dinantikan masyarakat setiap bulan kemerdekaan.

"Kami tentunya sangat mendukung, karena dengan gelaran karnaval dapat terlihat semua potensi yang dimiliki dari berbagai instansi, sekolah, desa maupun kelompok masyarakat yang dipertontonkan pada Perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, tepatnya dibulan agustus," pungkas Danramil.



Senin, 19 Agustus 2024

Forkopimcam Bobotsari Hadiri Pengajian Akbar dan Sholawatan Peringati HUT Kemerdekaan RI Ke- 79

 

PURBALINGGA – Forkopimcam Bobotsari, termasuk didalamnya Kapten Inf Mohamad Iskandar Danramil 08/Bobotsari Kodim 0702/Purbalingga Korem 071/Wijayakusuma menghadiri pengajian akbar dan sholawatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke - 79 Tahun 2024. Kegiatan bertempat di Lapangan Desa Pekuncen, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, Minggu malam, (19/08/2024).

Meriahkan HUT RI Ke- 79, Warga Desa Bedagas Tampilkan Karnaval Seni Budaya Dayak

 

 


PURBALINGGA - Dalam rangka memeriahkan Perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia tentunya tidak lepas dari gelaran berbagai kegiatan lomba maupun hiburan.


Seperti halnya warga Desa Bedagas, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga turut memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-79 dengan menampilkan Karnaval Seni Budaya Dayak, Senin (19/8/2024) malam.


Pada kesempatan tersebut Babinsa Koramil 07 Kejobong Serda Eko Aji Wibowo mengungkapkan, jika warga Desa Begadas menampilkan Seni Budaya Dayak sebagai moment kemeriahan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke- 79 dengan menampilkan keunikan kostum maupun musik yang mengiringi gerakan.


"Karnaval digelar melalui rute yang sudah ditentukan, start dari perempatan pahing Desa Begadas menuju finish di Lapangan SDN 1 Begadas, dengan tampilannya yang unik menggunakan kostum dan aksesoris khas Dayak sangat mengundang perhatian warga yang menyaksikannya," ungkapnya.


Sementara Danramil 07 Kejobong Kapten Arm Wahyudi Seno turut menuturkan, jika gelaran perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan salah satu wujud nyata penghargaan dan penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang demi Kemerdekaan Republik Indonesia.


"Selain mengisi kemerdekaan dengan membangun bangsa yang maju, adil dan sejahtera, kita harus melestarikan ragam seni budaya yang menjadi bagian penting dari sejarah bangsa Indonesia," pungkas Danramil.